Relasi

Nikah di KUA, Mimpi Sederhana Generasi Z

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 08 Februari 2023
Nikah di KUA, Mimpi Sederhana Generasi Z

Pernikahan sederhana di KUA. (Foto: Unsplash/Jeremy Wong Weddings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARI bahagia itu tiba. Pagi-pagi buta, sepasang mempelai sudah sibuk mempersiapkan hari pernikahannya. Namun, berbeda dari pasangan pengantin lainnya, pasangan ini tidak sibuk memikirkan ratusan tamu undangan. Pasangan ini hanya dikelilingi oleh beberapa kerabatnya. Sekadar membantu berdandan dan mengambil beberapa foto sebagai kenang-kenangan.

Berbeda sekali dengan pengantin lain yang sampai membuat tim untuk pernikahannya yang mewah di aula hotel. Pasangan pengantin ini menuju ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk melangsungkan pernikahan. Selesainya dari KUA, pengantin berkumpul dengan beberapa keluarga inti berkumpul untuk merayakan pernikahannya secara sederhana.

Ini bukan kisah di dunia mimpi. Ini suatu kejadian yang nyata betul di dunia. Kisahnya berasal dari sebuah unggahan Twitter melalui akun @odongpejjj yang menuliskan pengalamannya menikah secara simpel di Kantor Urusan Agama (KUA). “Aku nikah tahun 2021 Gratis karena di KUA doang terus foto belakangnya pohon pisang HAHAHAHA.” katanya di akun tersebut.

Ternyata, tak sedikit pasangan yang memilih untuk menikah di KUA. Ada juga pengguna media sosial lainnya (@arshann) yang menimpali. “Sama banget, nikah di KUA awal Januari ini dan fotonya cuma depan pohon di kebon rumah.”

Baca juga:

Jangan Menikah dengan Alasan Berikut

menikah di kua
Salah satu pasangan yang menikah di KUA_Twitter, @odongpejjj. (Foto: Twitter/@odongpejjj)

Tidak membutuhkan waktu yang lama, pengalaman sejumlah pengantin tersebut langsung ramai diperbincangkan dan menerima respons positif dari anak muda lainnya. Beberapa netizen melontar pertanyaan di kolom komentar. Mulai dari cara mengumumkan ke teman-teman, respons keluarga, dan prosesi akadnya.

Selain Twitter, media sosial lain juga turut ramai memperbincangkan pernikahan sederhana ini. Salah satunya TikTok. Salah satu akun yang mengunggahnya adalah @lilday_08. Unggahan di TikTok tersebut menuai ribuan komentar dari pengguna lain.

“Ayoo normalisasi nikah di KUA dan intimate wedding sampai aku nanti nikahhh,” tulis salah satu pengguna media sosial. Tidak sedikit netizen yang ingin memiliki akad pernikahan yang sederhana, tetapi bermakna.

Walaupun nikah di KUA telah menjadi rahasia umum akan dipandang sebelah mata, masih banyak anak muda yang berani untuk melangkah maju untuk mendobrak stereotipe ini. Mereka menolak klaim bahwa pernikahan itu ribet, mahal, dan melelahkan. Pasangan pengantin zaman sekarang justru berusaha menciptakan pandangan baru: menikah secara sederhana.

Baca juga:

Rossa Ungkap Kisah di Balik OST 'Mantan Tapi Menikah'

menikah sederhana
Nikah di KUA akan dipandang sebelah mata oleh masyarakat. (Foto: Unsplash/Petr Ovralov)

Pernikahan sejatinya memang sederhana, mudah, dan murah. Ini dijamin oleh hukum formal. PP Nomor 48 Tahun 2014 Pasal 6 ayat 2 menyatakan, “Setiap warga negara yang melaksanakan nikah atau rujuk di Kantor Urusan Agama Kecamatan atau di luar Kantor Urusan Agama Kecamatan tidak dikenakan biaya pencatatan nikah atau rujuk.”

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2014 tentang Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) menyebutkan bahwa setiap warga negara yang melaksanakan nikah di Kantor Urusan Agama tidak dikenakan biaya dengan syarat dilaksanakan pada hari kerja dan jam operasional KUA, yakni Senin sampai Jumat pada pukul 08.00-16.00.

Pernikahan akan dikenakan biaya jika dilaksanakan di luar kantor KUA dan jam operasional KUA sebesar Rp600 ribu.

Di sisi lain, orangtua memiliki pemikiran yang berbeda dengan pengantin atau anaknya. Orangtua mengharapkan anaknya dapat menikah sesuai dengan adatnya.

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih meyakini pernikahan mesti dirayakan secara meriah. Ini membuat kesederhanaan sulit diperoleh dan menjadi paradoks. Orang harus melewati segala kerumitan lebih dulu demi memperoleh makna kesederhanaan.

Bagaimana dengan kamu? Lebih ingin momen kebahagiaanmu dilangsungkan secara sederhana yang didatangi oleh segelintir kerabat terdekat dan keluarga? Atau sebaliknya, kamu ingin pernikahanmu disaksikan oleh ratusan tamu undangan? (vca)

Baca juga:

Pentingnya Periksa Penyakit Keturunan sebelum Menikah

#Menikah #KUA #Generasi Z
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Indonesia
Kemenag Perkuat Peran KUA, Kini Jadi Pusat Edukasi dan Konsultasi Keluarga
KUA kini menjadi pusat layanan keagamaan yang lebih dekat bagi masyarakat. Kemenag pun menjadikan KUA sebagai pusat edukasi keluarga.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Kemenag Perkuat Peran KUA, Kini Jadi Pusat Edukasi dan Konsultasi Keluarga
Indonesia
KUA Dapat Tugas Baru, Jadi Ruang Konsultasi Keluarga dan Pencegahan Perceraian
Menteri Agama menegaskan KUA kini mengemban tugas baru lewat PMA 24/2024, dengan 9 fungsi dan 48 layanan sosial-keagamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
KUA Dapat Tugas Baru, Jadi Ruang Konsultasi Keluarga dan Pencegahan Perceraian
Indonesia
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Meski semangat awal aturan ketenagakerjaan adalah melindungi tenaga kerja lokal, Charles menekankan pentingnya memberikan hak bagi WNA yang merupakan bagian dari keluarga Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Lifestyle
Viral di Media Sosial, Lirik Lagu 'Tepuk Sakinah' Selipkan Nilai-Nilai Penting dalam Membangun Rumah Tangga
Lagu Tepuk Sakinah tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Viral di Media Sosial, Lirik Lagu 'Tepuk Sakinah' Selipkan Nilai-Nilai Penting dalam Membangun Rumah Tangga
Indonesia
PKB Dorong Milenial dan Gen Z Terlibat Pengelolaan Koperasi Merah Putih
Generasi muda sebagai motor penggerak diyakini akan mengubah wajah koperasi menjadi lebih segar, modern, dan profesional.
Dwi Astarini - Selasa, 16 September 2025
PKB Dorong Milenial dan Gen Z Terlibat Pengelolaan Koperasi Merah Putih
Indonesia
2 Juta Warga DKI Jakarta di Atas 19 Tahun Belum Menikah, Faktornya Bukan karena Ketakutan
Sebanyak dua juta warga DKI Jakarta di atas 19 tahun belum menikah. Namun, faktornya bukan dikarenakan takut, melainkan mempersiapkan hidup yang lebih matang.
Soffi Amira - Minggu, 03 Agustus 2025
2 Juta Warga DKI Jakarta di Atas 19 Tahun Belum Menikah, Faktornya Bukan karena Ketakutan
Indonesia
Jangan Terbawa Arus Budaya Barat, Menag Minta Pasangan di Indonesia segera Menikah
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, meminta pasangan di Indonesia untuk segera menikah. Ia heran jika masih ada yang lebih memilih kumpul kebo.
Soffi Amira - Minggu, 06 Juli 2025
Jangan Terbawa Arus Budaya Barat, Menag Minta Pasangan di Indonesia segera Menikah
Lifestyle
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Keterbatasan bujet menjadi tantangan yang paling banyak diungkap, yakni oleh 59 persen calon mempelai yang menjadi responden.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Februari 2025
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Fun
Gen Beta Mulai Lahir Januari 2025, Apa Saja Bedanya dengan Generasi-Generasi Sebelumnya?
Sebelum generasi Beta, kita mengenal sejumlah generasi lainnya.
Hendaru Tri Hanggoro - Kamis, 02 Januari 2025
Gen Beta Mulai Lahir Januari 2025, Apa Saja Bedanya dengan Generasi-Generasi Sebelumnya?
Bagikan