Ganja Masuk Tanaman Binaan, Kementan Bakal Diskusi Bareng BNN Ilustrasi Ganja. Foto: Pixabay/rexmedlen).

MerahPutih.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bakal melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Narkotika, Kementerian Kesehatan, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebelum mencabut Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Tommy Nugraha mengatakan, Kepmentan 104/2020 tersebut sementara akan dicabut untuk dikaji kembali dan segera dilakukan revisi berkoordinasi dengan stakeholder terkait (BNN, Kemenkes, LIPI).

Tommy menjelaskan, ganja adalah jenis tanaman psikotropika dan selama ini telah masuk dalam kelompok tanaman obat sejak 2006 dengan Kepmentan 511/2006.

Baca Juga:

Ganja Kembali Jadi Komoditas Binaan Tanaman Obat Kementan

"Pada tahun 2006, pembinaan yang dilakukan adalah mengalihkan petani ganja untuk bertanam jenis tanaman produktif lainnya, dan memusnahkan tanaman ganja yang ada saat itu," ujarnya.

Menurut Tommy, pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, hanya bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan/atau ilmu pengetahuan, serta secara legal oleh UU Narkotika.

"Saat ini belum dijumpai satu pun petani ganja yang menjadi petani legal, dan menjadi binaan Kementan," jelas dia.

Pada prinsipnya, Kementan memberikan izin usaha budidaya pada tanaman sebagaimana dimaksud pada Kepmentan 104/2020, namun dengan tetap memperhatikan ketentuan dalam Peraturan Perundang-Undangan.

Daftar
Daftar Komoditas Tanaman Obat. (Foto: Antara).

Tommy menggarisbawahi, penyalahgunaan tanaman menjadi bagian tersendiri dan tentunya ada pengaturannya tersendiri.

Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2020 tentang Hortikultura, disebutkan di Pasal 67 ayat (1) Budidaya jenis tanaman hortikultura yang merugikan kesehatan masyarakat dapat dilakukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau ilmu pengetahuan, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang.

"Komitmen Mentan SYL (Syahrul Yasin Limpo) dalam hal ini diantaranya memastikan pegawai Kementan bebas narkoba, serta secara aktif melakukan edukasi bersama BNN terkait pengalihan ke pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, pada daerah-daerah yang selama ini menjadi wilayah penanaman ganja secara ilegal," tutup Tommy. (Pon)

Baca Juga:

Kementan Revisi Aturan Ganja Masuk Tanaman Binaan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bersama AHY Hingga Cak Imin, Erick Thohir Berpeluang Maju di 2024 Lewat Poros Ketiga
Indonesia
Bersama AHY Hingga Cak Imin, Erick Thohir Berpeluang Maju di 2024 Lewat Poros Ketiga

Partai-partai yang kemungkinan mengusung nama-nama itu adalah Partai NasDem, PKS dan PAN

 THR 100 Persen, Anak Buah Prabowo Sebut Kado Hari Buruh
Indonesia
THR 100 Persen, Anak Buah Prabowo Sebut Kado Hari Buruh

Politisi yang memiliki panggilan Hergun menambahkan, aturan THR 100 persen bagi para pekerja/buruh ini diharapkan dapat dipatuhi dan dilaksanakan oleh para pengusaha.

Awal Maret TPU Rorotan Dipakai Kuburkan Jenazah COVID-19
Indonesia
Awal Maret TPU Rorotan Dipakai Kuburkan Jenazah COVID-19

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menyampaikan bahwa kemungkinan besar awal Maret 2021 TPU Rorotan, Jakarta Utara, sudah dapat digunakan untuk menguburkan jenazah pasien COVID-19.

Garuda Indonesia Bebaskan Biaya 'Refund Tiket' Imbas Macet Panjang Penjemputan Rizieq Shihab
Indonesia
Garuda Indonesia Bebaskan Biaya 'Refund Tiket' Imbas Macet Panjang Penjemputan Rizieq Shihab

Rizieq Shihab tiba di Indonesia pukul 10.00 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Sepanjang Tahun 2020, Polisi Sita 50,1 Ton Ganja hingga 5,53 Ton Sabu
Indonesia
Sepanjang Tahun 2020, Polisi Sita 50,1 Ton Ganja hingga 5,53 Ton Sabu

Polri melaporkan pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2020. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 50,1 ton ganja dan 5,53 ton sabu.

Bom Bunuh Diri di Makassar, Pengamanan Bandara Adi Soemarmo Diperketat
Indonesia
Bom Bunuh Diri di Makassar, Pengamanan Bandara Adi Soemarmo Diperketat

Pemeriksaan ini dilakukan untuk lebih waspada

Mensos Juliari Tunggu Keterangan Resmi KPK Soal Penangkapan Anak Buahnya
Indonesia
Mensos Juliari Tunggu Keterangan Resmi KPK Soal Penangkapan Anak Buahnya

Saat ini pejabat Kemensos itu telah dibawa ke Gedung Merah Putih, Jakarta untuk diperiksa secara intensif.

Belum Pikirkan Renovasi, Kejagung Fokus Telusuri Penyebab Kebakaran
Indonesia
Belum Pikirkan Renovasi, Kejagung Fokus Telusuri Penyebab Kebakaran

Terkait penyelidikan penyebab kebakaran tersebut, Kejagung menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

100 Juta Penduduk Indonesia Bakal Diberi Vaksin Januari 2021
Indonesia
100 Juta Penduduk Indonesia Bakal Diberi Vaksin Januari 2021

Proses vaksinasi ini akan dilakukan oleh unsur kesehatan dibantu TNI dan Polri.

Airlangga Ajukan 89 Proyek Rp1.422 T Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Airlangga Ajukan 89 Proyek Rp1.422 T Jadi Prioritas Nasional

Untuk mendorong pemulihan ekonomi dari tekanan pandemi COVID-19.