Gravel Maintenance Hadir di 3 Kota

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 07 Juni 2023
Gravel Maintenance Hadir di 3 Kota

Biasanya punya tukang yang siap dipanggil kapan saja untuk memperbaiki hunian tapi jumlah terbatas. (Foto: Unsplash/Callum Hill)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP lingkungan perumahan, apartemen atau lainnya umumnya punya tukang yang siap dipanggil kapan saja untuk memperbaiki hunian. Sayangnya, jumlah mereka terbatas.

Meski begitu, ada saja pemilik hunian yang merasa kurang puas dengan kinerja para tukang. Situasi itu membuat permintaan untuk tukang perbaikan dan perawatan rumah semakin tinggi di tengah ketersediaannya nan terbatas. Apalagi di area yang pembangunannya sedang gencar seperti di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, tukang lebih banyak terserap ke proyek-proyek besar, bukan untuk hunian.

Warga di tiga kota tersebut sering bingung dan kerepotan mencari tukang sana-sini jika ada kerusakan hunian dan butuh perbaikan cepat. Padahal, jenis pekerjaan yang dibutuhkan bukan pembangunan, perbaikan besar atau renovasi. Semisal hanya untuk mengganti keramik kamar mandi, mengecat dinding dan pagar, atau memperbaiki plafon yang bocor saja. Namun, meski jenis pekerjaan tukang yang dibutuhkan terkesan standar, pemilik hunian tetap meminta kualitas hasil kerja yang maksimal.

Baca juga:

Minimalisasi Dampak Kecelakaan Kerja Konstruksi, Gravel Luncurkan Alat Pelindung Diri

Gravel Maintenance Hadir di 3 Kota
Aplikasi Gravel. (Foto: Gravel)

Untuk mengatasinya, layanan konstruksi Gravel hadir lewat Gravel Maintenance yang telah resmi beroperasi di tiga kota tersebut. Gravel Maintenance adalah layanan jasa tukang bangunan khusus hunian yang dikerjakan mitra tukang Gravel yang andal dan berpengalaman di berbagai proyek konstruksi. Cakupan layanannya meliputi lantai, dinding, atap, gipsum, waterproofing, saluran air, listrik, hingga kelengkapan rumah lainnya.

“Mitra tukang Gravel Maintenance ialah tukang yang punya banyak skill pekerjaan konstruksi dan sudah lolos seleksi ketat oleh tim Gravel. Pengalaman mereka sudah terbukti mampu mengerjakan pekerjaan perbaikan dan perawatan hunian, mulai dari atap hingga saluran pembuangan,” Co-Founder dan CEO Gravel Georgi Ferdwindra Putra, dalam siaran resminya.

Kamu tinggal pilih menu Gravel Maintenance di aplikasi Gravel. Untuk layanan ini, Gravel menyediakan jasa surveyor yang akan datang untuk melakukan pengecekan kerusakan hunian. Fungsinya adalah agar kerusakan terdeteksi hingga ke akar masalah, sehingga perbaikna lebih tepat sasaran.

Baca juga:

Gravel Berikan Apresiasi untuk Pekerja Bangunan

Gravel Maintenance Hadir di 3 Kota
Gravel siap mendatangkan tukang pengganti jika ada masalah. (Foto: Unsplash/James Kovin)

Dari survei, pemilik hunian juga akan mengetahui detail jenis pekerjaan, jumlah tukang dan material yang dibutuhkan, durasi pekerjaan, hingga ke estimasi biaya. Baru setelah itu, tukang akan dijadwalkan datang dan menyelesaikan pekerjaan perbaikan hunian.

"Surveyor yang kami kirim adalah profesional dari teknik sipil berpengalaman, tukang yang datang juga tukang pilihan yang mampu menyelesaikan pekerjaan dengan hasil optimal," kata Co-Founder dan CPO Gravel Fredy Yanto.

Jika terjadi kendala dengan tukang bangunana selama proses perbaikan, pemilik hunian tidak perlu khawatir karena Gravel akan mengirimkan tukang pengganti. Dari segi pembayaran juga aman karena semua dikelola oleh sistem dengan beragam pilihan metode pembayaran dan terhindar dari risiko getok harga. Sebab, biaya service Gravel Maintenance transparan tertera di aplikasi, tanpa biaya tambahan. (and)

Baca juga:

Jual-Beli Properti Kini Enggak Perlu Lagi Pakai Cara Lama

#Hunian #Rumah #Arsitektur
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Janji 600 Unit Hunian Korban Banjir di Sumatera Rampung Pada Pekan Depan
Pembangunan hunian akan terus dilanjutkan pada pekan depan dengan rencana pembangunan sekitar 2.500 unit rumah tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Pemerintah Janji 600 Unit Hunian Korban Banjir di Sumatera Rampung Pada Pekan Depan
Indonesia
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Kejagung berhasil menyelamatkan Rp 6,6 triliun. Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, uang itu bisa membangun 100 ribu rumah untuk korban bencana.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Indonesia
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Penyaluran dana ini disalurkan melalui 39 bank penyalur dengan rumah yang dibangun oleh 8.058 pengembang yang terdiri dari 13.118 perumahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Desember 2025
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Indonesia
Hunian Sementara Korban Banjir Aceh Mulai Dibangun di Pidie, Aceh Tengah dan Gayo Lues Segera Menyusul
Sementara itu, jumlah pengungsi saat ini tercatat sebanyak 588.226 jiwa, mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Hunian Sementara Korban Banjir Aceh Mulai Dibangun di Pidie, Aceh Tengah dan Gayo Lues Segera Menyusul
Indonesia
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Pemerintah bakal bangun 2.000 rumah untuk korban banjir Sumatera. DPR pun meminta Pemda setempat agar bergerak cepat.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Indonesia
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
Kebijakan terbaru Pemerintah DKI itu tidak memberikan keringanan sama sekali apabila dibandingkan dengan kebijakan sebelumnya dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 23/2023
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 November 2025
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
Indonesia
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Pembelian rumah primer melalui pembayaran tunai bertahap dan tunai masing-masing memiliki pangsa sebesar 17 persen dan 8,59 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Indonesia
Begini Cara UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Setidaknya ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh UMKM maupun masyarakat untuk bisa mendapatkan KPP.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Oktober 2025
Begini Cara  UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Indonesia
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'
Kekuatan tanpa partisipasi hanya akan melahirkan efisiensi semu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Bagikan