Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Aipda Sofyan Korban Tewas Bom Bunuh Diri Astanaanyar Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pernyataan dalam konferensi pers di sekitar Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada korban bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Aipda Sofyan.

Penghargaan tersebut yaitu kenaikan pangkat luar biasa dari Aipda menjadi Aiptu Anumerta.

Baca Juga:

Polisi Periksa 3 Anggota Keluarga Pelaku Bom Bunuh Diri Astanaanyar

"Atas gugurnya almarhum, pimpinan Polri berdasarkan ST nomor STR/836/XII/KEP 2022 tanggal 7 Desember dan nomor 725 telah memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa kepada almarhum dari pangkat Aipda menjadi Aiptu Anumerta," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat konferensi pers di Bandung, Kamis (8/12).

Polri juga menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap korban peristiwa bom bunuh diri yang terjadi pada Rabu (7/12) pagi itu.

"Untuk itu, saya mengajak sejenak menundukkan kepala mendoakan almarhum," ucapnya.

Baca Juga:

Agus Sujatno Bawa 2 Bom di Dada dan Punggung saat Datangi Polsek Astanaanyar

Diberitakan sebelumnya, terjadi ledakan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung. Ledakan terjadi sekitar jam 08.20 WIB, saat mayoritas anggota tengah apel pagi.

Pelaku bom bunuh diri teridentifikasi bernama Agus Sujarno atau Agus Muslim yang terafiliasi kelompok Jamaah Ansharut daulah (JAD).

Pelaku sempat ditangkap dan dipenjara di Lapas Nusakambangan karena terlibat peristiwa bom yang terjadi di Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2017.

Ia dinyatakan bebas tahun 2021 hingga akhirnya berulah lagi dengan melakukan pengeboman di Polsek Astanaanyar. (Knu)

Baca Juga:

BNPT Cari Kelompok Pembantu Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Momen Jokowi dan Iriana Mengapit Megawati di Peresmian Masjid At-Taufiq
Indonesia
Momen Jokowi dan Iriana Mengapit Megawati di Peresmian Masjid At-Taufiq

Jokowi dan Iriana mengapit Megawati yang berada di posisi tengah ketika ketiganya berjalan menuju ke tempat peresmian masjid

Temui BEM UI, Luhut Klaim Tidak Pernah Usulkan Jokowi 3 Periode
Indonesia
Temui BEM UI, Luhut Klaim Tidak Pernah Usulkan Jokowi 3 Periode

Mantan Menko Polhukam itu mengklaim, tidak pernah mengusulan agar jabatan Joko Widodo sebagai Presiden RI bisa diperpanjang.

Ahli Epidemiologi: Penyebaran Omicron BA.4 dan BA.5 Berpotensi Jadi Gelombang Ketiga
Indonesia
Ahli Epidemiologi: Penyebaran Omicron BA.4 dan BA.5 Berpotensi Jadi Gelombang Ketiga

Masuk kasus Omicron baru subvarian BA.4 dan BA.5 di Indonesia perlu diwaspadai oleh pemerintah.

Anak Muda Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Anak Muda Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus COVID-19 di Jakarta

Kelompok produktif itu memiliki rentang usia 21 hingga 30 tahun.

4 Jenderal Polisi Ini Lulus Tes Tulis Calon Deputi Korsup KPK
Indonesia
4 Jenderal Polisi Ini Lulus Tes Tulis Calon Deputi Korsup KPK

Sebanyak empat jenderal polisi lulus seleksi tes tertulis calon Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jokowi Dipastikan Tidak Hadir di Acara Pembukaan Tahapan Pemilu 2024
Indonesia
Jokowi Dipastikan Tidak Hadir di Acara Pembukaan Tahapan Pemilu 2024

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tidak bisa menghadiri acara Pembukaan Tahapan Pemilu Serentak 2024. Acara tersebut akan digelar di Kantor KPU, Jakarta, hari ini (14/6), pada pukul 19.00 WIB.

DPR Anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk TV Ruang Kerja Anggota
Indonesia
DPR Anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk TV Ruang Kerja Anggota

DPR RI kembali menjadi sorotan dengan pengadaan barang dan jasa yang dianggap berlebihan.

Mendag Ajak Pengusaha Muslimah Perkuat Sektor Bisnis
Indonesia
Mendag Ajak Pengusaha Muslimah Perkuat Sektor Bisnis

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengajak perempuan pengusaha muslimah memperkuat sektor bisnis dan mengembangkan diskusi dalam setiap kesempatan untuk memajukan usaha perdagangan.

Pesan Jokowi ke Hary Tanoe: Hati-hati Pilih Capres-Cawapres
Indonesia
Pesan Jokowi ke Hary Tanoe: Hati-hati Pilih Capres-Cawapres

"Hati-hati milih capresnya, harus bener Pak Hary," ujar Jokowi.

ICW Ungkit 900 Hari Harun Masiku Belum Tertangkap
Indonesia
ICW Ungkit 900 Hari Harun Masiku Belum Tertangkap

Indonesian Corruption Watch (ICW) menyoroti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang belum berhasil menangkap mantan calon legislatif (caleg) PDIP itu setelah hilang selama 900 hari. ICW menilai saat ini lembaga antirasuah tak lebih dari sekedar retorik dan penuh kontroversi.