Komisi E DPRD DKI Bakal Panggil Dinkes Terkait Hepatitis Akut Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Anggara Wicitra Sastroamidjojo ketika diwawancarai awak media di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/4). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

MerahPutih.com - Komisi E DPRD DKI Jakarta berencana memanggil jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI terkait adanya indikasi penyebaran penyakit hepatitis akut misterius.

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo menerangkan, pemanggilan tersebut dimaksudkan untuk meminta penjelasan secara rinci mengenai penyakit yang telah merenggut nyawa tiga orang anak di Jakarta.

Baca Juga

NasDem Minta Pemerintah Gerak Cepat Respons Kasus Hepatitis Akut

"Kita rencananya akan memanggil Dinkes untuk mendapatkan penjelasan dari mereka sekarang posisi kasusnya seperti apa,” ujar Anggara di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (10/5).

Menurut dia, penjelaskan dari Dinkes DKI terkait akan berguna sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat agar tak terjadi banyak informasi tak benar atau hoaks yang beredar.

“Supaya apa yang dijelaskan Dinkes bisa lebih disosialisasikan ke masyarakat, karena kan masih simpang siur informasinya ya,” ungkapnya.

Ia juga berharap, Dinkes DKI dapat menjelaskan dan menyampaikan secara detail cara mengantisipasi penyakit hepatitis akut ini. Sehingga masyarakat dapat melakukan pencegahan, guna melindungi buah hatinya.

"Ada penjelasan yang memang mengerti untuk bisa masyarakat mendapatkan informasi," pungkas Anggara.

Baca Juga

Deteksi Dini Jadi Cara Dinkes DKI Tangani Hepatitis Akut Misterius

Diketahui, fenomena hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya, menjadi sorotan dunia setelah organisasi kesehatan dunia atau WHO menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 15 April 2022.

WHO sendiri menerima laporan ada 169 kasus di 12 negara, termasuk Indonesia. Di tanah air sendiri, diduga telah ditemukan di 3 kasus hepatitis akut hingga pasien meninggal dunia.

Atas kejadian itu, Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology). (Asp)

Baca Juga

Soal Hepatitis Akut Misterius, NasDem Minta Jajaran Anies Pantau Seluruh Faskes di DKI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Buka Peluang Koalisi dengan PDIP, NasDem Singgung Relasi Surya Paloh dan Megawati
Indonesia
Buka Peluang Koalisi dengan PDIP, NasDem Singgung Relasi Surya Paloh dan Megawati

Willy mengatakan koalisi NasDem dan PDIP bisa terjadi jika sepakat dengan figur-figur yang akan diusung menjadi capres-cawapres. Apalagi, salah satu tokoh yang akan diusung NasDem adalah kader PDIP, yakni Ganjar Pranowo.

PDIP Nyatakan tak akan Pilih Capres Berdasarkan Popularitas
Indonesia
PDIP Nyatakan tak akan Pilih Capres Berdasarkan Popularitas

PDIP menyatakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi pusat untuk menentukan siapa yang akan dipilih pada Pilpres 2024.

Proyek Satelit Kemhan Mulai Diselidiki, Panglima TNI Akui Indikasi Prajurit Terlibat
Indonesia
Proyek Satelit Kemhan Mulai Diselidiki, Panglima TNI Akui Indikasi Prajurit Terlibat

Jenderal TNI Andika Perkasa menyebutkan dirinya sudah dipanggil oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Selasa (11/1), terkait hal tersebut.

Prosedur Vaksinasi Anak 6-11 Tahun
Indonesia
Prosedur Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap

HUT Ke-98 Persis Solo, Gibran: Maine Ben Apik Meneh
Indonesia
HUT Ke-98 Persis Solo, Gibran: Maine Ben Apik Meneh

Persis Solo mengusung tanda pagar (tagar) yang diramaikan di lini massa yakni #Menan98angkit.

Bumbu Rendang, Nasi Goreng, Hingga Kopi Jadi Cenderamata Pembalap MotoGP
Indonesia
Bumbu Rendang, Nasi Goreng, Hingga Kopi Jadi Cenderamata Pembalap MotoGP

Sisi lain yang menarik ialah cenderamata berupa bumbu/bahan masakan/minuman khas Indonesia, sebagai cenderamata yang diberikan kepada para pembalap MotoGP

[HOAKS atau FAKTA]: Akting Penduduk Ukraina Berlarian Jadi Target Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Akting Penduduk Ukraina Berlarian Jadi Target Rusia

Beredar sebuah video di Twitter yang diklaim merupakan behind the scene seorang sutradara asal Ukraina mengambil video warga sipil berlarian untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Rusia menargetkan warga sipil dalam invasi operasi militernya.

Sertijab Pangkostrad Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Digelar Tertutup
Indonesia
Sertijab Pangkostrad Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Digelar Tertutup

Kadispenad memastikan Jenderal Dudung bakal memimpin acara serah terima jabatan tersebut. Sayangnya, acara tersebut digelar tertutup untuk kalangan wartawan dan kegiatan dokumentasi akan dilakukan oleh tim TNI AD.

Survei NSN: Gibran Masuk Empat Tokoh Potensial Jadi Gubernur DKI
Indonesia
Survei NSN: Gibran Masuk Empat Tokoh Potensial Jadi Gubernur DKI

Posisi Ganjar tetap dilematis, elektabilitas tinggi tetapi minim dukungan partainya sendiri

Kronologi Ade Armando Digulung Massa di DPR
Indonesia
Kronologi Ade Armando Digulung Massa di DPR

Pegiat media sosial Ade Armando babak belur dikeroyok massa di tengah demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR.