Memikul Nasib Seberat Roti, Ketangguhan Melawan Zaman Roti pikul adalah roti tradisional yang dijual dengan cara dipikul dan dijajakan berkeliling. (Foto: Instagram@rukman_oi_santoso)

ZAMAN telah berubah, tak bisa dielakan. Semua dapat dilakukan dengan mudah dan cepat menggunakan teknologi dan perkembangan transportasi yang memadai.

Nyatanya tidak semua orang sanggup mengikuti perkembangan zaman saat ini. Disaat beberapa pelaku UMKM sudah menggunakan gerobak motor atau sepeda, masih ada beberapa penjual yang menjajakan dagangannya secara tradisional dengan berjalan kaki.

Baca Juga:

Bapak Tangguh Gantikan Posisi Ibu Saat Jalani Isolasi Mandiri

roti
Menikmati roti dan secangkir kopi susu. (Foto: Pexels/Pixabay)

Sebelum kehadiran roti yang dijual menggunakan sepeda, gerobak kayuh atau motor. Dahulu roti, dijual dengan cara dipikul sehingga orang-orang menyebutnya sebagai roti pikul atau roti tradisional. Alat yang digunakan untuk menempati roti biasanya terbuat dari kayu dan berbentuk seperti timbangan dengan kayu panjang melintang diantaranya yang berfungsi sebagai topangan di pundak. Para penjual roti pikul ini siap berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk menghabiskan stok roti mereka.

Biasanya roti pikul ini ditemukan melewati daerah perumahan pada sore hari. Kamu akan mendengar suara terompet khas roti pikul yang dibunyikan menggunakan tangan dan secara spontan membuatmu berlari keluar dari rumah untuk membelinya.

Terompet unik ini biasanya terbuat dari karet dan besi, tetapi ada beberapa penjual yang membuat terompet sendiri menggunakan botol bekas dan lakban seadanya. Tangan kiri membawa roti yang dipikul dan tangan kanan digunakan untuk memainkan terompet.

Saat ini, para penjual roti pikul seperti ini sudah tidak banyak ditemukan karena harus bersaing di tengah maraknya pedagang roti yang lebih modern. Padahal roti yang dipikul biasanya dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Hanya berkisar antara Rp2.500 ribu atau Rp3 ribu per satuannya dan Rp5 ribu atau Rp10 ribu untuk harga roti tawar atau roti bantalnya.

Dengan harga itu, para pembeli bisa memilih banyak rasa mulai dari coklat kacang, keju, susu, stroberi, blueberi, coklat, kelapa, pisang coklat, moka, atau srikaya. Biasanya yang paling laris dan menjadi ciri khas roti pikul adalah rasa roti isi susu dan kejunya.

Baca Juga:

Kisah Anak Tangguh Kenobi Haidar Akmal, Dalang Cilik Wayang Potehi Penyintas ADHD

roti
Penjaja roti pikul biasanya baru mulai berjualan di sore hari (Foto: Instagram@yippiyay)

Menjadi penjual roti pikul juga tidak semudah itu, para penjual harus punya pundak yang kuat karena membawa beban yang cukup berat apalagi dengan berjalan kaki. Biasanya para penjual roti pikul menjual roti yang dibuat sendiri, tetapi ada juga yang menjual roti titipan atau dari pemasok roti.

Tekanan dialami para penjual ini jika langit sudah semakin gelap. Mereka harus cepat menjual habis rotinya karena roti basah tidak tahan lama. Mereka juga tidak bisa pulang jika dagangannya belum habis karena pasti akan rugi.

Pandemi menambah rintangan mereka dalam berjualan. Pasalnya, selama pandemi hampir tidak ada yang berani membeli makanan dari luar. Beberapa orang bahkan enggan membeli roti pikul lagi dengan alasan terlihat tidak higienis dan lebih memilih membeli roti dari toko roti tertentu.

Padahal para penjual roti pikul ini hanya berharap agar ada pembeli yang mau membeli dagangan mereka dan mengurangi beban yang harus dipikul. Mereka harus mampu meyakinkan konsumen akan rasa dan kebersihan dari roti yang dijajakan.

Para pemasok roti yang menghentikan produksi rotinya selama pandemi pun menjadi alasan para pedagang roti pikul ini sulit untuk ditemukan. Beberapa pedangang hanya bergantung pada roti-roti yang dititipkan untuk dijual sehingga selama pandemi ini penjualan yang berkurang drastis. Ini yang membuat para pemasok roti enggan untuk membuat roti sementara waktu. (Tel)

Baca Juga:

Ditinggal Kekasih? 5 Lagu Ini Bisa Bikin Kamu Jadi Makin Tangguh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bikin Cepat Lapar, ini 5 Fakta Seputar Sarapan Bubur Ayam
Hiburan & Gaya Hidup
Bikin Cepat Lapar, ini 5 Fakta Seputar Sarapan Bubur Ayam

Cocok buat kamu yang porsi makannya tidak banyak.

Krisis Pandemi COVID-19, Harga Sampo di Korea Utara Mencapai Jutaan
Fun
Barang Mewah Palsu Semakin Laris di Korea Selatan Selama Pandemi
Fashion
Barang Mewah Palsu Semakin Laris di Korea Selatan Selama Pandemi

Telah ditindaklanjuti oleh The Korean Intellectual Property Office

Pandemi Berdampak Pada Penurunan Kualitas Kehidupan Pekerja
Fun
Pandemi Berdampak Pada Penurunan Kualitas Kehidupan Pekerja

Penyebabnya karena bekerja dari rumah.

Wajah Baru Memberi Warna di Final ILAC 2021
Kuliner
Wajah Baru Memberi Warna di Final ILAC 2021

Semua jadwal berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

Hindari 4 Kesalahan saat Mengunjungi Disney World Ini
Fun
Hindari 4 Kesalahan saat Mengunjungi Disney World Ini

Liburan di Disney World bisa tidak maksimal.

48 Tahun God Bless, Single 'Mulai Hari Ini' Dirilis Ulang dengan Aransemen Baru
ShowBiz
48 Tahun God Bless, Single 'Mulai Hari Ini' Dirilis Ulang dengan Aransemen Baru

Single ini merupakan daur ulang dari single lama yang berjudul sama, namun dengan aransemen yang berbeda.

Angelina Jolie Ungggah Proses Pelatihan Uniknya untuk 'Eternals'
ShowBiz
Angelina Jolie Ungggah Proses Pelatihan Uniknya untuk 'Eternals'

Tapi siapa sangka, Jolie mengaku kebingungan ketika syuting.

IDI Ingatkan Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Lebaran
Fun
IDI Ingatkan Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Lebaran

Banyak masyarakat yang masih saja mudik.

Terminator Versi Animasi Segera Hadir di Netflix
Fun
Terminator Versi Animasi Segera Hadir di Netflix

Belum tahu kapan rilisnya karena masih tahap awal.