Jack Ma Donasikan 500 Ribu Alat Tes Corona dan 1 Juta Masker ke Amerika Jack Ma. (Facebook/alibabagroupofficial)

Merahputih.com - Miliuner asal Tiongkok sekaligus pendiri grup Alibaba, Jack Ma akan mendonasikan 500.000 alat tes virus corona dan 1 juta masker ke Amerika Serikat untuk mengatasi wabah di negara tersebut.

Melalui yayasan amal miliknya dan Alibaba Foundation, Jack Ma sudah berdonasi ke Spanyol, Italia, Korea dan Jepang.

Baca Juga:

Apple dan Google Awasi Ketat Aplikasi Guna Cegah Hoaks Seputar Corona

"Pandemik yang kita hadapi sekarang tidak lagi hanya bisa diatasi satu negara saja," kata Ma dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip Antara, Sabtu (14/3).

Dia berpendapat tes yang cepat dan akurat serta perlindungan yang memadai bagi para tenaga kesehatan merupakan cara yang paling efektif untuk menanggulangi sebaran virus corona.

CEO Alibaba Jack Ma sumbang satu juta masker untuk Jepang karena miliki hubungan baik (Foto: mainichi)

Mark Zuckerberg dan Bill Gates, masing-masing pendiri Facebook dan Microsoft, juga akan memberikan dana untuk memperluas jangkauan tes virus corona di beberapa wilayah.

Tes virus corona di Amerika Serikat terkendala distribusi alat dari pemerintah federal, beberapa hasil tes dinyatakan tidak akurat.

Baca Juga:

Apple Alami Kekurangan Stock iPhone Akibat Virus Corona?

Dari sekitar 122.000 orang yang terinfeksi virus corona di seluruh dunia, terdapat lebih dari 1.660 orang AS yang terserang virus tersebut. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan
Indonesia
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan

Hal ini, karena pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap 305 anak ini telah meninggal dunia.

Rayakan HUT Polri Ke-74 di Tengah Pandemi, Polisi Janji Akan Terus Berbenah
Indonesia
Rayakan HUT Polri Ke-74 di Tengah Pandemi, Polisi Janji Akan Terus Berbenah

HUT Bhayangkara harus jadi momentum bagi anggota Polri untuk berbenah menjadi lebih baik.

Cakada Bawa Massa Saat Daftar ke KPU, Begini Respon Bawaslu
Indonesia
Cakada Bawa Massa Saat Daftar ke KPU, Begini Respon Bawaslu

Dugaan pelanggaran ini terkait dengan jumlah massa yang datang ke kantor KPU setempat saat hendak mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada Serentak 2020.

Penyidik Selidiki Aliran Duit dari Djoko Tjandra ke Brigjen Prasetijo
Indonesia
Penyidik Selidiki Aliran Duit dari Djoko Tjandra ke Brigjen Prasetijo

"Sampai saat ini kami belum menerima perkembangan, itu pasti akan sampai ke sana, bertahap pasti akan sampai ke sana," kata Awi

'Long Span' Terakhir LRT Jabodebek Akhirnya Tersambung
Indonesia
'Long Span' Terakhir LRT Jabodebek Akhirnya Tersambung

Pembangunan di atas parkiran bawah tanah itu menjadi tantangan bagi tim pelaksana

Disiplin Masyarakat Rendah, COVID-19 Makin Betah di Indonesia
Indonesia
Disiplin Masyarakat Rendah, COVID-19 Makin Betah di Indonesia

Iran, Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang sudah mengalami penurunan kasus, namun di Indonesia masih mengalami peningkatan

Anies Dengar Cerita Penggali Kubur yang Bekerja di Bawah Terik Matahari dan Lampu Sorot
Indonesia
Anies Dengar Cerita Penggali Kubur yang Bekerja di Bawah Terik Matahari dan Lampu Sorot

Mereka menggali dan memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19

Kisah Relawan Tidak Boleh Nengok Jarum Suntik Saat Divaksin
Indonesia
Kisah Relawan Tidak Boleh Nengok Jarum Suntik Saat Divaksin

"Cairan di suntikannya ga dilihatin, saya lihat yang nyuntik saja ga boleh. Saya tanya kenapa, katanya prosedurnya, SOP-nya begitu, masih uji coba," kata Arif

Merapi Meletus, BPPTKG Imbau Warga Tutup Sumber Air
Indonesia
Merapi Meletus, BPPTKG Imbau Warga Tutup Sumber Air

BPPTKG mengimbau warga Lereng Merapi untuk menutup sumber air dan memakai masker agar tidak terkena debu dari letusan Gunung Merapi.

KPK Jebloskan Koruptor di Sumatera Utara ke Lapas
Indonesia
KPK Jebloskan Koruptor di Sumatera Utara ke Lapas

Eksekusi tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 645K/Pid.Sus/2020 tanggal 10 Maret 2020.