Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kolaborasi Ciptakan Layanan dan Infrastruktur Pengisi Daya Kendaraan Listrik

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 18 April 2023
Kolaborasi Ciptakan Layanan dan Infrastruktur Pengisi Daya Kendaraan Listrik

Jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di Indonesia tercatat sebanyak 588 unit yang tersebar di 257 lokasi. (Foto: Unsplash/dcbel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PT ABB Sakti Industri bersama PLN Icon Plus menandatangani nota kesepahaman dalam menjajaki berbagi peluang pengembangan infrastruktur daya kendaraan listrik di Indonesia. Acara penandatanganan yang dilakukan di Jakarta ini merupakan salah satu rangkaian acara penandatanganan di Pameran Hannover, Jerman pada 17 April 2023.

Berdasarkan data PT PLN (Persero), hingga Desember 2022, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di Indonesia tercatat sebanyak 588 unit yang tersebar di 257 lokasi. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, telah terjadi peningkatan signifikan sebesar 120,22 persen, dari sebelumnya berjumlah 267 unit di 197 lokasi.

Kerja sama ini meliputi pengkajian berbagai teknologi, diskusi terkait pengembangan layanan pengisi daya kendaraan listrik, penyediaan pengisi daya kendaraan listrik, dan pengembangan platform Charging Station Mangement System (CSMS).

Baca Juga:

Tips Ampuh Membeli Mobil Bekas agar Kamu Untung Besar

Kolaborasi Ciptakan Layanan dan Infrastruktur Pengisi Daya Kendaraan Listrik
Kolaborasi antara PT ABB Sakti Industri dan PLN Icon Plus. (Foto: PLN Icon Plus)

President Director of PT ABB Sakti Industri Gerard Chan mengatakan, saat ini Indonesia tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam hal adopsi transportasi kendaraan listrik, termasuk dalam penyediaan infrastruktur pengisian daya yang andal di berbagai wilayah Indonesia.

“Nota Kesepahaman antara ABB dan PLN Icon Plus ini menandai komitmen kedua perusahaan untuk mempererat kerja sama dalam pengembangan berbagai layanan terkait pengisi daya kendaraan listrik. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan untuk pemerintah dalam percepatan implementasi e-mobility di Indonesia,” jelas Chan, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com.

Kedua perusahaan akan bersinergi dalam penyediaan layanan pengisi daya kendaraan listrik yang mencakup namun tidak terbatas pada asesmen teknologi, studi pasar, pengembangan platform CSMS, aktivitas marketing, dan penyediaan perangkat pengisi kendaraan listrik (charger).

Baca juga:

Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Bahkan Kebal Ganjil Genap

Kolaborasi Ciptakan Layanan dan Infrastruktur Pengisi Daya Kendaraan Listrik
Saat ini Indonesia tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam hal adopsi transportasi kendaraan listrik. (Foto Unsplash Ernest Ojeh)

Di sisi lain, Vice President Electric Vehicle Services PLN Icon Plus Anne Aprina menyampaikan bahwa, pemerintah telah mempersiapkan berbagai regulasi untuk menyambut era kendaraan listrik dalam negeri. Regulasi ini dimulai dari Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang menjadi tonggak awal dimulainya era kendaraan listrik di Tanah Air.

Salah satu regulasi lainnya adalah adanya program insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian kendaraan bermotor listrik beroda empat dan bus yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2023 yang sudah berlaku sejak April 2023.

Ke depan, pertumbuhan industri kendaraan listrik akan semakin berkembang pesat, dan oleh karenanya PLN Icon Plus akan terus mengembangkan bisnis Beyond kWh terutama untuk mendukung Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai beserta seluruh ekosistemnya,” tutup Anne. (and)

Baca juga:

Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Bahkan Kebal Ganjil Genap

#Ramah Lingkungan #Mobil Listrik #Kendaraan Listrik #Motor Listrik #Sustainability
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Indonesia
Kolonel BU Diduga Pengatur Mark Up Motor Listrik BGN dari Korps Peralatan
Kejagung ungkap dugaan keterlibatan Kolonel BU dari Korps Peralatan dalam kasus mark up motor listrik BGN. Status masih saksi, proses hukum dilakukan lewat mekanisme koneksitas Jampidmil.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Kolonel BU Diduga Pengatur Mark Up Motor Listrik BGN dari Korps Peralatan
Indonesia
Dirdik Jampidsus Buka Dugaan Peran Kolonel TNI Aktif Atur Harga Mark Up Motor Listrik BGN
Kejaksaan Agung mengungkap dugaan keterlibatan kolonel TNI aktif dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penanganan dilakukan secara koneksitas dengan Jampidmil.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Dirdik Jampidsus Buka Dugaan Peran Kolonel TNI Aktif Atur Harga Mark Up Motor Listrik BGN
Indonesia
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Hadir di Banyumas, Intip Spesifikasi dan Keunggulannya
Becak listrik bantuan Presiden Prabowo mulai hadir di Banyumas. Simak spesifikasi, jarak tempuh, kapasitas, fitur LCD, harga Rp 23 juta, dan garansi lima tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Hadir di Banyumas, Intip Spesifikasi dan Keunggulannya
Indonesia
Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Kembali Ditunda Pemerintah
Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik mencakup masing-masing 100 ribu unit mobil listrik dan sepeda motor listrik pada tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Kembali Ditunda Pemerintah
Indonesia
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Yahya menyatakan aset bernilai ekonomis hasil pembiayaan uang rakyat harus mendatangkan manfaat optimal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Indonesia
Kejagung Amankan 17 Ribu Motor Listrik Hasil Mark Up BGN, Biar Tidak Tiba-Tiba Pindah Tangan
Kejagung menyegel 17.600 motor listrik terkait dugaan korupsi pengadaan di BGN. Eks Kepala BGN Dadan Hindayana jadi tersangka, nilai kontrak Rp1,035 triliun diduga mark up.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Kejagung Amankan 17 Ribu Motor Listrik Hasil Mark Up BGN, Biar Tidak Tiba-Tiba Pindah Tangan
Indonesia
Jampidsus Mulai Sasar Motor Listrik Hasil Mark Up eks Bos BGN, Gudang di Bogor Target Pertama
Pengadaan 21.801 unit motor senilai Rp1,035 triliun diduga mark up, bersama sepatu, tablet, dan televisi.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Jampidsus Mulai Sasar Motor Listrik Hasil Mark Up eks Bos BGN, Gudang di Bogor Target Pertama
Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Bagikan