[HOAKS atau FAKTA]: Gubernur Anies Mengecat Atap Rumah Warga untuk Antisipasi Banjir Tangkapan layar media sosial soal hoaks Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk cegah banjir. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Fitriani Habibah membuat posting dengan klaim yang menyatakan bahwa Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

Dalam unggahannya ditambahkan pula foto pemukiman warga yang tampak berwarna warni, serta foto underpass di sekitar Stasiun Sudirman.

Postingan yang di-upload pada 19 Januari 2021, beredar bersamaan dengan postingan akun Instagram @dkijakarta yang memperlihatkan foto pemukiman warga di kawasan Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sudah dicat warna-warni.

Foto tersebut kemudian menimbulkan pro kontra khususnya warganet, terkait kebijakan Anies Baswedan untuk memperindah penampilan kota.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengan Air Garam Redakan COVID-19

NARASI:

"Antisipasi banjir Jakarta “gubernurku” Anis Rasyid Baswedan mengecat atap rumah warga (ga nyambung banget).

Kampret di kasih liat cat dan lampu warna warni aja girangnya minta ampun, heboh Anis keren Anis hebat, lu pikir harga cat dan lampu itu berapa sih pret

*foto underpass di sekitar Stasiun Sudirman dan pemukiman warga di sekitar flyover Jakarta Selatan"

Tangkapan layar media sosial soal hoaks Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk cegah banjir. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar media sosial soal hoaks Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk cegah banjir. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

FAKTA:

Klaim bahwa pembuatan kampung warna-warni untuk mencegah banjir di Jakarta adalah tidak benar. Setelah dilakukan pencarian fakta, diketahui bahwa dilakukannya pengecatan permukiman warga di sekitaran flyover, Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan adalah untuk estetika.

Anies telah merencanakan pengecatan sejak Agustus 2020. Ia meminta Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali untuk membicarakan rencana pengecatan tersebut dengan warga. Adapun tujuan dari pengecatan tersebut adalah agar pemandangan di sekitar flyover lebih cantik.

Sebelumnya, Pemrov DKI pada tahun 2018 juga telah menginisiasi pengecatan rumah perkampungan warga. Bersumber dari kompas.com, Gubernur Anies Baswedan mengupayakan pengecatan permukiman warga yang dekat dengan lokasi Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Tujuannya adalah untuk “beautifikasi” kampung.

“BUMN mendukung ‘beautifikasi’ kampung Jakarta,” ungkap Anies.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Bersama Seorang Wanita di Atas Ranjang

KESIMPULAN:

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa upaya pengecatan permukiman penduduk di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan adalah untuk estetika bukan mencegah banjir. Sehingga klaim Fitriani Habibah adalah HOAX dan termasuk kategori FALSE CONTEXT. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Validasi Dokumen Perjalanan Kini Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Validasi Dokumen Perjalanan Kini Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi

Kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor 847 Tahun 2021 Tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan Bagi Pengguna Transportasi Udara Yang Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi.

Warga Jakarta Bisa Tes Usap Antigen di Polsek
Indonesia
Warga Jakarta Bisa Tes Usap Antigen di Polsek

Kegiatan tersebut mengiringi berjalannya 3 T

Dinkes DKI Tegaskan Moderna Bukan untuk Vaksin Booster Masyarakat Umum
Indonesia
Dinkes DKI Tegaskan Moderna Bukan untuk Vaksin Booster Masyarakat Umum

Vaksin COVID-19 jenis Moderna tidak diberikan untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster masyarakat umum.

Mendagri Terbitkan Aturan Perayaan HUT ke-76 Kemerdekaan RI
Indonesia
Mendagri Terbitkan Aturan Perayaan HUT ke-76 Kemerdekaan RI

"Perayaan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2021 agar dilaksanakan secara sederhana tanpa mengurangi kekhidmatan atas peringatan hari bersejarah bagi Negara Republik Indonesia," demikian kutipan surat edaran tersebut.

Eks Dirut Sarana Jaya Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Eks Dirut Sarana Jaya Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Yoory merupakan salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini

 Bisnis Tes PCR Menjamur, Kemenkes: Tanggung Jawab Pemda
Indonesia
Bisnis Tes PCR Menjamur, Kemenkes: Tanggung Jawab Pemda

Penyesuaian harga pemeriksaan PCR itu dilakukan sesuai dengan kondisi yang ada. Termasuk soal harga pasar, supply, dan jenis yang sampai saat ini untuk reagen sendiri mencapai 200 merek dengan variasi harga.

KPK Dalami Penghasilan Dodi Alex Noerdin Lewat Sang Istri
Indonesia
KPK Dalami Penghasilan Dodi Alex Noerdin Lewat Sang Istri

"Yang bersangkutan hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan penghasilan tersangka DRA (Dodi Reza) selaku bupati," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Jelang Ramadan, Mudah-mudahan SBY dan AHY Minta Maaf ke Jokowi
Indonesia
Jelang Ramadan, Mudah-mudahan SBY dan AHY Minta Maaf ke Jokowi

DPP Partai Demokrat mengimbau kepada seluruh kader dimana pun berada untuk tetap tenang

Ini Kata Polisi Soal Penahanan Ibu-ibu Pelempar Gudang Rokok di Lombok
Indonesia
Ini Kata Polisi Soal Penahanan Ibu-ibu Pelempar Gudang Rokok di Lombok

Penahanan atas kasus pelemparan gudang rokok yang dilakukan 4 ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuai polemik.

Kereta Api Baru Cilacap - Yogyakarta Dioperasikan Mulai 2 Juli
Indonesia
Kereta Api Baru Cilacap - Yogyakarta Dioperasikan Mulai 2 Juli

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan meluncurkan kereta api baru yaitu KA Nusa Tembini relasi Cilacap - Yogyakarta PP.