Nasi Gonjleng  dan  Sekilas Cerita Penamaannya Nasi Gonjleng (Foto: Sucitra)

MerahPutih kuliner- Di Banten ada hidangan nasi yang lezat. Menu ini diduga merupakan hasil perpaduan dua kebudayaan, Timur Tengah dan Nusantara khususnya Banten. Nasi Gonjleng, begitu nama hidangan tersebut.

Pada dasarnya kuliner ini berbumbu mirip dengan nasi kebuli yang beraroma pekak dan kapulaga. Dihidangkan dengan acar dan emping.

Terkait hal itu ada satu kisah yang diyakini merupakan latarbelakang penamaan kuliner yang satu ini.

Salah satu menu khas warung makan genjlong, Cilegon Banten

Cerita yang berkembang di masyarakat Kota Serang, disebut nasi gonjleng adalah nasi yang dimasak dan dinikmati beramai-ramai pada malam hari oleh para peronda. Biasanya dihidangkan dengan daging kerbau, sapi, kambing, atau ayam. Keseluruhan proses itu, disebut dengan Gonjlengan.

Hal serupa diutarakan Hj. Wiwi, pemilik warung makan gonjleng yang berlokasi di bilangan Kota Cilegon. Berdasarkan keterangannya, khusus untuk nasi Gonjleng Ayam, dahulu masyarakat Kota Cilegon banyak yang memelihara ayam, ketika para peronda memasak nasi gonjleng, terasa ada yang kurang tanpa lauk pauk. Para peronda jail kemudian mencuri ayam warga, ketika hidangan siap disantap, pemilik ayam akan dibangunkan untuk ikut makan.

Hj. Wiwi, pemilik warung nasi gonjleng

"Besoknya yang punya ayam mencari-cari ayamnya yang hilang bertanya kesana kemari," ujar Hj.Wiwi saat dijumpai merahputih.com, baru-baru ini.

Nah, untuk merespon pertanyaan pemilik ayam, para peronda akan berlagak seolah tidak berdosa, malahan peronda akan bertanya balik kepada pemilik ayam.

"Lah yang kamu makan kemarin memangnya ayam siapa?" tanya peronda sambil berkelakar.

Pada perkembangannya, Nasi Gonjleng dihidangkan pada hari-hari besar seperti Hari Raya, Isra Mi'raj atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun kini kita bisa menikmatinya setiap hari di Warung Gonjleng Hj. Wiwi yang terletak tepat di depan Hotel Cilegon. (ctr)

BACA JUGA:

  1. Warung Gonjleng, Tempat Makan Enak Menu Rabeg
  2. Rabeg, Hidangan Legendaris Kesultanan Banten
  3. Resep Unik Rabeg, Kuliner Khas Banten
  4. Banten Targetkan 15 Juta Kunjungan Wisatawan
  5. Sejarawan Banten: Benteng Speelwijk Bukan Dibangun Belanda


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH