Penyaring Udara Ciptakan Hunian Bebas Polusi

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 07 September 2023
Penyaring Udara Ciptakan Hunian Bebas Polusi

Apartemen Verde Two hadirkan alat filtrasi udara di setiap sudut unit.(foto: Merahputih.com/ Zulthan Vigilio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POLUSI kini menjadi masalah nan genting. Foto-foto langit Kota Jakarta yang kelabu telah menerbitkan kekhawatiran banyak pihak tentang dampak pencemaran udara bagi kehidupan. Data IQ Air masih menempatkan Indonesia di posisi keempat negara dengan darurat polusi udara di dunia.

Banyak cara dilakukan untuk menghindari polusi, seperti mendorong masyarakat Indonesia menggunakan kendaraan umum, melakukan penyemprotan air di jalan-jalan, hingga menanam tanaman hijau. Salah satu pengembang apartemen di Jakarta melakukan langkah lebih demi melindungi penghuni dari polusi udara. Verde Two memanfaatkan filter udara double air filtration di setiap sudut unit demi menciptakan udara yang sehat untuk para penghuni. “Kami selalu menggunakan filter untuk menyaring udara segar, agar penghuni mendapatkan udara yang baik,” ujar Sales Director of Verde Two Julius Warouw dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Apartemen Verde Two, Jakarta Selatan, Kamis (7/9).

BACA JUGA:

Apartemen Bekas Leonardo da Vinci Dijual Seharga Rp 51,9 Miliar

Julius mengaku inisiatif ini muncul saat pihaknya melihat banyak orang yang rajin berolahraga, tetapi tetap terjangkit penyakit pernapasan seperti kanker paru-paru. Hal itu bukan tidak mungkin disebabkan kualitas udara yang kurang baik. "Oleh sebab itu, penting untuk memperbaiki kualitas udara kita. Dengan menggunakan teknologi filtrasi seperti ini, udara bisa diubah menjadi lebih sehat untuk pernapasan," imbuhnya.

verde two
Alat double air filtration dipercaya mampu menyaring semua kotoran udara berbahaya ke dalam hunian.(foto: Merahputih.com/Zulthan Vigilio)

Cara kerja alat ini sederhana. Udara dari luar diisap melalui corong-corong, lalu dibersihkan dengan menghilangkan partikel-partikel jahat. Udara bersih kemudian diembuskan ke ruangan. "Itulah udara sehat yang kita hirup dari alat canggih ini,” ujarnya.

Teknologi seperti ini mungkin belum banyak ditemukan di Indonesia. Salah satunya disebabkan harga teknologi cukup mahal. Meski demikian, menciptakan udara sehat tetap bisa dilakukan. Kamu bisa menerapkan cara alternatif yaitu dengan menanam tanaman hijau di sekitar tempat tinggalmu. Hal itu akan membantu memperbaiki kualitas udara di sekitarmu.

BACA JUGA:

5 Ide Desain Interior yang Tepat untuk Apartemen Kecil

“Menciptakan udara segar bisa menggunakan cara alternatif dengan menanam tanaman hijau yang berbatang keras. Pilihan lain, kalau mau yang sederhana, bisa dilakukan dengan menanam tanaman lidah buaya. Tanaman itu sangat baik untuk membersihkan udara di sekitar tempat tinggalmu,” ujar dokter spesialis paru-paru Prof Dr Menaldi Rasmin, Sp P(K), FCCP.

lidah buaya
Selain menggunakan teknologi canggih, menanam lidah buaya di sekitar rumah juga mampu menangkal polusi.(foto: pexels, cecília o tommasini)

Menaldi menegaskan polusi merupakan isu yang cukup serius. "Ada tujuh juta kematian disebabkan polusi udara. Dua jutanya kematian berasal dari Asia Tenggara,” kata dokter yang menjabat Ketua Konsil Kedokteran Indonesia periode 2009-2014 ini. Oleh karena itu, teruslah upayakan menciptakan hunian dengan udara yang sehat bebas polusi.(zvw)

BACA JUGA:

Carstensz Residence, Apartemen Berkonsep Smart Modular Unit Pertama di Indonesia

#September Sebangsa Seudara #Kesehatan #Properti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Bagikan