Benarkah Gula Meningkatkan Risiko Diabetes? Diabetes bisa muncul karena banyak mengonsumsi gula (Foto: Pixabay/feelphotoz)

DIABETES adalah penyakit kronis yang terjadi karena kenaikan gula darah atau kadar glukosa darah. Dikatakan bahwa makan banyak gula dapat meningkatkan risiko diabetes. Selain itu, diet, gaya hidup, dan genetika juga berperan dalam meningkatkan risiko diabetes.

Meningkatnya kadar gula dalam darah terjadi ketika pankreas berhenti memproduksi cukup insulin, suatu hormon yang membantu glukosa masuk ke dalam sel, guna disimpan atau digunakan untuk energi. Insulin membantu menstabilkan kadar gula darah kamu dan mencegahnya agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Baca juga:

Belut Bisa Membantu Regenerasi Kulit

Diabetes terbagi menjadi dua Tipe (Foto: Pixabay/Tumisu)
Diabetes terbagi menjadi dua Tipe (Foto: Pixabay/Tumisu)

Penyakit ini terdiri dari dua tipe. Tipe 1 disebabkan tubuh tidak bisa menghasilkan insulin. Sementara diabetes tipe 2 terjadi karena tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya secara efektif. Kasus diabetes paling banyak adalah tipe 2.

Seperti yang dijelaskan pada paragraf pertama, terlalu banyak mengonsumsi gula bisa menyebabkan diabetes. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang minum minuman manis setiap hari memiliki risiko 25% terkena diabetes tipe 2.

Baca juga:

Playlist Lagu Ini Bisa Memberikan Rasa Nyaman dan Meningkatkan Kepercayaan Diri

Hubungan antara asupan gula dan diabetes sangat kuat. Bahkan para peneliti percaya bahwa gula meningkatkan risiko diabetes baik secara langsung maupun tidak langsung. Itu karena dampak fruktosa terhadap hati, menyebabkan penyakit hati berlemak dan resistensi insulin lokal.

Gula sangat berpengaruh terhadap munculnya diabetes (Foto: Pixabay/stevepb)
Gula sangat berpengaruh terhadap munculnya diabetes (Foto: Pixabay/stevepb)

Semua ini memicu produksi insulin yang tak normal di pankreasmu dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Secara tidak langsung, kelebihan asupan gula menyebabkan kenaikan berat badan dan peningkatan lemak tubuh, yang bekerja sebagai faktor risiko terpisah untuk pengembangan diabetes.

Tapi apakah semua gula yang ditemukan di dalam makanan menyebabkan diabetes? Jawabannya tidak. Gula yang ditemukan secara alami dalam buah-buahan dan sayuran dicerna serta diserap lebih lambat. Sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Baca juga:

Bahaya di Balik Kelezatan Kentang Goreng

Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa makan setidaknya satu porsi buah per hari menurunkan risiko diabetes sebesar 7-13 persen, dibandingkan dengan tidak makan buah. Tapi pemanis alami seperti sirup maple, madu, gula kelapa dan sirup agave tetap mengandung banyak fruktosa dan sukrosa. Jadi, konsumsilah dalam jumlah sedang.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH