Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Kampung, Ini Persyaratannya Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memberikan izin bagi mayarakat yang ingin melaksanakan kegiatan resepsi pernikahan di kampung.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, sebelum menggelar resepsi warga wajib mengajukan proposal ke Pemprov DKI.

"Sejauh itu dilakukan protokol covid itu dimungkinkan. Makanya kami minta sebelum diadakan mengajukan proporsal," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (9/11).

Baca Juga

Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Gedung, PDIP: Tamu Wajib Dibatasi

Untuk acara resepsi pernikahan di kampung, kata Riza, bisa dilaksanakan di balai rakyat atau kantor kelurahan sesuai dengan domisili warga yang ingin menikah.

"Masjid juga bisa, di tempat-tempat pertemuan masjid bisa mushola bisa," ungkap Riza.

Ketua DPD Gerindra DKI ini menyampaikan, pihaknya yang mengajukan proposal acara resepsi ke Pemprov DKI ialah orang yang mau menikah.

"Iya tentu dong (orang yang menikag), kan yang ajukan bisa perorangan kalo di rumah-rumah perkampungan. Yang penting semua ajukan proporsal sesuai ketentuan," tuturnya.

Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) terlebih dulu memperbolehkan gedung di ibu kota menggelar acara resepsi pernikahan di tengah pandemi COVID-19.

Tapi ada syaratnya pihak gedung harus mengajukan permohonan pembukaan ke Pemprov DKI melalui Disparekraf, dengan melampirkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di dalam gedung.

"Mengajukan permohonan ke kami dengan melampirkan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan protokol kesehatan seperti apa," ucap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI, Gumilar Ekalaya saat dikonfirmasi, Jumat (6/11) lalu.

Setelah dokumen pengajuan pemohonan masuk, ucap Gumilar, nantinya akan ada tim gabungan dari Disparekraf, Dinkes, Diskominfotik yang menilai, meninjau, dan mengevaluasi dari lampiran protap kesehatan itu.

Gumilar menyampaikan, ada sejumlah protokol kesehatan yang harus diperhatikan bila menggelar acara pernikahan di gedung diantaranya tidak boleh makan prasmanan, makanan tamu harus dilayani, semua tamu harus duduk di bangku yang disediakan, dan tamu tidak boleh wara-wiri.

Baca Juga

Gedung Pernikahan Harus Ajukan Permohonan ke Pemprov DKI Buat Gelar Resepsi

"Kalo nggak sesuai gedung harus menolak, karena ga sesuai protokol. Terus pakai masker, jaga jarak, sediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer," paparnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polres Tangsel Ungkap Penyebab Kematian Ketua DPRD Lebak di Hotel Marilyn Serpong
Indonesia
Polres Tangsel Ungkap Penyebab Kematian Ketua DPRD Lebak di Hotel Marilyn Serpong

"Dapat disimpulkan bahwa korban meninggal akibat sakit," kata dia

Pentolan KAMI Diduga Ajak Merusuh dan Siapkan Logistik
Indonesia
Pentolan KAMI Diduga Ajak Merusuh dan Siapkan Logistik

Mabes Polri membongkar modus beberapa oknum Koalisi Aksi Selamatkan Indonesia (KAMI) jelang kasus kericuhan demo UU Cipta Kerja.

Beroperasi Masa PSBB, Diskotek Top 10 Disegel dan Didenda Rp25 Juta
Indonesia
Beroperasi Masa PSBB, Diskotek Top 10 Disegel dan Didenda Rp25 Juta

Satpol PP DKI Jakarta menyegel tempat hiburan malam Top 10 yang berlokasi di Jakarta utara, karena kedapatan beroperasi saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di ibu kota.

Polisi Langsung Cari Penyebab Matinya Lansia Pria di Tengah Kerumunan Massa FPI
Indonesia
Polisi Langsung Cari Penyebab Matinya Lansia Pria di Tengah Kerumunan Massa FPI

Mayat pria lanjut usia itu kini menjadi tontonan warga

Hibah Rp3,3 Triliun Buat Sektor Usaha Wisata Segera Disalurkan
Indonesia
Hibah Rp3,3 Triliun Buat Sektor Usaha Wisata Segera Disalurkan

Dana hibah yang diberikan kepada pemerintah daerah dibagi dengan imbangan 70 persen dialokasikan untuk bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen untuk pemerintah daerah.

Tiga Pegawai Positif Corona, Kantor Kecamatan Gambir Ditutup
Indonesia
Tiga Pegawai Positif Corona, Kantor Kecamatan Gambir Ditutup

Untuk sementara, dirinya akan bekerja di Kelurahan Petojo Selatan

Pandemi Masih Berlangsung, Otak-atik Ekonomi Percuma
Indonesia
Pandemi Masih Berlangsung, Otak-atik Ekonomi Percuma

Berbagai pemberian stimulus dan bantuan oleh pemerintah selama ini adalah bertujuan agar perekonomian tidak mati dan bukan supaya kembali normal.

Demi Jaga 'Sinergitas' dengan TNI, Kapolda Metro Tanggung Kerusakan Polsek Ciracas
Indonesia
Demi Jaga 'Sinergitas' dengan TNI, Kapolda Metro Tanggung Kerusakan Polsek Ciracas

Warga yang mengadukan kerugian fisik tersebut mengalami penganiayaan, pembacokan, pemukulan, dan penusukan