Jajanan Kaki Lima Kekinian Khas Yogyakarta, Murah dan Lezat! Jajanan khas Yogyakarta (Foto: Instagram/@ondeondepakdjadi)

DAERAH Istimewa Yogyakarta terkenal dengan keindahan alam dan budaya yang kaya. Menjadi destinasi yang selalu diserbu para pelancong dalam negeri maupun mancanegara. Lebih dari itu, Jogja juga memiliki segudang jajanan kaki lima khas yang ramah di kantong dan tak kalah lezat. Jadi, disarankan buat kamu yang melancong ke Kota Pelajar tersebut untuk mencobanya. Nih beberapa pilihannya!

Baca juga:

5 Kuliner Unik Khas Natuna yang Harus Kamu Cicipi

Rujak Es Krim

View this post on Instagram

#kulinerkekinian #kulinerjogja #jogjakuliner #grabfoodid

A post shared by RUJAK ES KRIM JOGJA (@rujakeskrimbangjack) on

Rujak es krim Pak Paino bisa ditemukan di daerah Pakualaman. Menawarkan campuran beraneka ragam potongan buah-buahan dan es krim, menghasilkan cita rasa yang sangat menyegarkan. Kamu dapat mencobanya hanya dengan membayar Rp 5 ribu per porsi.

Es Buah PK

Berada di Jalan Kyai Mojo 111, Tegalrejo, tempat ini berdiri sejak tahun 1973. Terkenal dengan sensasi yang menyegarkan karena terdiri dari berbagai campuran. Seperti buah alputkat, nangka, sawo, kelapa muda, cincau hitam, susu cokelat dan serutan es. Pelanggan es buah PK datang dari penjuru kota. Seporsi es buah PK dijual seharga Rp 6 ribu saja.

Jenang

Merupakan jajanan yang terkenal dari zaman dulu. Jenang disajikan menggunakan wadah unik dengan pincuk dari daun pisang. Jenis yang ditawarkan bermacam-macam, seperti sumsum putih, sumsum manis, mutiara, candil dan gempol.

Banyak terdapat di daerah Yogyakarta, salah satunya di Jalan Hayam Wuruk daerah Danurejan. Harga satu pincuk jenang dijual Rp 4 ribu saja.

Baca juga:

Tak Selalu Pedas, Minangkabau Juga Punya Kuliner Khas yang Manis

Wedang Tahu

Wedang tahu sangat cocok dimakan dalam keadaan hangat. Memiliki tekstur lembut, wedang tahu cocok dikonsumsi saat pagi hari. Penyajian wedang tahu memakai tambahan kuah jahe dan gula.

Wedang tahu Bu Sukardi merupakan salah satu yang paling terkenal di Yogyakarta. Berlokasi di Jalan Asem Gede 14, Jetis, berada persis di seberang gudeg Bu Djuminten. Seporsi porsi wedang tahu cuma Rp 6 ribu.

Lupis Mbah Satinem

Berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro, di Timur Pesona Tugu Yogyakarta. Pertama kali berjualan di tahun 1963, lupis legendaris ini tetap menyajikan rasa dan aroma berkualitas.

Seporsi lupis dengan campuran kelapa dan cairan gula merah ini dijual hanya Rp 5 ribu. Mulai berjualan dari pukul 06.00 hingga 08.00 pagi. Pelanggan disaranakan datang lebih pagi untuk mendapatkan nomor antrian.

Onde-onde

View this post on Instagram

Onde Onde Pak Djadi buka setiap hari yaaa :) . . . . .------------------------------------------------- . ???? Onde Onde Pak Djadi ???? ???? 0896 7161 8018 ???? Available with GO-FOOD. . ???? Cabang 1. Depan Pasar Beringharjo, Jalan Malioboro. (Depan Bank BPD DIY Malioboro) ? 15.30 - 21.00. . ???? Cabang 2. Perempatan Progo & TBY (Taman Budaya Yogyakarta) ? 13.00 - 18.00 ------------------------------------------------- . . . . . #kuetradiaional #streetfood #kulinerjogja #jajananpasar #foodhunter #streetfoods #kuetradiaional #jajanantradisional #foodculture #foodtravel #urbanfood #jogjafood #jogjakuliner #makandijogja #kulinerjogja #foodgramyk #indonesiansnack #masakanindonesia #kulinerindonesia #ondeonde #klepon #puthu #cenil #lumpia

A post shared by Onde Onde Pak Djadi (@ondeondepakdjadi) on

Terkenal dengan cita rasa yang lezat, onde-onde menggunkan isi kacang hijau yang lembut dan bertaburan wijen pada lapisan luarnya.

Salah satu yang paling terkenal adalah yang berdagang di depan Gardena Departement Store, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dikenal dengan nama onde-onde Gardena. Untuk menyantapnya, kamu cuma perlu membayar Rp 2 ribu per buahnya. (lgi)

Baca juga:

Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali

Kredit : leonard


Ananda Dimas Prasetya