Sains
Jangan Jijik, Ini Manfaat Konsumsi Serangga Dari 1 juta spesies serangga, hanya 5.000 spesies yang dianggap berbahaya. (Unsplash/Jeremy Bezanger)

TANGANNYA meraup belalang goreng di piring tanpa ragu. Dia mengarahkannya ke mulut. Suara giginya mengunyah belalang goreng terdengar jelas. "Krauk... Krauk." Seperti suara orang mengunyah udang atau gorengan.

Harmini (40 tahun), pekerja rumah tangga itu, sudah biasa mengonsumsi belalang goreng. Di kampung halamannya, Wonogiri, dia mengonsumsinya sejak kanak-kanak. "Banyak yang bikin di sana. Keluarga bikin bukan buat dijual. Rasanya enak. Sedikit mirip udang," kata Harmini kepada merahputih.com.

Praktek menyantap serangga atau entomofagi bukan hal lumrah di Indonesia. Banyak orang merasa jijik dengan serangga. Membayangkannya saja sudah enek. Rasanya pasti tak karuan. Begitulah kesan banyak orang yang ditangkap oleh F.G. Winarno, Guru Besar Ilmu Pangan dan Teknologi Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Saat mengonsumsi serangga, masyarakat akan mengalami bias yang besar, baik dari segi psikologi maupun budaya. Padahal banyak diantara serangga yang memiliki rasa lezat," terang F.G. Winarno dalam Serangga Layak Santap : Sumber Baru bagi Pangan dan Pakan.

Baca juga:

Entomofagi, Praktek Menyantap Serangga di Berbagai Belahan Dunia

manfaat konsumsi serangga
Masyarakat di Gunung Kidul, Yogyakarta, mengonsumsi belalang sebagai lauk-pauk sehari-hari. (Unsplash/Bart Sokol)

Selain itu, serangga dipandang sebagai pengganggu atau hama. "Nyamuk dan lalat sering masuk ke rumah dan membawa penyakit, rayap menghancurkan furnitur berbahan kayu, dan beberapa serangga yang masuk ke makanan dapat memicu rasa jijik," terang I Made Adi Prema Nanda dalam "Analisis Risiko Penularan Zoonosis dari Serangga Konsumsi" termaktub dalam Jurnal Balairung, Volume 2, Nomor 2, Tahun 2020.

Tapi penelitian Food Agricultural Organization pada 2013 telah membuktikan sebagian besar anggapan itu tak benar. Dari 1 juta spesies serangga, hanya 5.000 spesies yang dianggap berbahaya. Sisanya digolongkan layak santap (edible insects).

"Lebih dari 1.900 spesies dilaporkan telah digunakan sebagai makanan. Serangga memberikan sejumlah manfaat ekologi yang penting bagi kelangsungan hidup umat manusia," tulis Arnold van Huis dkk dalam Edible Insects Future Prospects for Food and Feed Security.

Penelitian lainnya menyatakan kandungan gizi serangga tergolong tinggi. "Serangga dapat memenuhi kebutuhan nutrisional dari manusia dan kebanyakan mengandung asam amino penting yang diperlukan oleh tubuh," catat Lutfi Afifah dalam "Entomophagy : Serangga sebagai Sumber Protein Alternatif dalam Perspektif Keamanan Pangan", termuat di Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Entomologi Indonesia Cabang Bandung Tahun 2017.

Nilai gizi yang terkandung dalam serangga layak santap telah lama diakui oleh World Health Organization. "Serangga layak santap juga telah dinyatakan bagus untuk memenuhi kekurangan protein bagi penduduk miskin, termasuk mereka yang positif terkena HIV--menuntut asupan protein tinggi untuk melawan kerusakan fungsi imunitas.

Serangga juga disimpulkan mempunyai risiko lebih rendah menularkan penyakit kepada manusia (zoonosis) dibandingkan hewan ternak seperti sapi, kambing, babi, dan unggas. "Sampai saat ini belum ada bukti bahwa serangga konsumsi dapat menularkan zoonosis pada manusia karena hubungan kekerabatan antara serangga dan manusia sangat jauh. Kemungkinan penularan penyakit melalui permukaan tubuh serangga dapat diatasi dengan pengolahan yang tepat sebelum konsumsi," tambah I Made Adi Prema Nanda.

Baca juga:

Kaviar Serangga dari Meksiko

manfaat konsumsi serangga
Orang Ciamis mengolah jangkrik goreng, orang Jawa Timur menjual rempeyek laron, dan orang Papua mengenalkan sate ulat sagu. (Unsplash/Harish Shiravarman)

Beberapa kelompok masyarakat di Indonesia mempunyai kebiasaan menyantap serangga. Masyarakat di Gunung Kidul, Yogyakarta, mengonsumsi belalang sebagai lauk-pauk sehari-hari. Sebagian mereka menjualnya sebagai tambahan penghasilan.

"Belalang yang diolah masyarakat Gunung Kidul adalah jenis belalang kayu yang banyak hidup di dahan pohon jati dan semak belukar. Penduduk mengolah belalang goreng menjadi 3 rasa, yaitu rasa gurih, pedas dan manis," urai Pratiwi Girsang dalam "Serangga, Solusi Pangan Masa Depan", terkandung dalam Jurnal Pembangunan Perkotaan Volume 6, Nomor 2, Juli-Desember 2018.

Potensi serangga juga ditangkap oleh masyarakat Ciamis, Jawa Barat; Jawa Timur; dan Papua. Orang Ciamis mengolah jangkrik goreng, orang Jawa Timur menjual rempeyek laron, dan orang Papua mengenalkan sate ulat sagu.

Di sebalik manfaatnya, serangga tak lepas dari kemungkinan membawa alergi bagi beberapa orang. "Serangga dan Crustacea (udang) secara umum mengandung senyawa alergen sehingga selalu berpeluang menimbulkan reaksi alergi," terang F.G. Winarno.

Winarno mengingatkan pula bahwa nilai gizi yang terkandung dalam serangga akan sangat bervariasi karena perbedaan spesies satu sama lain. Juga lantaran perbedaan cara pengolahan dan penyajiannya. Apakah itu dikeringkan, direbus, atau digoreng.

Seperti pada sumber pangan lainnya, potensi penyebaran bakteri dari serangga juga masih ada. Tapi ini bisa diatasi oleh pendinginan, pembekuan, dan pemasakan seperti yang diterapkan pada daging sapi, unggas, dan ikan. Dengan begitu, potensi perkembangbiakan bakteri dapat dicegah. (dru)

Baca juga:

Maknyus, Belalang Goreng Rasa Udang dari Gunungkidul

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Huawei MatePad, Memberikan Pengalaman PC
Fun
Huawei MatePad, Memberikan Pengalaman PC

Gawai yang tepat dapat membantumu dalam menyeimbangkan dan memudahkan kewajiban pekerjaan.

Instagram Bagikan Tips Bermedia Sosial yang Aman
Fun
Instagram Bagikan Tips Bermedia Sosial yang Aman

Instagram terdapat fitur dan pengaturan yang bisa digunakan agar pengguna tak terganggu dengan konten negatif.

Mengungkap 5 Mitos Tabir Surya yang Bikin Gagal Paham
Fun
Mengungkap 5 Mitos Tabir Surya yang Bikin Gagal Paham

Banyak orang masih salah paham tentang tabir surya.

'The Last of Us part I' akan Hadir di PlayStation 5 dan PC pada September 2022
Fun
'The Last of Us part I' akan Hadir di PlayStation 5 dan PC pada September 2022

Gim ini hadir dengan grafis dan resolusi hingga 4K yang dikenal 'renyah' dari segi ketajaman.

Pakar Sarankan Lakukan Hal Ini saat Tiba di Kampung Halaman
Fun
Pakar Sarankan Lakukan Hal Ini saat Tiba di Kampung Halaman

Rangkaian kegiatan yang perlu kamu lakukan setibanya di kampung halaman.

Koleksi Terbaru Kolaborasi Cardi B Bersama Reebok
Fashion
Koleksi Terbaru Kolaborasi Cardi B Bersama Reebok

Kolaborasi ini terinspirasi dari kota kelahiran Cardi B, New York.

Super Junior Akan Gelar Konser di Indonesia
ShowBiz
Super Junior Akan Gelar Konser di Indonesia

Boy band yang terbentuk sejak 2005 ini membuka "Road" dengan menggelar tiga konser di Seoul pada 15-17 Juli.

Diet Militer Cara Cepat Langsing
Fun
Diet Militer Cara Cepat Langsing

Diet militer ini membutuhkan disiplin yang ketat.

Ini Mobil Dinas Ratu Elizabeth II, Bentley State Limousine
ShowBiz
Ini Mobil Dinas Ratu Elizabeth II, Bentley State Limousine

Harganya mencapai Rp 201 miliar, mobil termahal yang pernah dibuat untuk pemimpin negara.

Benarkah Weezer Bakal Mengguncang Panggung Soundrenaline 2022?
Hiburan & Gaya Hidup
Benarkah Weezer Bakal Mengguncang Panggung Soundrenaline 2022?

Sontak poster tersebut memancing tanda tanya besar para penikmat musik Tanah Air.