[HOAKS atau FAKTA] Hidayat Nur Wahid Akui PKS tak Anut Asas Pancasila Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Anthonia Adinda mengunggah sebuah foto gambar tangkapan layar artikel yang berjudul "HIDAYAT NUR WAHID AKUI PKS TAK MENGANUT ASAS PANCASILA"

Narasi:

HIDAYAT NUR WAHID AKUI PKS TAK MENGANUT ASAS PANCASILA

"Duri Dalam Daging

PKS akan Seperti PKI

Partai Bukan Asas Pancasila"

Harusnya partai seperti ini tidak ada lagi

di indonesia, karena akan Merusak Tatanan

Sila ke 5 dalam Pancasila.

Kalau kita perhatikan ideologi

PKS secara universal sama seperti PKI,

karena mereka memiliki Jaringan luar Negeri yang di anut sehingga bertolak belakang dengan Ideologi Pancasila.

Saya yakin ketika PKS

masih bertahan dengan ideologi seperti ini, iya akan menjadi kenangan sebagai Partai kedua dari PKI memiliki catatan Buruk dalam Sejarah.

Betapa tidak PKS

Adalah Salah Satu Partai Oposisi

yang Membuat Onar Menciptakan Konspirasi

Buruk Melawan Pemerintah Yang Syah,

Mereka

Mengkritisi Dibumbui dengan

Ujaran Kebencian,

By Sal minkhan"

Cek fakta

Berdasarkan penelusuran, klaim Hidayat Nur Wahid mengakui PKS tak menganut asas Pancasila adalah salah. Faktanya, saat itu HNW selaku Ketua Fraksi PKS DPR periode 2009-2014 hanya menolak Pancasila dijadikan asas tunggal dalam Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mau kompromi soal asas tunggal Pancasila yang diatur di RUU Ormas. PKS menolak tegas klausul tersebut yang dianggap bisa membelenggu ormas-ormas Islam.

"Kita masih dalam posisi yang sama, menolak, karena secara prinsip tentang asas kita sudah punya rujukan yakni UU tentang parpol, bukan asas tunggal Pancasila," kata Hidayat seperti dilansir Detik.com pada 4 April 2013.

Hidayat menjelaskan asas dalam UU Parpol adalah terbukanya asas lain sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila. Klausul yang diatur di RUU Ormas dianggap melenceng dari aturan sebelumnya.

Mafindo
Foto: Mafindo

Komitmen HNW terhadap Pancasila ditegaskannya dalam beberapa kesempatan. Terlebih saat ini dirinya menjabat Wakil Ketua MPR yang turut menyosialisasikan empat pilar kebangsaan salah satunya Pancasila.

Dilansir dari PKS.id, Hidayat Nur Wahid (HNW), berpendapat bahwa bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa. Hadirnya Pancasila, lanjut HNW, dirasakan masyarakat. Pancasila memiliki peran penting di tengah-tengah kepungan aksi dan ancaman disintegrasi bangsa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga kini.

"Pancasila yang merupakan saripati karakter bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan pendiri bangsa kita menjadi ideologi, ternyata masih mampu mempertahankan keutuhan bangsa kita dari ancaman perpecahan dari awal mula dirumuskan hingga kini," katanya saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, kerja sama MPR RI dan ormas Lingkar Reformis, di aula Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin, 8 Juli 2019.

Kesimpulan:

Klaim bahwa Hidayat Nur Wahid mengakui PKS tak menganuut asas Pancasila adalah salah. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesantren Diharap Jadi Solusi Kedaruratan Pendidikan Nasional Indonesia
Indonesia
Jika UU ITE Direvisi, Pakar Hukum Minta 2 Pasal Ini Dicabut
Indonesia
Jika UU ITE Direvisi, Pakar Hukum Minta 2 Pasal Ini Dicabut

Pakar hukum pidana Universitas Trisaksi Abdul Fickar Hadjar menyatakan terdapat dua pasal yang sudah sepatutnya dihapus jika Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) direvisi.

KPK Minta Kejagung Terbuka Saat Gelar Perkara Jaksa Pinangki
Indonesia
KPK Minta Kejagung Terbuka Saat Gelar Perkara Jaksa Pinangki

Ali mengatakan dalam gelar perkara itu lembaga antirasuah akan mengirim tim dari Kedeputian Penindakan.

  Pemda DIY Godok SOP Konsep New Normal Pariwisata
Indonesia
Pemda DIY Godok SOP Konsep New Normal Pariwisata

"Umpamanya pandemi ini tidak selesai-selesai ya tidak mungkin kita mau tutup terus. Maka perlu ada SOP new normal dimana pariwisata tetap bisa jalan, tapi tetap tidak mengacuhkan pandemi," kata Singgih

Apresiasi dan Kritik untuk Kapolri Usai Copot Kapolda Metro Jaya dan Jabar
Indonesia
Apresiasi dan Kritik untuk Kapolri Usai Copot Kapolda Metro Jaya dan Jabar

Meski begitu, keputusan Idham dikritik. Sebab, terkesan 'mencari kambing hitam' dan terlambat mengambil keputusan.

Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Vonis
Indonesia
Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Vonis

Jaksa menuntut agar Hiendra dihukum empat tahun penjara dan denda sejumlah Rp150 juta subsidair enam bulan kurungan.

Dijebak Korban, Pelaku Pencurian 11 Ikan Cupang Seharga Rp4,9 Juta Ditangkap Polisi
Indonesia
Dijebak Korban, Pelaku Pencurian 11 Ikan Cupang Seharga Rp4,9 Juta Ditangkap Polisi

Pelaku pencurian adalah Muhammad Galih Prasetyo (22) warga Kampung Sumber Nayu Rt 04/RW 06, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Solo.

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Tak Pakai Masker, Anak Buah Anies Kenakan Denda Rp25 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Tak Pakai Masker, Anak Buah Anies Kenakan Denda Rp25 Ribu

Proses tilang berdenda dan kwitansi akan menggunakan e-tilang aplikasi PIKOBAR dengan dana denda akan masuk ke Kas Daerah sesuai peraturan.

Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan
Indonesia
Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan

Baru empat hari penerapan PSBB masa transisi, pasien corona mengalami lonjakan yang signifikan.

Pandemi COVID-19 Bikin Transaksi Digital Melonjak 33 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Transaksi Digital Melonjak 33 Persen

Transaksi digital banking juga didukung oleh transaksi uang elektronik yang akan meningkat 32,3 persen yakni dari Rp201 triliun pada 2020 menjadi Rp266 triliun