Jaga Kualitas Udara di Dalam Rumah dengan Langkah Tepat Ini Udara yang bersih di dalam rumah bisa menjauhkanmu dari berbagai penyakit (Foto: pixabay/tungnguyen0905)

BANYAK orang yang rajin membersihkan rumah, namun mengabaikan kualitas udara di dalamnya. Padahal, polusi udara tak hanya di luar ruangan, namun di dalam rumah yang bisa memengaruhi kualitas udara yang dihirup sehari-hari.

Penting untuk memperhatikan kualitas udara di dalam rumah, sebab, berpengaruh pada kondisi kesehatan penghuninya. Bila kualitas udara di dalam rumah kamu buruk, maka risiko terkena penyakit akan lebih besar.

Baca juga:

Rumah Cermin, Karya Unik Terbaru Karya Seniman Amerika

Polusi udara merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan yang mengancam nyawa. Menurut data WHO, angka kematian akibat polusi udara mencapai 7 juta orang. Sekitar 3,3 juta di antara meninggal lantaran pengaruh udara yang buruk di dalam ruangan.

Sejumlah hal yang bisa menyebabkan kualitas udara di rumah menjadi buruk, antara lain yakni asap rokok, debu, pestisida, gas, jamur, material bangunan, atau serbuk sari.

Dalam jangka panjang, berbagai zat penyebab polusi udara tersebut berisiko menyebabkan gangguan kesehatan. Seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit jantung koroner, emfisema, kanker, dan stroke.

Selain itu, kualitas udara yang buruk bisa berpotensi memperparah kondisi beberapa penyakit, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, gangguan jantung, diabetes, serta membahayakan kehamilan dan janin.

Nah, Alodokter, berbagi tips untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah agar tetap menyehatkan. Apa saja caranya?

bersihkan karpet dengan vacum cleaner (Foto: pixabay/analiseart)

Langkah pertama yakni dengan rutin membersihkan rumah secara menyeluruh. Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner, dan rapikan barang-barang yang berantakan guna mengurangi penumpukan debu dan jamur. Lakukan kegiatan itu secara rutin, minimal seminggu sekali.

Baca juga:

Wisata Unik Rumah Barbie di Luak Limopuluah

Kemudian, cara kedua gantilah penyaring udara pada AC. Bersihkan AC secara rutin, khususnya di bagian filter atau penyaring udara. Kalau sudah bersih, debu dan polutan di dalam filter, tak bersirkulasi kembali ke dalam ruangan.

AC yang jarang dibersihkan berisiko meningkatkan penggunaan energi, yang berdampak pada biaya listrik kamu yang meningkat dan tak ramah lingkungan.

Pentingnya membersihkan secara rutin filter udara AC (Foto: pixabay/giscka)

Ketiga, tempatkan tanaman di dalam rumah agar menjadi sumber oksigen bagi tubuh. Tapi di sisi lain, tanaman bisa memicu perkembangan jamur yang jadi sumber polusi di dalam rumah. Bila kamu mudah alergi, sebaiknya jangan menyimpan tanaman di dalam rumah.

Keempat, bukalah jendela rumah setiap hari. Ventilasi berfungsi untuk membuat sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lancar. Buka jendela rumah khususnya di siang hari. Dengan begitu, udara kotor di dalam rumah bisa bergerak keluar, dan rumah terasa lebih segar.

Terakhir, pasang alat pembersih udara sebagai solusi bila kamu alergi debu atau partikel di udara. Alat itu bisa berfungsi untuk membersihkan polutan yang berpotensi menggangu kesehatanmu. Meski mungkin tak akan membersihkan udara secara menyeluruh, setidaknya pembersih udara mampu mengurangi tingkat polusi udara di rumah. (ryn)

Baca juga:

'Rumah Pie' Mendadak Viral di Media Sosial, Ini Penyebabnya

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH