Paham Intoleran dan Radikal di Sekolah, Guru Diminta Gaungkan Pancasila Romo Benny Susetyo (Foto: Instagram @susetyobenny)

MerahPutih.com - Aksi intoleransi dan paham radikal dinilai masih ditemukan di kalangan pelajar.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menyebut bahwa aparat sipil negara (ASN) khususnya guru harus menggaungkan pembiasaan nilai Pancasila.

Upaya ini mesti digaungkan lebih masif kepada seluruh peserta didik.

Baca Juga:

Din Syamsuddin Nilai Kelakuan Moeldoko Rebut Demokrat Tak Sesuai Pancasila

"Semua ASN khususnya tenaga pengajar atau guru dapat menggaungkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didiknya agar menjadi habitualisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," jelas Benny kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (26/3).

Benny mengatakan, kekhawatiran sama juga dialami para tenaga pendidik. Yaitu tingkat intoleransi dan kekerasan akibat isu identitas yang berkembang ke arah yang makin memprihatinkan

Ilustrasi. (Foto: Antara)
Ilustrasi. (Foto: Antara)

Oleh karena itu, Benny menanggap, perlu adanya perubahan paradigma pendidikan karakter.

Yakni dengan memasukkan nilai-nilai Pancasila yang lebih menitikberatkan pada praktik dan tidak hanya terpaku pada hapalan.

"Rasa inilah yang wajib dijaga oleh ASN sebagai pelayan Ibu Pertiwi yang dari rahimnya lahir kebhinekaan,"tutur Benny.

Baca Juga:

Seluruh Pegawai di KPK Dilantik Jadi ASN Saat Hari Lahir Pancasila

Proses pemahaman ini harus dilakukan secara terus menerus oleh guru meski kadang tak berjalan mulus.

"Proses ini mesti terus digaungkan dengan bantuan pendekatan budaya hingga kemajuan teknologi," tutup Benny yang juga rohaniwan Katolik ini. (Knu)

Baca Juga:

Ikut Vaksinasi COVID-19 Disebut Bentuk Pengamalan Pancasila

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ratusan Juta Data Penduduk Bocor, DPD Desak RUU PDP Segera Disahkan
Indonesia
Ratusan Juta Data Penduduk Bocor, DPD Desak RUU PDP Segera Disahkan

"Harus segera disahkan RUU ini, mengingat RUU PDP ini penting untuk perlindungan data pribadi kita. Ini harus dipastikan," tegas dia.

Masjid Istiqlal Gelar Salat Id, Secara Kenegaraan Tidak Ada
Indonesia
Masjid Istiqlal Gelar Salat Id, Secara Kenegaraan Tidak Ada

Masjid Istiqlal dipastikan tidak melaksanakan salat Id kenegaraan yang dihadiri Presiden Jokowi dan para tokoh negera.

105 Anggota DPRD DKI Segera Jalani Test Swab
Indonesia
105 Anggota DPRD DKI Segera Jalani Test Swab

Ketiga kelompok itu terdiri dari anggota DPRD, staf Sekretariat DPRD dan Petugas Jasa Layanan Perorangan (PJLP) Sekretariat DPRD DKI.

KPK Garap Dirut PT PAL Terkait Kasus Korupsi di PT DI
Indonesia
KPK Garap Dirut PT PAL Terkait Kasus Korupsi di PT DI

Pemeriksaan terhadap Budiman Saleh merupakan penjadwalan ulang

50 Kamera e-TLE Tambahan dari Pemprov DKI Dilengkapi Fitur Canggih
Indonesia
50 Kamera e-TLE Tambahan dari Pemprov DKI Dilengkapi Fitur Canggih

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan nantinya 50 kamera tambahan itu akan dilengkapi fitur canggih.

Pemerintah Diminta Tak Biarkan Poso Jadi Ladang Pembantaian Warga Tak Berdosa
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Biarkan Poso Jadi Ladang Pembantaian Warga Tak Berdosa

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) membunuh dengan keji empat petani di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Rencana Penyederhanaan Birokrasi Berlanjut
Indonesia
Rencana Penyederhanaan Birokrasi Berlanjut

Kemendagri telah melakukan peyederhanaan birokrasi Tahap I pada akhir 2020. Pada tahapan itu, Kemendagri telah menyetarakan sebanyak 808 pejabat struktural.

Positif COVID-19, Lurah Petamburan Dibawa ke RS Polri
Indonesia
Positif COVID-19, Lurah Petamburan Dibawa ke RS Polri

Lurah Petamburan Jakarta Pusat positif COVID-19 setelah dilakukan swab tes sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11).

Tak Mampu Hidupi Warga, Aturan PPKM di Solo Dilonggarkan
Indonesia
Tak Mampu Hidupi Warga, Aturan PPKM di Solo Dilonggarkan

Pemkot memilih memberikan kelonggaran terutama bagi pelaku usaha kecil untuk tetap bisa berjualan sampai malam hingga pagi.

Datangi Ombudsman Terkait TWK, Pimpinan KPK Hargai Tupoksi ORI
Indonesia
Datangi Ombudsman Terkait TWK, Pimpinan KPK Hargai Tupoksi ORI

Tentu kehadiran KPK hari ini sekaligus menghargai tugas pokok dan fungsi ORI