Mengenal 4 Jenis Tumor Pada Payudara Kenali jenis-jenis tumor payudara (Foto: pexels/moose photos)

BERBEDA dengan kanker, tumor merupakan istilah dalam dunia medis yang memiliki arti suatu benjolan abnormal pada jaringan ataupun organ tubuh tertentu. Melansir Medical News Today, tumor dapat berkembang ketika sel bereproduksi terlalu cepat.

Tumor dikatakan berbeda dengan kanker karena kanker berupa benjolan bersifat ganas yang bisa berkembang dengan cepat, tak terkendali dan bisa menyebar ke organ tubuh lainnya. Hingga saat ini, kebanyakan orang seringkali salah kaprah mengenai tumor, terutama tumor payudara.

Banyak perempuan yang panik ketika menemukan benjolan pada payudara dan mengira benjolan yang muncul di sekitar payudara adalah kanker payudara. Melansir laman National Breast Cancer, tumor ini sendiri memiliki sifat-sifat tertentu yang dapat membedakan bahaya atau tidaknya tumor tersebut.

Baca juga:

Ini Waktu yang Dibutuhkan Kulit untuk Melihat Efek Skincare

Sifat-sifat ini juga bisa mengklasifikasikan tumor masuk ke dalam kategori kanker atau tidak, seperti tumor ganas yang berarti termasuk ke dalam kanker payudara sedangkan tumor jinak tidak termasuk ke dalam kategori kanker payudara.

Meskipun tumor jinak tidak termasuk dalam kategori kanker, bukan berarti kamu tidak mengacuhkan benjolan yang muncul di sekitaran payudaramu, karena jika tidak di atasi dengan cepat dapat berubah menjadi ganas. Tumor jinak pada payudara memiliki beberapa jenis yang wajib kamu ketahui. Mau tahu apa saja? Simak berikut ini.

1. Fibrokistik payudara

Fibrokistik adalah tumor jinak yang muncul di payudara (Foto: pexels/moose photos)
Fibrokistik adalah tumor jinak yang muncul di payudara (Foto: pexels/moose photos)

Fibrokistik payudara merupakan suatu kondisi dimana pertumbuhan jaringan fibrosa yang tidak normal, sehingga menyebabkan benjolan pada payudara. Lantas, apa yang dimaksud dengan jaringan fibrosa?

Dilansir dari Alodokter jaringan fibrosa ialah jaringan penyusun ligamen yang menghubungkan antar tulang. Biasanya, penyebab utama dari fibrokistik payudara ini, perubahan hormon estrogen dalam siklus menstruasi.

2. Kista payudara

Kista payudara termasuk tumor jinak (Foto: pexels/tatiana)
Kista payudara termasuk tumor jinak (Foto: pexels/tatiana)

Kista payudara berupa benjolan berisi cairan kental yang muncul di sekitaran payudara. Masih belum diketahui penyebabnya, kista payudara akan telihat semakin membesar menjelang menstruasi dan akan kembali mengecil setelah menstruasi. Selain itu, area benjolan akan terasa sangat lunak jika ditekan dan terasa padat.

Baca juga:

Peneilitan Terbaru: Virus Corona Dapat Menyebar Cepat Melalui Tinja

3. Fibroadenoma

Fibroadenoma berpotensi menjadi kanker (Foto: pexels/Miguel a?)
Fibroadenoma berpotensi menjadi kanker (Foto: pexels/Miguel a?)

Tumor jinak yang satu ini sering terjadi pada perempuan di rentang usia 20-30 tahun. Terbentuk dari jaringan kelenjar dan jaringan ikat, fibroadenoma terbagi menjadi dua jenis, yaitu simple fibroadenoma, yang tidak berpotensi kanker, dan complex firboadenoma yang berisiko menjadi kanker payudara. Masih belum diketahui penyebabnya, namun kondisi ini berkaitan dengan hormon estrogen atau penggunaan pil KB sebelum usia 20 tahun.

4. Papiloma intraduktal

Papiloma Intraduktal dapat berkembang menjadi kanker (Foto: pexels/pixabay)
Papiloma Intraduktal dapat berkembang menjadi kanker (Foto: pexels/pixabay)

Tumbuh di duktus, yakni saluran yang membawa susu dari kelenjar susu ke puting payudara, tumor ini terbentuk dari jaringan fibrosa, kelenjar dan pembuluh darah. Meskipun termasuk ke dalam tumor jinak, tumor papiloma intraduktal ini bisa saja berkembang menjadi kanker.

Benjolan yang tumbuh ini sekitaran payudara ini memiliki beragam ukuran dan tekstur yang membuat para perempuan terkadang tidak menyadari akan kemunculan. Maka dari itu kenalilah gejala-gejala dari tumor payudara seperti, payudara terasa keras dan membengkak, perubahan bentuk terhadap kedua payudara dan mengeluarkan cairan yang terlihat bening ataupun keruh.

Selain mengenali gejal-gejala dari tumor payudara, kamu juga bisa mengecek secara rutin. Caranya mengangkat tangan ke atas dan mulai meraba di daerah payudara apakah terdapat benjolan yang tidak biasa atau tidak. Jika merasa ada benjolan terhadap payudaramu dan benjolan tersebut semakin membesar, segera periksa ke dokter. (Bel)

Baca juga:

Jangan Percaya, Anggapan Tentang 'Fast Food' Ini Hanya Mitos


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH