Kementan Revisi Aturan Ganja Masuk Tanaman Binaan Ilustrasi Ganja. Foto: Pixabay/rexmedlen).

MerahPutih.com - Penetapan ganja atau dengan nama latin "cannabis sativa" sebagai tanaman obat komoditas binaan Kementerian Pertanian bakal direvisi Kementerian Pertanian dengan alasan jika aturan ini tidak bermanfaat.

Ganja masih tercantum dalam daftar komoditas binaan tanaman obat, di bawah binaan Direktorat Jenderal Hortikultura. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian, yang ditandatangani Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada 3 Februari 2020.

"Kalau memang aturan ini menurut berbagai pihak bahwa ini lebih banyak tidak bermanfaatnya daripada manfaatnya, ya tentunya kita akan revisi Kepmentan ini," kata Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto seperti dilansir Antara di Jakarta, Sabtu (29/8).

Baca Juga:

Ganja Kembali Jadi Komoditas Binaan Tanaman Obat Kementan

Penetapan ganja, sudah ada dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 511 Tahun 2006 tentang Jenis Komoditi Tanaman Binaan Direktorat Jenderal Perkebunan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Direktorat Jenderal Hortikultura.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan konsisten dan berkomitmen mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Aturan Ganja
Lampiran tanaman binaan Kementan. (Foto: Antara).

Kepmentan 104/2020 tersebut sementara akan dicabut untuk dikaji kembali dan segera dilakukan revisi berkoordinasi dengan stakeholder terkait (BNN, Kemenkes, LIPI).

Komitmen Mentan SYL tegasnya, memastikan pegawai Kementan bebas narkoba, serta secara aktif melakukan edukasi bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) terkait pengalihan ke pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, pada daerah-daerah yang selama ini menjadi wilayah penanaman ganja secara ilegal. (*).

Baca Juga:

Wacana Legalisasi Ganja, Peneliti Siap Buka Pintu Diskusi dengan Semua Kalangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Merdeka dari Penjajah, HIPMI: Tapi Belum dari Perekonomian
Indonesia
Indonesia Merdeka dari Penjajah, HIPMI: Tapi Belum dari Perekonomian

Mardani berharap para pengusaha bisa berperan aktif menggerakkan perekonomian

PM Irak Adel Abdul Mahdi Mundur
Indonesia
PM Irak Adel Abdul Mahdi Mundur

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mengumumkan pengunduran diri, Jumat (29/11).

Tiket KA Lebaran Sudah Bisa Dibeli Mulai 14 Februari
Indonesia
Tiket KA Lebaran Sudah Bisa Dibeli Mulai 14 Februari

Edi mengingatkan agar para calon penumpang untuk lebih teliti dalam memasukkan tanggal, rute, atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan.

Kerusuhan di Jakarta akibat Hasutan Sejumlah Aktivis
Indonesia
Kerusuhan di Jakarta akibat Hasutan Sejumlah Aktivis

Polisi menangkap sejumlah aktivis atas dugaan penghasutan serta menyebarkan ujaran kebencian berdasarkan SARA terkait demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja.

Djoko Tjandra Digarap Kejaksaan, Polri Fokus Bongkar Dugaan Keterlibatan Jenderal
Indonesia
Djoko Tjandra Digarap Kejaksaan, Polri Fokus Bongkar Dugaan Keterlibatan Jenderal

"Proses untuk saudara Djoko di Kejaksaan yang tentunya akan menindaklanjuti," kata Listyo

Anak Buah Anies Minta Warga Nikmati Banjir, PSI: Hati Rakyat Sakit
Indonesia
Anak Buah Anies Minta Warga Nikmati Banjir, PSI: Hati Rakyat Sakit

Rian menegaskan para korban banjir itu sangat menderita

Rusun Asrama Militer Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Solo Perketat Penerapan Prokes
Indonesia
Rusun Asrama Militer Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Solo Perketat Penerapan Prokes

"Kami langsung melakukan tracking, tes swab pada penghuni. Penyemprotan disinfektan juga sudah dilakukan," ujar Rudy

Polisi Panggil Pelapor Penyebaran Video Syur
Indonesia
Polisi Panggil Pelapor Penyebaran Video Syur

Febriyanto adalah pihak yang melaporkan lima akun media sosial yang diduga menyebarkan video syur mirip seorang artis.

Abu Vulkanik Gunung Sinabung Berpotensi Meluas hingga ke Malaysia
Dunia
Abu Vulkanik Gunung Sinabung Berpotensi Meluas hingga ke Malaysia

Badan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) mengatakan bahwa abu vulkanik Gunung Sinabung berpotensi meluas hingga ke Negeri Jiran.

RS Darurat Wisma Atlet Rawat 561 Pasien COVID-19
Indonesia
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 561 Pasien COVID-19

424 di antaranya positif terjangkit virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut