Kesehatan

Kiat Pekerja Shift Malam Kurangi Risiko Hipertensi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 23 Juli 2023
Kiat Pekerja Shift Malam Kurangi Risiko Hipertensi

Pekerja shift malam harus menjaga waktu tidur di pagi dan siang hari. (Foto: Unsplash/devn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIPERTENSI disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya ialah kurangnya waktu istirahat. Mereka yang waktu tidurnya tidak ideal, berisiko mengalami penyakit tekanan darah tinggi ini. Lantas, bagaimana dengan para pekerja shift malam, apakah mereka bisa terhindar dari hipertensi?

Para pekerja shift malam memang harus tetap terjaga di malam hari, sehingga mereka tidak bisa memiliki pola tidur seperti orang normal pada umumnya. Namun, dr. Bambang Widyantoro SpJP(K), PhD mengatakan begadang karena harus bekerja di malam hari tak selalu menjadi faktor seseorang mengalami hipertensi.

Baca Juga:

Menurut Bambang, yang perlu dipahami ialah hipertensi dapat mengintai apabila seseorang tidak cukup beristirahat. Maka dari itu, para pekerja shift malam kata Bambang bisa mengubah pola waktu tidurnya, yakni pada pagi dan siang hari. Untuk durasi waktu tidurnya, yakni tetap enam sampai delapan jam.

Menjaga durasi tidur mengurangi risiko hipertensi. (Foto: Unsplash/Shane)

"Bukan semata-mata begadang yang bisa meningkatkan risiko hipertensi. Pekerja shift malam punya waktu istirahat di daytime. Tentu itu tetap bisa menjaga risiko terkena berbagai macam penyakit, termasuk hipertensi," kata Bambang kepada merahputih.com saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Menjaga durasi tidur ideal, lanjut Bambang, memang sulit. Jangankan pekerja shift malam, bagi orang nan memiliki jam kerja normal juga sulit untuk menjaga waktu tidur malam. Meski begitu, ia menyarankan untuk tetap menjaga kualitas tidur apabila tidak bisa memenuhinya secara kuantitas.

Baca Juga:

Apa Benar Junk Food Punya Manfaat untuk Tubuh?

Selain itu, pola hidup yang baik juga harus tetap diterapkan. Ia mengatakan apabila pekerja shift malam masih merokok dan makan sembarangan, risiko terkena hipertensi akan semakin tinggi. "Ditambah lagi dengan rokok, makan gak dijaga, jarang olahraga, ya selesai lah (berisiko tinggi terkena hipertensi)," jelasnya.

Pekerja shift malam harus tetap meluangkan waktu untuk melakukan olahraga ringan. (Foto: Unsplash/Arek Adeoye)

Yang tidak kalah penting, Bambang menegaskan agar para pekerja shift malam tetap berusaha meluangkan waktu untuk berolahraga. Tidak perlu olahraga berat, cukup lakukan aktivitas ringan seperti berjalan.

"Meskipun ringan tapi bisa teratur (olahraga) itu bisa mengurangi risiko terkena hipertensi," tutup Bambang. (ikh)

Baca Juga:

Penyintas Hipertensi, Hindari Makanan Ini Saat Puasa

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Bagikan