[Hoaks atau Fakta]: Banjir Semarang Kiriman Banjir Jakarta Banjir di Semarang. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Akun Facebook Anjas Meox memposting narasi “Semarang d kepung banjir akibat kiriman air dari Jakarta,,biar cebong nonggol”, pada 8 Febuari 2021. Unggahan tersebut mendapat respon dari warganet sebanyak 24 komentar, 4 kali dibagikan, dan 110 suka.

“Semarang d kepung banjir akibat kiriman air dari Jakarta,,biar cebong nonggol”

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Darurat Keuangan BI Cetak Uang Rp300 Triliun

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, Kota Semarang dikepung tiga banjir sekaligus: banjir kiriman dari hulu, banjir lokal, dan banjir rob.

Sementara itu Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Minggu(7 Febuari 2021), menyebutkan sebab non alam, yaitu dua masalah hulu dan hilir.

“[Penyebab] hulunya penggundulan hutannya tinggi,” kata Ganjar dalam wawancaranya. “Yang di bawah (hilir) kita menghadapi land subsidence (penurunan tanah).”

Tangkapan layar banjir Semarang. (Foto: Antara)
Tangkapan layar banjir Semarang. (Foto: Antara)

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengendalian Daerah Aliran Sungai KLHK, Saparis Soedarjanto, mengungkapkan banjir di Semarang disebabkan oleh penyesuaian infrastruktur penampung air yang tidak berbanding lurus dengan laju pembangunan.

Sebagai tambahan, Kepala Stasiun Klimatologi Semarang, Sukasno, Sabtu(6 Febuari 2021) menjelaskan analisis sementara menunjukkan pengaruh aktifnya Angin Monsun Dingin Asia dan adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Kondisi tersebut didukung dengan masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas sehingga mendukung proses pembentukan awan hujan di Jawa Tengah, khususnya sebagian besar wilayah pantura tengah-barat termasuk Kota Semarang, dilansir dari bmkg.go.id.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten yang dibagikan di Facebook tidak ada kerterkaitan dengan banjir kiriman air dari Jakarta, sehingga masuk ke dalam kategori Konten yang salah. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: BI Terbitkan Uang Rupiah Bergambar Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hadi Pranoto Dicecar Isi Pembicaraan "Obat Corona" dengan Anji
Indonesia
Hadi Pranoto Dicecar Isi Pembicaraan "Obat Corona" dengan Anji

Pertanyaan seputar wawancaranya oleh musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji di akun YouTube @duniamanji.

51 Warga Klaster Bukber Sembuh, Kawasan Kediaman Jokowi Berubah Zona Hijau
Indonesia
51 Warga Klaster Bukber Sembuh, Kawasan Kediaman Jokowi Berubah Zona Hijau

Sebanyak 51 dari 52 warga terpapar COVID-19 dari klaster buka bersama (bukber) di Kota Solo akhirnya dinyatakan sembuh.

Salahgunakan Izin Tinggal dan Rawan Penyebaran COVID-19, Puluhan WNA Asal Afrika Ditangkap
Indonesia
Salahgunakan Izin Tinggal dan Rawan Penyebaran COVID-19, Puluhan WNA Asal Afrika Ditangkap

Mereka berasal dari benua Afrika, yakni Pantai Gading dan Senegal.

PN Jaksel Gelar Sidang Upaya Kedua Rizieq Lolos dari Jerat Pidana
Indonesia
PN Jaksel Gelar Sidang Upaya Kedua Rizieq Lolos dari Jerat Pidana

Permohonan pertama praperadilan Rizieq Shihab telah ditolak.

Politisi PAN Sindir Nuansa Oligarki di Partai Besutan Amien Rais
Indonesia
Politisi PAN Sindir Nuansa Oligarki di Partai Besutan Amien Rais

Guspardi menyindir adanya nuansa oligarki di Partai Ummat karena menantu Amien didapuk menjadi Ketua Umum Partai Ummat, yakni Ridho Rahmadi sementara Amien Rais sendiri menjadi Ketua Majelis Syuro.

PT KAI Segera Operasikan KA Argo Cheribon
Indonesia
PT KAI Segera Operasikan KA Argo Cheribon

Pada Juli 2020, PT KAI Daop 3 Cirebon melayani 10.272 penumpang, naik 145 persen dibanding dengan volume pada Juni sebesar 4.184 penumpang.

Warga AS Jadi Bupati di NTT, KPU Diminta Tunda Pelantikan
Indonesia
Warga AS Jadi Bupati di NTT, KPU Diminta Tunda Pelantikan

Bawaslu menyurati KPU untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Korupsi Bansos COVID-19, KPK Dalami Barang Bukti Duit Rp14,5 Miliar
Indonesia
Korupsi Bansos COVID-19, KPK Dalami Barang Bukti Duit Rp14,5 Miliar

KPK tengah mendalami barang bukti uang Rp14,5 miliar yang diamankan dari operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Bandung.

Ketua DPD Harap TMII Lebih Baik Saat Dikelola Negara
Indonesia
Ketua DPD Harap TMII Lebih Baik Saat Dikelola Negara

Diharapkan ke depan pemerintah mampu membuat angin perubahan

Ketua MPR: Warung Tetap Diperbolehkan Beroperasi
Indonesia
Ketua MPR: Warung Tetap Diperbolehkan Beroperasi

Target 1 juta vaksinasi per hari masih belum bisa terlaksana