[HOAKS atau FAKTA]: Dokter di Surabaya Telanjang Bulat Stres Suami dan Anaknya Meninggal karena COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 23 Juni 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Dokter di Surabaya Telanjang Bulat Stres Suami dan Anaknya Meninggal karena COVID-19

Tangkapan layar video yang menyatakan seorang dokter stres karena keluarganya meninggal akibat COVID-19. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah video yang menampilkan seorang perempuan telanjang bulat di pinggir jalan di Surabaya viral di media sosial. Perempuan itu disebut seorang dokter yang sedang mengalami depresi.

Video itu viral setelah diposting oleh Filipus di akun Twitter miliknya @filipus_nove pada tanggal 9 Juni. Dalam video berdurasi 44 detik itu, akun Filipus memberi caption bahwa perempuan yang telanjang di dalam video tersebut adalah seorang dokter gigi di Surabaya yang sedang depresi.

Adapun penyebab depresi menurut caption video itu karena suami dan anaknya meninggal karena COVID-19.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Hidayat Nur Wahid Akui PKS tak Anut Asas Pancasila


FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bahwa wanita di video yang diunggah oleh akun Twitter @filipus_nove seorang dokter yang stres karena suami dan anaknya meninggal akibat virus Corona COVID-19 adalah klaim yang salah.

Wanita di video itu memang seorang dokter, namun dia bukan stres akibat suami dan anaknya meninggal karena COVID-19.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya dan Ketua RT setempat menyatakan suami dan anak perempuan tersebut dalam kondisi sehat dan berada di rumahnya.

Menurut keterangan dari istri Ketua RT setempat, dokter tersebut berinisial IS. Kejadian tersebut terjadi sekitar 4 hari setelah lebaran Idulfitri.

“Jadi kata warga tiba-tiba saja ibu tersebut pergi keluar rumah dengan kondisi berpakaian lengkap. Tidak tahu seperti apa ceritanya, tiba-tiba beliau melepas pakaiannya di pinggir jalan hingga jadi perhatian orang,” kata Iis Hidayati pada Basra, Senin (15/6).

“Kami menyayangkan banyak yang merekam dan bukan segera menutup tubuh beliau. Lalu ada warga yang laporan ke kami. Begitu tahu kami segera ke lokasi bawa selimut dan kain. Sekitar satu jam baru kami bisa membujuk beliau untuk kembali ke rumah yang memang tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Iis.

Tangkapan layar video yang menyatakan seorang dokter stres karena keluarganya meninggal akibat COVID-19. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar video yang menyatakan seorang dokter stres karena keluarganya meninggal akibat COVID-19. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Iis menyatakan, tidak benar bila IS mengalami depresi karena suami dan anaknya meninggal karena COVID-19.

“Suami dan anaknya ada di rumah. Mereka sehat,” kata Iis.

Saat kejadian pun keluarga IS ada di rumah dan IS tidak menunjukkan gejala yang aneh. “Ketika membujuk beliau pulang kami ditemani dokter pribadinya ya. Beliau juga sempat diberi obat penenang supaya bisa meredam emosinya,” kata Iis.

Di mata Iis, IS adalah warga yang baik dan ramah pada tetangga sekitar. “Orangnya baik sekali. Kami sampai hari ini tidak bertanya pada pihak keluarga ada apa, karena kami juga tidak mau mencampuri urusan beliau. Kami tahu sudah ada dokter pribadi yang menangani, ya sudah,” kata Iis.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya dr Brahmana Askandar juga membenarkan bahwa wanita di video itu merupakan seorang dokter.

Namun, dia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak terkait dengan wabah COVID-19. “Betul memang dokter, tapi tidak ada hubungannya dengan COVID-19."

Keluarganya masih sehat-sehat saja,” ujar Brahmana singkat, Jumat (19/6).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Jemaah Asal Aceh Tetap Bisa Naik Haji

Berikut kutipan artikel berjudul “Ketua RT Sebut Perempuan Telanjang di Surabaya Seorang Dokter” yang menyertai unggahan gambar dari sumbe klaim tersebut:
“Surabaya – Perempuan telanjang di Surabaya yang videonya viral dipastikan seorang dokter. Perempuan tersebut membuka praktik di rumahnya.

“Benar yang bersangkutan adalah seorang dokter,” ujar Ketua RT setempat Darojat kepada detikcom, Kamis (18/6/2020).

Meski mengetahui bahwa perempuan itu seorang dokter, Darojat tidak tahu persis yang bersangkutan dokter di bidang apa. Yang pasti, perempuan tersebut membuka praktik di rumah.

“Saya gak paham betul beliau dokter spesialis apa, yang saya tahu dia dokter. Dia praktik buka di rumah sendiri depan gang yang warna biru,” jelasnya.


KESIMPULAN:

Bukan stres akibat suami dan anaknya meninggal karena COVID-19. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya dan Ketua RT setempat menyatakan suami dan anak perempuan tersebut dalam kondisi sehat dan berada di rumahnya. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Pria Israel Melahirkan

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Bagikan