Lezat, Berapa Kalori Tempe Goreng?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 25 April 2023
Lezat, Berapa Kalori Tempe Goreng?

Tempe adalah salah satu makanan kaya akan protein. (Foto: Unsplash/mochawalk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEMPE baru saja dinobatkan sebagai jajaran makanan vegan terenak versi Taste Atlas. Dari 50 makanan yang ada, tempe berada di posisi keempat setelah zeytoon parvardeh, guacamole, dan muhammara.

Tempe memang dikenal sebagai makanan sumber protein yang murah dan mudah ditemukan. Ada banyak cara untuk mengolah tempat salah satunya digoreng. Gorengan tempe bahkan termasuk salah satu jajanan yang sangat umum dikonsumsi di Indonesia. Makanan ini juga kerap disantap sebagai menu berbuka puasa.

Meski demikian, menggoreng tempe dapat membuat makanan sehat ini mendapat tambahan kalori dan lemak yang lebih banyak, sehingga tidak selalu baik untuk kesehatan.

Mengutip laman Alodokter, dalam 100 gram tempe terdapat sekitar 190-200 kalori, 20 gram protein, delapan gram karbohidrat, sembilan gram lemak, 1,4 gram serat, dan 110 miligram kalsium. Selain itu, tempe juga mengandung beragam nutrisi lain seperti vitamin B, folat, zinc, tembaga, dan mangan. Tempe juga mengandung lemak sehat, yaitu lemak tak jenuh tunggal.

Baca juga:

Kandung Prebiotik dan Probiotik, Tempe Disebut 'Makanan Super'

Tempe umumnya memiliki tekstur yang lebih padat daripada produk kedelai lainnya, seperti tahu. Oleh karena itu, tempe dapat memberikan lebih banyak protein. Misalnya, jika di dalam 100 gram tahu mengandung tujuh gram protein, kandungan protein di dalam tempe bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan porsi yang sama.

Dibandingkan dengan metode memasak lainnya, menggoreng akan meningkatkan kandungan kalori dalam suatu makanan. Saat digoreng dengan minyak, tempe akan kehilangan air dan lebih banyak menyerap lemak, sehingga kandungan kalorinya meningkat.

Jika digoreng dengan baluran tepung, kandungan kalori tempe bisa meningkat hingga sekitar 120 persen. Sebagai contoh, pada 100 gram tempe yang mengandung 200 kalori, jumlah kalori tersebut akan meningkat drastis hingga sekitar 440 kalori setelah digoreng.

Baca juga:

Tempe Mendoan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2021

Lezat, Berapa Kalori Tempe Goreng?
Tempe goreng menjadi salah satu makanan umum orang Indonesia. (Foto: Unsplash/Keriliwi)


Sementara itu, jika digoreng tanpa tepun, jumlah kalori tempe goreng hanya akan meningkat sekitar 33 persen atau sekitar 270 kalori.

Agar manfaat dan kandungan nutrisi tempe bisa Anda peroleh dengan optimal, sebaiknya olah tempe dengan cara ditumis, dikukus, direbus, atau dipanggang. Anda juga bisa berkreasi dengan menambah tempe ke dalam sup, pepes, atau salad.

Jika ingin tetap digoreng, kamu bisa menggunakan minyak lebih sehat seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak kanola. Kamu juga tidak perlu menggunakan minyak terlalu banyak agar tempe tidak banyak menyerap lemak jenuh. (and)

Baca juga:

Kue Tempe untuk Para Vegetarian

#Kesehatan #Makanan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
BGN menepis tudingan bahwa kelanjutan program di masa libur hanya demi menghabiskan sisa anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp71 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar
Pelaku usaha diminta untuk tidak menjual produk terkait dan menarik produk terkait agar tidak dipajang di instalasi.
Dwi Astarini - Senin, 08 Desember 2025
Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar
Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan