[HOAKS atau FAKTA]: Banjir di Jateng akibat Ulah Anies Tangkapan layar Facebook soal hoaks banjir Jawa Tengah akibat ulah Anies Baswedan. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun facebook Dukung Jokowi 3 Periode mengunggah foto yang memperlihatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berdiri di samping kali. Tampak sejumlah orang berada di belakang Anies.

Postingan tersebut mengklaim bahwa banjir di Jawa Tengah adalah ulah Anies yang memindahkan air dari Jakarta ke Jawa Tengah menggunakan portal.

NARASI:

“[Post Ulang Semoga Tidak Diserang React Bot] Pantas saja Jateng kebanjiran ternyata ini ulah Anies. Dengan kekuatan portal dia memindahkan air dari Jakarta menuju Jawa Tengah. Sangat ga bener ini. Anies kapan tobatmu nis…. Tidak bosankah membuat Indonesia menjadi kacau akibat kelakuanmu?”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Mata Uang Timor Leste Bergambar Pakaian Adat Rote

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, foto tersebut adalah hasil suntingan/editan.

Ditemukan foto identik pada artikel jakrev.com berjudul “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Siagakan 450 Pompa Antisipasi Banjir” diunggah pada 13 November 2018. Foto itu diabadikan saat Anies Baswedan melihat debit air di pintu air Manggarai, Jakarta Selatan.

Dilansir dari regional.kompas.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan penyebab banjir yang terjadi di sejumlah wilayahnya bukan hanya disebabkan faktor curah hujan yang tinggi, namun ada sejumlah faktor lain yang dinilai cukup mengkhawatirkan jika tidak diitangani dengan baik.

Tangkapan layar Facebook soal hoaks banjir Jawa Tengah akibat ulah Anies Baswedan. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Facebook soal hoaks banjir Jawa Tengah akibat ulah Anies Baswedan. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

“Jadi ini ada faktor kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di gunung dan penurunan tanah (land subsidience) di pesisir pantai. Dan daerah Pantura Jawa Tengah ini termasuk yang penurunan tanahnya cukup mengkhawatirkan,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (16/2/2021).

Menurutnya, faktor penyebab banjir tersebut berakibat terbentuknya cekungan di tengah kota, sehingga debit air yang tinggi dari hulu tidak mengalir ke laut.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Tentara Israel Tembaki Menara Masjid di Palestina

KESIMPULAN:

Dengan demikian, klaim banjir Jawa tengah karena ulah Anies yang memindahkan air dari Jakarta ke Semarang menggunakan portal adalah tidak benar dan termasuk dalam kategori satire/parodi. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Nadiem Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Larang Pembeli Hewan Kurban Datang saat Pemotongan
Indonesia
Anies Larang Pembeli Hewan Kurban Datang saat Pemotongan

Iduladha 2020 berbeda dari Lebaran Haji tahun-tahun sebelumnya.

Walau Punya Keterbatasan, Rumah Sakit di Kalbar Dilarang Tolak Pasien
Indonesia
Walau Punya Keterbatasan, Rumah Sakit di Kalbar Dilarang Tolak Pasien

Saat ini, RS Kabupaten Sambas, RSUD Kabupaten Mempawah dan Sekadau juga mengalami kekurangan pasokan oksigen.

Teknisi Hotel di Malang Tewas Terjepit Lift
Indonesia
Teknisi Hotel di Malang Tewas Terjepit Lift

Seorang teknisi berjenis kelamin laki-laki di Hotel Ibis, Jalan Letjend Sutoyo, Kota Malang tewas terjepit saat melakukan perbaikan lift, sekitar pukul 9.30 WIB, Jumat (28/5).

Ratusan PKL Manahan Solo Bersyukur Piala Dunia U-20 Ditunda
Indonesia
Ratusan PKL Manahan Solo Bersyukur Piala Dunia U-20 Ditunda

"Keputusan Pemkot sangat tepat dengan membatalkan relokasi 137 PKL Shelter Manahan Solo," ujar Martinah

Gebukin Prajurit TNI, Dua Anggota Klub Moge HOG SBCI Terancam 7 Tahun Penjara
Indonesia
Gebukin Prajurit TNI, Dua Anggota Klub Moge HOG SBCI Terancam 7 Tahun Penjara

“Pasal yang disangkakan 170 Juncto Pasal 351 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun. Atas kejadian tersebut Pelapor merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bukittinggi,” imbuh Bayu.

Permintaan Jokowi Soal Daerah Tak Asal Lockdown Dinilai Bikin Bingung
Indonesia
Permintaan Jokowi Soal Daerah Tak Asal Lockdown Dinilai Bikin Bingung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat meminta agar daerah yakni kabupaten/kota jangan sok-sokan menerapkan lockdown.

Melanggar Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilkada Bisa Kena Pidana
Indonesia
Melanggar Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilkada Bisa Kena Pidana

Di UU Pilkada maupun peraturan KPU tidak mengatur sanksi pidana untuk pelanggar protokol kesehatan tapi ada UU lain di luar UU pilkada

Besok Mobil Klinik Vaksin Jakut Mulai Keliling, Warga Yuk Merapat
Indonesia
Besok Mobil Klinik Vaksin Jakut Mulai Keliling, Warga Yuk Merapat

Satu unit mobil vaksinasi keliling itu dapat melayani sekitar 250 orang per harinya

Politikus Gerindra Ungkap "Gurita" Alutsista yang Siap Serang Prabowo & Jokowi
Indonesia
Politikus Gerindra Ungkap "Gurita" Alutsista yang Siap Serang Prabowo & Jokowi

Menurutnya, mereka adalah rekanan Kementerian Pertahanan yang tidak happy dengan kebijakan Prabowo Subianto melakukan negosiasi langsung dengan pabrik Alutsista.

KPK Sita Dokumen Penting Kasus Suap Benur dari Rumah Stafsus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Dokumen Penting Kasus Suap Benur dari Rumah Stafsus Edhy Prabowo

KPK menggeledah rumah staf khusus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Andreau Misanta Pribadi, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/1).