Hati-hati Sindrom Mythomania, Kebohongan Berlebih

P Suryo RP Suryo R - Senin, 08 Mei 2023
Hati-hati Sindrom Mythomania, Kebohongan Berlebih

Sindrom mythomania adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kecenderungan seseorang untuk berbohong secara berlebihan. (freepik/pch.vector)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BOHONG adalah salah satu sikap tidak baik yang perlu dihindari. Ini adalah sikap di mana kamu tidak berkata atau bertindak secara jujur sesuai dengan apa yang terjadi. Semakin sering berbohong, tentu ini akan mempengaruhi bagaimana orang lain menilai kamu secara personal.

Meskipun termasuk hal umum yang dapat dilakukan oleh siapa saja, namun terdapat beberapa orang yang cenderung melakukan hal ini sebagai kebiasaan. Bahkan, seseorang bisa berbohong secara kompulsif atau terus menerus, atau yang sering disebut dengan sindrom mythomania.

Baca Juga:

Penyalahgunaan Mariyuana Berisiko Skizofrenia

bohong
Penderita mythomania berbohong tanpa alasan yang baik dan tanpa mengkhawatirkan konsekuensinya. (freepik/bonjandreu)

Sindrom mythomania adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kecenderungan seseorang berbohong berlebihan. Seseorang dengan mythomania mungkin mengubah atau membuat fakta-fakta untuk mendapatkan perhatian atau keuntungan pribadi. Sindrom ini juga dikenal dengan istilah sindrom pembohong.

Melansir the Prisma UK, istilah mythomania pertama kali digunakan pada tahun 1905 oleh seorang dokter psikiatri bermana Ferdinand Dupre. Ia menjelaskan mythomania merupakan penyakit psikologis yang dimana penderita menjadi suka untuk berbohong yang tujuannya bukan untuk menipu tapi untuk mendapat pujian.

Dikutip dari WebMD, para peneliti telah menemukan bahwa penderita mythomania berbohong tanpa alasan yang baik dan tanpa mengkhawatirkan konsekuensinya. Beberapa perilaku utama ketika mencoba untuk mencari tahu apakah seseorang adalah mythomania, yaitu:

Berbohong berlebihan


Penderita mythomania berbohong lebih sering dari kebanyakan orang. Mereka mungkin mengarang cerita yang terdengar cukup nyata sehingga orang lain mempercayainya.

Mereka kemudian harus menambahkan lebih banyak kebohongan untuk mendukung kebohongan sebelumnya. Kebohongan yang mereka katakan juga bisa aneh dan mudah dibantah.

Mereka mungkin salah mengklaim telah menerima penghargaan atau mengatakan bahwa anggota keluarga yang masih hidup dikatakan meninggal.

Tanpa alasan yang jelas


Kebohongan yang dikatakan para mythomania berbeda dari kebohongan kebanyakan orang, karena tidak ada alasan mendasar yang jelas untuk kebohongan itu.

Kebanyakan orang melakukan kebohongan kecil untuk menghindari konsekuensi yang tidak menyenangkan. Misalnya, beralasan terlambat karena lalu lintas padat, daripada mengakui bahwa ketiduran. Bedanya, mythomania tidak memiliki motif yang jelas. Mereka menceritakan kisah yang tidak menguntungkan mereka dan mungkin benar-benar menyakiti mereka ketika kebenaran terungkap.

Baca Juga:

5 Tanda Kucing Depresi

bohong
Mythomania juga sangat mudah membuat alur cerita, mereka fasih dan tahu bagaimana berinteraksi. (freepik/freepik)

Jangka panjang


Kondisi mythomania dapat terjadi selama bertahun-tahun. Biasanya dimulai ketika seseorang masih muda dan berlanjut tanpa batas dan di semua bidang kehidupan. Ketidakjujuran mereka mungkin adalah hal yang paling diingat orang tentang mereka.

Kondisi mental


Mythomania mungkin bisa memiliki kondisi mental lain seperti depresi atau kecemasan. Tapi itu bukan alasan utama dan penyebab kebohongan mereka. Ini karena mythomania adalah suatu kondisi, bukan gejala dari sesuatu penyakit yang lain.

Pahlawan atau korban


Selain dijadikan pahlawan atau korban dalam cerita mereka, penderita mythomania cenderung berbohong yang tampaknya ditujukan untuk mendapatkan:

- Kekaguman

- Simpati

- Penerimaan oleh orang lain

Mythomania juga sangat mudah membuat alur cerita. Mereka fasih dan tahu bagaimana berinteraksi dengan orang lain saat berbicara. Mereka kreatif dan orisinal, dan pemikir cepat yang biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda kebohongan yang umum, seperti jeda yang lama atau menghindari kontak mata.

Sadar dan delusi

Mythomania dapat menceritakan kebohongan dan cerita yang berada di antara kebohongan sadar dan delusi. Bahkan, mereka terkadang mempercayai kebohongan mereka sendiri. Sulit untuk mengetahui bagaimana menghadapi seorang mythomania, yang mungkin tidak selalu sadar akan kebohongan mereka. Beberapa melakukannya begitu sering sehingga para ahli percaya bahwa mereka mungkin tidak mengetahui perbedaan antara fakta dan delusi.

Baca Juga:

Macam-Macam Masalah Ibu Menyusui

bohong
Penderita mythomania bisa saja berkata tidak jujur selama perawatan berlangsung. (freepik/pch.vector)

Penderita mythomania umumnya memerlukan pengobatan dengan pendekatan psikoterapi dan penggunaan obat-obatan tertentu. Seorang terapis, seperti psikolog atau psikiater, dapat membantu penderita kondisi ini karena terbiasa memahami mereka.

Melalui terapis pun, seseorang yang sering berbohong akan diidentifikasi apakah ia memiliki gangguan mental tertentu yang mendasarinya. Jika ya, terapis akan berupaya untuk mengatasi seluruh masalah kesehatan mental yang dimilikinya.

Meski demikian, melakukan perawatan melalui psikoterapi pun bisa sangat sulit dilakukan. Pasalnya, penderita mythomania bisa saja berkata tidak jujur selama perawatan berlangsung.

Oleh karena itu, jenis perawatan ini akan berjalan dengan efektif jika penderitanya sadar akan kondisinya dan mau menghentikan kebiasaan bohong yang dilakukannya. Jika dipaksa, penderita kondisi ini mungkin tidak akan bekerja sama.

Melansir International Neurpsychiatric Disease Journal, metode psikoterapi yang dapat dilakukan bisa bermacam-macam. Penderita mythomania mungkin akan melakukan konseling secara individual atau dilakukan dalam berkelompok. Penderita mythomania pun mungkin saja perlu mendapatkan terapi tambahan, seperti konseling pernikahan, jika kebohongan yang dilakukan telah mengganggu hubungannya dengan pasangan.(dgs)

Baca Juga:

Pentingnya Warna untuk Stimulasi Multisensori Anak

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Beredar informasi yang menyebut minum sambil berdiri dapat memicu penyakit batu ginjal. Cek faktanya dari ahli.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Bagikan