Nvidia Berencana Buat Prosesor Layaknya AMD Ryzen dan Intel Kerjasama Nvidia dan ARM memiliki kemungkinan besar untuk membuat prosesor ala Nvidia (Foto: Radio Free Mobile)

AKUISISI Nvidia terhadap perusahaan ARM yang dibangun oleh SoftBank sebesar Rp592 Triliun bisa jadi peluang besar bagi kubu hijau untuk membuat prosesor ala Nvidia.

Apalagi ketika kubu biru Intel, dan kubu merah AMD mulai berkompetisi di bidang prosesor. Membuat Nvidia tertantang untuk menuju peperangan sengit sebagai kubu ketiga.

Baca juga:

Intel Rilis Prosesor vPro Generasi Ke-10 untuk Keperluan Bisnis

Dilansir dari laman Tom's Hardware, ARM termasuk salah satu perusahaan yang menjadi underdog di pasar semiconductor, yang membuat Nvidia mendapatkan kesempatan besar untuk membangun prosesornya sendiri.

Tentu bukan seratus persen kerjanya Nvidia, melainkan pembuatan prosesor yang berkolaborasi bersama Nvidia dan ARM.

Dijelaskan oleh Jensen Huang mengenai proyek kerjasama dengan ARM (Foto: Screen Rant)

Hal ini diumumkan oleh CEO Nvidia sendiri, Jensen Huang. Ia menjelaskan proyek ini akan menjadi proyek terbuka untuk membangun sebuah prosesor. Dengan begitu, beberapa perusahaan lain mampu untuk membuat lisensi core tersendiri, atau memodifikasi prosesor dari Nvidia.

"Kita akan membuka bisnis kita di pasar prosesor, untuk membangun ekosistem yang memiliki opsi yang melimpah," ujar Huang. Arsitektur ARM dalam membangun sebuah prosesor memiliki sumber daya yang beragam.

Prosesor yang terkenal di dunia komputer yang telah mereka bangun memiliki tingkat performa yang baik. Di antaranya Graviton 2, Altra, dan Cavium ThunderX. Pembuatan GPU Mali untuk Qualcomm, serta ARM juga bermitra bersama Apple demi membangun beberapa chipset yang Apple buat.

Baca juga:

Oppo Akan Kembangkan Prosesor Buatan Sendiri

Jika memang Nvidia akan membangun prosesornya sendiri, besar kemungkinan Nvidia akan membuat sebuah prosesor yang memiliki core, dan thread tinggi. Serta kartu grafis berintegrasi berfitur kece ala kartu grafis yang telah dirilis oleh Nvidia sebelumnya.

Mungkin bisa disandingkan dengan kompetitor di kubu merah AMD dengan kartu grafis berintegrasinya, yakni seri AMD Vega. Walaupun AMD juga mengadopsi arsitektur prosesor dari ARM.

Prosesor Cortex A15 yang memiliki arsitektur ARM (Foto: Apple Insider)

Di lain hal, mungkin Nvidia akan membuat prosesor dengan socket yang berbeda. Sehingga para vendor mungkin harus bisa beradaptasi dengan membuat chipset pada motherboard yang mampu mendukung chipset milik Nvidia. Atau di kemungkinan kedua, prosesor Nvidia akan menggunakan socket di motherboard yang telah rilis.

Menilik laman Digital Trends, Apple juga tengah mengembangkan prosesor Apple Silicon yang akan digunakan untuk MacBook sebagai pemakaian keseharian.

Meski pengembangan semua prosesor perangkat Apple bertopang pada ARM, kemungkinan besar info akuisisi ini akan menjadi suatu efek kejut bagi Apple. Karena besar kemungkinan akuisisi ini hanya sebatas bisnis belaka, dan Apple juga sudah membayar lisensi untuk prosesor mereka. (dnz)

Baca juga:

Intel Umumkan Prosesor Tiger Lake Generasi ke-11


Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH