Ini Akibatnya Kalau Menahan Pipis! Bisa Gangguan Ginjal Menahan buang air kecil sangat berisiko. (Foto: Pexels/Tim Mossholder)

SEJAK anak-anak, kita telah diajarkan untuk bisa menahan pipis dan pup agar sesuai tempat dan waktu. Namun karena banyaknya kegiatan dan terkadang tidak ada kamar kecil di sekitar, kamu malah menahan untuk membuang air kecil.

Kalau menahannya hanya sekali-dua kali tidak masalah. Namun kalau kamu sering menahannya, akibatnya serius.

Baca Juga:

Konsumsi 5 Makanan Ini Untuk Meredakan Kram Perut Haid dan 'Mood' yang Kacau


1. Otot dasar panggul tidak berfungsi maksimal

pipis
Menahan pipis bisa membuatmu tidak lagi bisa mengontrol urin dengn sempurna. (Foto Pixabay/derneuemann)


Kandung kemih orang dewasa hanya mampu menahan kira-kira dua gelas air atau 470 ml air. Semantara anak-anak bahkan lebih sedikit lagi yaitu kira-kira 120 ml. Kandung kemih merupakan otot, dan jika kandung kemih terlalu banyak bekerja, maka itu bisa mempengaruhi otot dasar panggul kamu. Otot ini berfungsi sebagai pengontrol apakah kamu akan menahan urinmu atau mengeluarkannya. Akibatnya, kamu akan sulit mengontrol urin kamu sehingga meningkatkan kemungkinan kamu mengompol.


2. Otakmu tidak lagi tahu kapan harus buang air kecil

otak
Otak tak mengirimkan sinyal pipis. (Foto: Pixabay/VSRao)


Jika kamu sering menahan buang air kecil, maka kandung kemih akan semakin membentang. Dilansir dari Huffington Post, Dr. Chamandeep Bali, seorang dokter naturopati di Toronto Naturopathic Health Clinic mengatakan bila kandung kemih telah membentang, maka otakmu bisa kehilangan kemampuannya memberikan sinyal buang air kecil. Jika ini terjadi kamu bisa tiba-tiba buang air kecil tanpa ada pemberitahuan alias mengompol.

Baca Juga:

Benarkah Gula Meningkatkan Risiko Diabetes?

3. Infeksi saluran kemih

pipis
Hati-hati dengan infeksi saluran kemih. (Foto thelist.com)


Akibat ini berbahaya bila terlalu sering menahan pipis. Meskipun bukan dampak langsung dari menahan urin, tetapi tubuhmu akan menjadi tempat bakteri berkembang biak yang bisa menjadi penyebab infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih, terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih yang kemudian memberikan gejala seperti rasa terbakar, pipis berkali-kali, dan nyeri panggul.


4. Gangguan ginjal

pipis
Ginjal dapat terganggu bila air seni kembali ke arah ginjal. (Foto: Pexels/rawpixelcom)


Menurut The Kidney and Urology Foundation jika urin naik kembali ke saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan ginjal, maka hal tersebut bisa menyebabkan infeksi dan kerusakan ginjal. Berbahaya sekali!

Jika kamu sedang dalam perjalanan, di ruang meeting, atau berada dimanapun yang tidak memungkinkanmu untuk pergi ke toilet, hindari konsumsi alkohol dan kafein yang bisa meningkatkan produksi urin dalam tubuh. (shn)

Baca Juga:

Kamu Sering 'Ngegas' Saat Lapar? Ini Dia Penjelasan Ilmiahnya


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH