[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19 Vaksinasi COVID di Istana. (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Kimberly Rebecca memposting sebuah narasi yang berisikan klaim bahwa Lianhua Qingqwn dapat membantu pasien COVID-19 dan mampu menangani infeksi COVID-19.

Postingan tersebut disukai sebanyak 30 kali, dikomentari sebanyak 4 kali, dan disebarkan kembali 4 kali.

“LIANHUA QINGWEN OBAT HERBAL COVID19

Baca Juga:

Di tengah peningkatan kasus Covid-19 di banyak negara, para ahli terus berusaha mengkaji jenis obat untuk menangani penyakit ini.

Di Cina, penggunaan beragam obat herbal pun telah dicoba pada 92,4% pasien di Negeri Tirai Bambu tersebut – dengan laporan hasil yang sangat baik.

Terdapat 6 obat dan ramuan herbal Cina yang dilaporkan efektif menangani infeksi virus corona. Salah satu obat yang populer yakni Lianhua Qingwen. Bagaimana obat ini membantupasien Covid-19?

Lianhua Qingwen merupakan obat herbal Cina yang sangat terkenal. Obat dengan kandungan 13 bahan herbal ini telah banyak digunakan untuk mengatasi pilek dan flu.

Lianhua Qingwen dilaporkan memiliki efek memulihkan pada pasien dengan gejala ringan dan medium, terutama dalam meredakan demam, batuk, dan kelelahan.

Tak sampai di situ, Lianhua Qingwen juga disebutkan membantu mengurangi perburukan kondisi pasien.

Dilansir dari China News Service, Lianhua Qingwen secara signifikan dapat menghambat replikasi virus corona dalam sel yang mengalami infeksi Covid-19. Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan, obat ini juga membantu mengurangi penanda peradangan di tubuh.

FAKTA

Setelah melakukan penelurusan Mafindo, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menjelaskan bahwa obat tradisional bermerek Lianhua Qingwen Capsules terdapat pada database BPOM dengan pemilik atas nama PT. INTRA ARIES dan Nomor Izin Edar (NIE) TI144348471, namun produk tersebut disetujui BPOM bukan sebagai obat untuk mengatasi COVID-19 dan mengobati Covid-19 melainkan meredakan panas dalam dan batuk.

PT. INTRA ARIES pada 16 April melaporkan adanya Lianhua Qingwen Capsules palsu yang beredar, Lianhua Qingwen dapat digunakan sehari 3 x 4 kapsul tanpa resep dokter tetapi ada produk Lianhua Qingwen Donasi yang berbeda komposisi dan diberikan secara gratis sebagai donasi pada masyarakat melalui BNPB oleh pemohon ke fasilitas pelayanan Kesehatan, pemerintah daerah, dan Kepolisian RI/TNI serta harus digunakan dibawah pengawasan dokter.

Tangkapan layar soal Lianhua Qingwen. (Foto: Mafindo)
Caption

Food and Drug Administration (FDA) pada bulan Agustus 2020 lalu menyetujui penggunaan Lianhua Qingwen hanya untuk mengobati gejala dari COVID-19 tetapi tidak dapat mengobati virus COVID-19.

FAKTA

Melihat dari penjelasan tersebut, klaim Lianhua Qingqwn dapat membantu pasien Covid-19 dan mampu menangani infeksi Covid-19 adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Baca Juga:

Hoaks Vaksinasi COVID-19 Dikemas Dengan Bahasa Emosional

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Lebaran di Tengah Pandemi COVID-19, Rudy dan Purnomo Layani Open House Lewat Video Call
Indonesia
Lebaran di Tengah Pandemi COVID-19, Rudy dan Purnomo Layani Open House Lewat Video Call

"Banyak cara untuk bisa tetap menyambung tali silaturahim di saat Lebaran. Tetap jaga jarak, jaga kesehatan, dan cuci tangan. Kami ucapkan selamat Lebaran bagi masyarakat Solo," kata dia.

Jelang Vonis, Tim Advokasi Novel 'Ketuk' Mata Hati Majelis Hakim
Indonesia
Jelang Vonis, Tim Advokasi Novel 'Ketuk' Mata Hati Majelis Hakim

Tak hanya itu, tim advokasi juga meminta Komisi Yudisial aktif mendalami dan memeriksa indikasi dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.

Dalam Forum Dialog Umat Katolik, Romo Benny Ungkap Alasan Intoleransi Marak
Indonesia
Dalam Forum Dialog Umat Katolik, Romo Benny Ungkap Alasan Intoleransi Marak

Kementerian Agama mengadakan Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Katolik Tingkat Nasional di Denpasar.

Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 37.420, Meninggal 2.091
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 37.420, Meninggal 2.091

Jumlah itu didapat berdasarkan hasil pendataan sejak 12 Juni 2020 hingga 13 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.

Update COVID-19 Selasa (16/2): Kasus Positif Bertambah 10.029
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (16/2): Kasus Positif Bertambah 10.029

Kasus meninggal bertambah 229 menjadi total 33.596

Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI
Indonesia
Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI

Pengacara Rizieq Shihab, Azis Yanuar mengaku tidak mengenal dengan terduga teroris yang ditangkap oleh aparat kepolisian di Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3) kemarin.

 Tinjau Sejumlah Lokasi Keramaian Warga, Kapolda Metro Jaya Soroti Pasar Tradisional
Indonesia
Tinjau Sejumlah Lokasi Keramaian Warga, Kapolda Metro Jaya Soroti Pasar Tradisional

"Pasar tradisional paling banyak terjadi pelanggaran. Seperti tak menggunakan masker dan pada penjagaan jarak. Ini sasaran utama pengamanan kami, kedepan akan kami perkuat lagi," ungkap Nana.

4 Tahanan Polisi Positif COVID-19 Berhasil Kabur dari RS
Indonesia
4 Tahanan Polisi Positif COVID-19 Berhasil Kabur dari RS

Keempatnya melarikan diri pada pukul 12.30 WIT dari RS Bhayangkara

Polisi: Anji Mengetahui Obat Hadi Pranoto
Indonesia
Polisi: Anji Mengetahui Obat Hadi Pranoto

45 pertanyaan yang dilayangkan ke Anji

Kasus Suap Benur, Bupati Kaur Bengkulu Mangkir dari Panggilan KPK
Indonesia
Kasus Suap Benur, Bupati Kaur Bengkulu Mangkir dari Panggilan KPK

"Gusril Pausi, tidak hadir tanpa ada konfirmasi dan akan diagendakan untuk pemanggilan kembali," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (12/1).