[HOAKS atau FAKTA]: BI Terbitkan Uang Rupiah Bergambar Jokowi Tangkapan layar media sosial soal hoaks uang baru bergambar Jokowi. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Sebuah akun Tiktok bernama aku.ijot mengunggah video yang memperlihatkan lembaran mirip dengan uang kertas bergambar Presiden Joko Widodo bernilai Rp100.

Dalam unggahannya, akun aku.ijot turut menyertakan keterangan, “Katanya Indonesia mau Redenomisasi”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Tiongkok Masuk dengan Menyamar Pakai Baju Nakes

FAKTA:

Berdasarkan keterangan pihak Bank Indonesia (BI), diperoleh informasi yang menyatakan bahwa BI belum mengeluarkan uang pecahan baru redenominasi.

Melansir dari detik.com, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyatakan bahwa uang yang beredar dalam video tersebut adalah hoaks.

“Wah kacau, enggak ada,” tuturnya kepada pihak detik.com.

Tangkapan layar media sosial soal hoaks uang baru bergambar Jokowi. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar media sosial soal hoaks uang baru bergambar Jokowi. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Sementara melansir dari kompas.com, Erwin turut mengimbau masyarakat agar berhati-hati apabila membuat konten yang berhubungan dengan uang rupiah.

“Kami ingin ajak masyarakat untuk berhati-hati urusan ini. Bagaimanapun rupiah adalah lambing kedaulatan NKRI,” tegas Erwin.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Gubernur Anies Bangun Bandara JB Soedirman di Purbalingga

KESIMPULAN:

Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menegaskan bahwa pihak BI hingga saat ini belum mengeluarkan uang pecahan redenominasi. Erwin juga menyatakan jika video uang pecahan Rp100 bergambar Jokowi hanya ulah orang iseng.

Berdasar pada seluruh referensi, klaim oleh akun Tiktok aku.ijot “Katanya Indonesia mau Redenomisasi” dengan menyertakan uang pecahan Rp100 bergambar Jokowi adalah hoaks dengan kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Diam-Diam Jokowi Pakai Dana Haji Rp38,5 Triliun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KRI Nanggala-402 Sudah Tak Bersuara, Pencarian Andalkan Sonar
Indonesia
KRI Nanggala-402 Sudah Tak Bersuara, Pencarian Andalkan Sonar

Saat ini sudah lebih dari 20 KRI yang terjun langsung dalam pencarian KRI Nanggala-402

Penyelenggara Pilkada Diminta Hindari Warung Kopi
Indonesia
Penyelenggara Pilkada Diminta Hindari Warung Kopi

Selain itu, penyelenggara tidak bergabung dalam grup Whatsapp atau platform lain yang di dalamnya ada peserta pilkada atau tim sukses.

Polemik Evi Novida Ginting, DKPP: PTUN Urusi Masalah Hukum, Bukan Etik
Indonesia
Polemik Evi Novida Ginting, DKPP: PTUN Urusi Masalah Hukum, Bukan Etik

Ini dua hal yang berbeda antara problem hukum dengan problem etik

Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi Harus Dimulai Dari UMKM
Indonesia
Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi Harus Dimulai Dari UMKM

Teten mengajak semua pihak untuk bekerja sama menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Ratusan Prajurit Yonif 144 Diterjunkan ke Perbatasan RI-Malaysia
Indonesia
Ratusan Prajurit Yonif 144 Diterjunkan ke Perbatasan RI-Malaysia

Sebanyak 450 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 144/Jaya Yudha Curup, Bengkulu, diberangkatkan ke Kalimantan Barat (Kalbar) dalam tugas menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia.

Din Syamsuddin Akan Temui Kapolri Minta Syahganda Cs Dibebaskan
Indonesia
Din Syamsuddin Akan Temui Kapolri Minta Syahganda Cs Dibebaskan

"Presidium KAMI akan menemui Kapolri di Mabes Polri menuntut pembebasan para tokoh KAMI," kata Din Syamsuddin

Jelang Libur Panjang, Pengawasan Prokes di Terminal Kampung Rambutan Diperketat
Indonesia
Omnibus Law Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Omnibus Law Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi

Pemerintah akan mempermudah masa transisi dari dukungan defisit fiskal dan kebijakan moneter menjadi transformasi struktural.

KSAD Andika Perkasa Belum Setor LHKPN ke KPK
Indonesia
KSAD Andika Perkasa Belum Setor LHKPN ke KPK

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

[HOAKS atau FAKTA]: Virus Corona Varian Baru Tak Terdeteksi PCR
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus Corona Varian Baru Tak Terdeteksi PCR

Sebuah akun Facebook bernama Gilang Batara mengunggah narasi yang menjelaskan bahwa COVID-19 jenis baru yang telah bermutasi semakin meluas penyebarannya hingga ke Singapura.