Kisah Inspiratif di Balik Film dan Soundtrack  'Anak Garuda' Pressconfrence peluncuran produksi film dan peluncuran ost Anak Garuda (Foto: Mp/

BAND Cokelat didaulat untuk membawakan soundtrack film terbaru garapan sutradara Faozan Rizal berjudul Anak Garuda. Cokelat akan membawakan sebuah lagu yang berjudul sama dengan filmnya.

Salah satu personel Cokelat, Ronny Febry Nugroho, menceritakan keterlibatan mereka bermula dari pertemuan dengan pihak yang akan menggarap film itu. Ia mendapatkan sinopsis film Anak Garuda.

Baca Juga:

Kisah Inspiratif Olfarida, Siswi SMA Selamat Pagi Indonesia Asal Poso

Film yang diproduseri Verdi Solaiman itu mengisahkan Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. "Ketika melihat video profilnya, mata saya berkaca-kaca," kata Ronny di Surabaya, Sabtu (7/9) siang.

Menurut Verdi Solaiman, film Anak Garuda mengangkat topik yang tak biasa. Verdi menegaskan bahwa film tersebut mengangkat cerita yang menarik. Bahkan, menurut Verdi, film ini bisa menjadi sebuah motor untuk pergerakan Anak Garuda.

Ronny menimpali bahwa Cokelat merupakan band yang sangat concern dengan nasionalisme. "Kami ini musisi. Satu-satunya karya yang bisa kami berikan untuk bangsa ya melalui musik kami," terangnya.

Baca Juga:

Menapaki Jejak SMA Selamat Pagi Indonesia yang Inspiratif

Kisah di balik soundtrack Anak Garuda (Foto: Mp/Keenan Wahab)

Pada 2018 lalu, Cokelat telah merilis sebuah single berjudul Garuda. Setelah datang dan melihat langsung ke Batu, Cokelat akhirnya tahu bahwa Sekolah SPI punya lagu berjudul Anak Garuda.

"Ketika kami dengar, lagunya Indonesia banget. Cokelat merasa terhormat menjadi bagian dari film ini," ucapnya.

Namun, agar terdengar beda, aransemen diperbarui. Cukup berbeda jauh dari aransmen awal. Bagi Ronny, anak-anak SPI membawakan lagu itu seperti Cokelat di era 2002-2003.

Dalam lagu tersebut, ada beberapa perubahan yang dilakukan, dari mulai penyesuaian pada notasi, harmonisasi chord, beat lagu, bass line lagu, gitar, harmoni backsound, backing vocal, serta penambahan imbuhan string dan looping.

Dibutuhkan waktu dua bulan untuk membuat lagu bergenre pop rock alternative tersebut. Waktu itu digunakan untuk proses pembuatan hingga mixing dan mastering.

Lagu Anak Garuda telah resmi dirilis pada 15 Agustus lalu. Lagu itu juga sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify dan Joox. Sementara itu, untuk video liriknya pun sudah terdapat di kanal Youtube milik grup band Cokelat, pihak label, dan Youtube milik production house SMA Selamat Pagi Indonesia, yaitu Butterfly Pictures.(*)

Artikel ini merupakan kiriman Keenan Wahab, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga:

Nasionalisme di Balik Lagu dan Video Klip 'Anak Garuda'

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH