Nongkrong Bareng Crazy Rich Surabaya, Ridwan Kamil Bicara Potensi Ekonomi Digital Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertemu dengan puluhan pengusaha muda asal Kota Surabaya, Sabtu (22/1). Foto: MP/Budi Lentera

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertemu dengan puluhan pengusaha muda asal Kota Surabaya, Sabtu (22/1).

Pertemuan yang berlangsung di Royale Durian di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Surabaya itu, dikemas dengan gaya tongkrongan ala anak muda.

Baca Juga

Tanggapan Ridwan Kamil Soal Sosok Kepala IKN Dimaksud Jokowi

Sambil mencicipi buah durian di gerai yang dirintis crazy rich Surabaya, Tom Liwafa, Ridwan Kamil berbicara tentang potensi ekonomi digital dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pembahasan yang diulas pria yang akrab disapa Kang Emil itu, bertujuan untuk memotivasi para pemuda dalam menyongsong Indonesia menjadi negara yang ekonominya paling hebat dan keren di tahun 2045.

"Saya sangat senang atas undangan dari Mas Tom Liwafa ini. Di sini kita bisa saling belajar dan memberi semangat terkait ekonomi digital yang saat ini sedang digandrungi para pemuda untuk menyejahterakan ekonomi itu," katanya.

Menurutnya, Non-Fungible Token (NFT), bisa menjadi peluang ekonomi yang booming. Sehingga, dia mengajak crazy rich Surabaya yang paham tentang hal tersebut juga turut menularkan ilmunya pada masyarakat awam.

"Kita yang paham harus beradaptasi untuk membantu mereka-mereka yang tidak paham. Saya yakin tiga sampai lima tahun, suatu hari NFT aset digital ini menjadi sesuatu yang booming," ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertemu dengan puluhan pengusaha muda asal Kota Surabaya, Sabtu (22/1).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertemu dengan puluhan pengusaha muda asal Kota Surabaya, Sabtu (22/1). Foto: MP/Budi Lentera

Ia juga berbicara peluang UMKM yang masih bisa berkembang di tengah pandemi. Salah satunya adalah bidang pangan atau usaha makanan. Seperti halnya bisnis baru salah satu pengusaha muda, Tom Liwafa yaitu gerai durian.

"Di mana di tempat usahanya Mas Tom ini duri-duriannya 100 persen tidak impor karena mengambil langsung dari para petani durian yang ada di seluruh Indonesia. Sehingga kalau kita bisa hidup sejahtera dengan ekonomi lokal, itu yah saya dukung," urainya.

"Kemarin waktu kerja sama dengan Ibu Gubenur Khofifah, bahwa salah satu poin kerja samanya yaitu terkait jual beli bidang UMKM," imbuhnya.

Baca Juga

NFT Lukisan Karya Ridwan Kamil Laku Terjual Rp 45,9 Juta

Mantan Wali Kota Bandung itu, juga sangat kagum dengan para crazy rich seluruh Indonesia, meskipun ekonomi tetap naik tapi tetap memegang teguh prinsip pancasila, terutama pada sila ke lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dia menilai jika nilai-nilai pancasila itu yakni saling membantu dan menolong terhadap sesama. Sehingga bagi bagi crazy rich ini juga harus tetap melihat pada masyarakat yang ada di sekitarnya.

"Bolehlah kita buat slogan 'selalu cuan selalu memberi bantuan' jadi hidup itu ekonominya harus naik dan untung terus. Tapi jangan lupa dengan sekeliling kita juga harus tetap dibantu sedekah atau CSR. Orang kaya boleh makin kaya tapi jangan lupa dong di sekelilingnya bisa dibantu," ujarnya

Sementara itu, mewakili Puluhan Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa mengaku sangat bangga dan mengapresiasi kedatangan Ridwan Kamil pada kegiatan sharing pengetahuan dan peluang ekonomi.

"Karena kang Ridwan Kamil ini sangat adaptif dan melek terhadap ekonomi saat ini itu seperti apa. Makanya, waktu ke sini, kita sambut baik-baik dan bisa bertukar ilmu" ujar Tom Liwafa. (Budi Lentera/Surabaya)

Baca Juga

Ridwan Kamil Hingga Sesama DPR Desak Arteria Dahlan Minta Maaf

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
15 Persen Anak DKI Belum Divaksin, Anies: Orang Tua Tidak Mengizinkan
Indonesia
15 Persen Anak DKI Belum Divaksin, Anies: Orang Tua Tidak Mengizinkan

Pemerintah memutuskan untuk tidak mewajibkan divaksin kepada para siswa yang mengikuti sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Arus Balik di Stasiun Malang Didominasi Penumpang Tujuan Jakarta
Indonesia
Arus Balik di Stasiun Malang Didominasi Penumpang Tujuan Jakarta

"Mayoritas penumpang, didominasi tujuan Jakarta. Dan ada 4 KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Malang menuju tujuan Jakarta," tutur Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Sabtu (7/5).

Indonesia Kembangkan Prototipe Pajak Karbon
Indonesia
Indonesia Kembangkan Prototipe Pajak Karbon

Dengan ditunjuknya Presiden RI sebagai Champion Global Crisis Response Group (GCRG) sejalan dengan isu pangan, energi, dan keuangan.

Eks PNS Kementerian ESDM Dituntut 4 Tahun 3 Bulan Penjara
Indonesia
Eks PNS Kementerian ESDM Dituntut 4 Tahun 3 Bulan Penjara

Dalam persidangan tersebut, Sri dituntut dengan pidana empat tahun dan tiga bulan penjara. Ia dinilai terbukti melakukan sejumlah pengadaan fiktif pada 2012 sehingga merugikan negara senilai Rp 11.124.736.447.

Anies Bobol Gawang Kang Emil: Messi Ketar-Ketir Lihat Gol Penalti Ini
Indonesia
Anies Bobol Gawang Kang Emil: Messi Ketar-Ketir Lihat Gol Penalti Ini

"Messi pun ketar ketir melihat gol penalti ini, bukan begitu, Kang," ucap Anies sembari menautkan akun instagram Ridwan Kamil.

Protes Permenaker, FSPMI Jatim Bakal Kerahkan Massa ke Kantor Gubernur
Indonesia
Protes Permenaker, FSPMI Jatim Bakal Kerahkan Massa ke Kantor Gubernur

FSPMI akan menghelat demo di beberapa titik Surabaya, di antaranya kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110, Rabu (16/2).

Satgas COVID-19 Beberkan Wilayah yang Kepatuhan Prokesnya Rendah
Indonesia
Satgas COVID-19 Beberkan Wilayah yang Kepatuhan Prokesnya Rendah

Tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjaga jarak masih lebih rendah dibandingkan memakai masker.

Kemenkes Luruskan Kabar Jokowi Dapat Vaksin 'Booster'
Indonesia
Kemenkes Luruskan Kabar Jokowi Dapat Vaksin 'Booster'

Diperkirakan total ada 1,5 juta orang yang tersebar di Indonesia

Tim Gegana Sterilisasi Mal Margo City
Indonesia
Tim Gegana Sterilisasi Mal Margo City

Tim Gegana dan penjinak bom dari Korps Brimob tiba di Mall Margo City, Depok, Sabtu (21/8).

Pemerintah Rencanakan Vaksinasi Booster, DPR Beri Saran
Indonesia
Pemerintah Rencanakan Vaksinasi Booster, DPR Beri Saran

Meli menilai perlu manajemen vaksinasi yang baik dan sehat yang diterapkan dalam pelaksanaan vaksinasi baik vaksinasi dosis pertama, kedua maupun vaksinasi booster