Ivana Marie Mantan Istri Donald Trump Meninggal Dunia

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 15 Juli 2022
Ivana Marie Mantan Istri Donald Trump Meninggal Dunia

Ivana Marie Trump. (Foto: Instagram @ivanatrumpdan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ivana Marie, mantan istri Donald Trump dan ibu dari tiga anak tertuanya, meninggal pada usia 73 tahun, Kamis, 14 Juli 2022. Kabar itu dikonfirmasi Trump lewat pernyataan yang dirilisnya.

"Dengan duka yang mendalam kami umumkan meninggalnya ibunda tercinta, Ivana Trump. Ibu kami adalah wanita yang luar biasa -- kekuatan dalam bisnis, atlet kelas dunia, kecantikan yang bersinar, dan ibu serta teman yang peduli," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari The Sun, Jumat (15/7).

Baca Juga:

Elon Musk Berencana Mengembalikan Akun Twitter Donald Trump

Pasangan itu menikah pada 1977 dan bercerai pada 1992. Mereka memiliki tiga anak bersama: Donald Jr., Ivanka dan Eric.

"Ivana Trump adalah seorang yang selamat. Dia melarikan diri dari komunisme dan ke negara ini. Dia mengajari anak-anaknya tentang ketabahan dan ketangguhan, kasih sayang dan tekad," kata keluarga Trump dalam sebuah pernyataan. Dia dibesarkan di bawah pemerintahan Komunis di bekas Cekoslowakia.

Baik pernyataan keluarga Trump maupun postingan dari mantan presiden tidak menyebutkan penyebab kematiannya, tetapi seorang juru bicara polisi mengatakan dia ditemukan tewas di tangga dan tidak ada dugaan sebagai korban kekerasan.

The New York Times, mengutip pejabat penegak hukum yang tidak disebutkan namanya, mengatakan, kejadian itu tampak tidak disengaja dan dia mungkin jatuh dari tangga.

Baca Juga:

Putin Larang Joe Biden dan Tokoh AS Masuk Rusia, Trump Masih Boleh

Departemen Pemadam Kebakaran New York mengatakan mereka tiba di apartemen Ivana di Upper East Side, Manhattan, pada 12.39 siang, Kamis, 14 Juli 2022, setelah menerima telepon darurat. Suara di telepon memberi tahu bahwa seseorang mengalami serangan jantung.

Ivana dinyatakan telah meninggal dunia saat petugas datang, kata NYPD kepada The US Sun. Mereka menilai tidak ada yang mencurigakan dan kematiannya karena sebab alami.

Mantan Presiden AS Trump pernah menyebut mantan istrinya sebagai perempuan yang cantik dan mengagumkan yang menjalani 'kehidupan hebat dan inspirasional'.

"Saya sangat sedih untuk memberi tahu semua orang yang mencintainya, yang ada banyak, bahwa Ivana Trump telah meninggal di rumahnya di New York City," tulis Trump di platform Truth. (Bob)

Baca Juga:

Trump Serang Facebook, Twitter, dan Google, Ini Alasannya

#Donald Trump #Meninggal Dunia #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Saat ini menjabat sebagai Managing Editor di Merah Putih Media, dengan rekam jejak kontribusi di The Straits Times, Indozone, dan Koran Sindo, serta pengalaman strategis di Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan DPRD DKI Jakarta. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Bagikan