French Glossing Loreal Solusi Retouch dan Pewarnaan Menutup Uban Lebih Fashionable

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Rabu, 18 Mei 2022
French Glossing Loreal Solusi Retouch dan Pewarnaan Menutup Uban Lebih Fashionable

Rambut berkilau Janet Abigail setelah diretouch French Glossing. (Foto: Loreal Profesionnel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIMA belas perempuan berbusana hitam-putih kebanyakan mengenakan terusan berlenggak-lenggok pada panggung berbentuk belah ketupat. Tampilan mereka begitu elegan menjelajah runway mengenakan busana usungan Natalia/Kiantoro dengan riasan natural garapan Yves Saint Laurent Beaute.

Di ujung, sudut paling depan panggung, para model berhenti, berpose, membelakangi penonton, lalu mengibaskan rambut mereka dengan pelbagai potongan dan gaya berwarna ash grey, cokelat, dan brunette nan dinamis berkilauan juga berdimensi.

Baca Juga:

Mau Rambut Tebal, Lebat dan Hitam, Yuk Intip Tipsnya!

Rambut para model tersebut menjadi perhatian utama pada Special Hair Show Top 15 French Balayage Squad dalam gelaran rilisan New Signature Service French Glossing Loreal Profesionnel di Ballroom The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, (18/5).

Setelah tahun lalu mengeluarkan French Balayage, Loreal Profesionnel kini resmi meluncurkan French Glossing sebagai jawaban kebutuhan konsumen akan layanan pewarnaan ulang (retouch) maupun menutup uban (grey coverage).

French Glossing
Penampilan rambut berdimensi Amanda Shafira setelah menggunakan servis French Glossing. (Foto: Loreal Profesionnel)

"Dua produk itu (French Balayage dan French Glossing) payung besarnya French Color," kata Head of Education of Loreal Professionnel Indra Tanudarma kepada merahputih.com.

French Glossing, lanjut Indra, merupakan teknik pewarnaan dua langkah lumrahnya digunakan hairdressers profesional menggunakan rangkaian produk Loreal Professionnel, meliputi Maji Fashion dan DIA Light untuk tiga servis utama paling digemari konsumen.

Ketiga servis tersebut, antara lain root touch-up bagi konsumen menginginkan pewarnaan di bagian akar atau pangkal rambut, fashion coverage untuk mewarnai rambut kali pertama atau ingin menutupi uban dengan pilihan warna lebih modern dan fashionable, dan glossy balayage retouch untuk perawatan balayage sebelumnya guna mempertahankan tampilan rambut berkilau.

Ada tiga alasan utama, menurut Indra, akhirnya konsumen memutuskan mewarnai rambut mereka, antara lain ingin rambut mereka sesuai dengan warna kulit (skin tone), mengikuti tren kecantikan dari sosial media, dan sebanyak 60 persen karena ingin menutup uban atau grey covarage.

"French Glossing jadi jawaban kebutuhan konsumen saat ingin grey covarage tapi ingin warna rambutnya lebih fashionable dan modern," kata Indra menjelaskan arti penting produk terbaru Loreal Profesionnel di tengah kebutuhan konsumen.

French Glossing
Para pendukung acara peluncuran French Glossing Loreal Profesionnel. (Foto: MP/Ronggo)

Khusus grey coverage, menurut Brand General Manager Loreal Professionnel Hendra Purjaka, kini konsumen sudah beralih dari warna hitam (basic color) ke pilihan warna lebih fashionable, seperti tiga warna favorit perempuan Indonesia, ash grey, cokelat, dan brunette.

"Selain itu, Loreal Profesionnel juga ingin memperluas ekosistem industri pewarnaan rambut dengan merangkul hairdressers dan kosumen dengan memberikan edukasi secara komprehensif," kata Hendra sesaat setelah konferensi pers kepada merahputih.com.

Peluncuran French Glossing tersebut merupakan satu acara dalam rangkaian Loreal Professionnel Business Forum (LPBF) 2022 dengan tema ‘Celebrating the Pros, Tailor-Made Service for You’ sebagai fokus pada pengalaman personalisasi konsumen dengan keunikan kebutuhannya.

Baca Juga:

5 Tanda ini Menunjukkan Kondisi Rambut Sehat

Gelaran LBF, lanjut Hendra, sebagai komitmen berkesinambungan Loreal Profesionnel untuk mengembangkan industri pewarnaan rambut Indonesia dengan memberikan inspirasi, edukasi, dan inovasi terbaru kepada puluhan ribu hairdressers di seluruh Indonesia.

"Edukasi bagi konsumen dan hairdressers juga sangat penting agar awareness tentang pewarnaan rambut semakin berkembang," papar Hendra.

French Glossing
Tiga warna rambut paling digemari perempuan Indonesia, ash grey, cokelat, dan brunette. (Foto: Loreal Profesionnel)

Berkait kesadaran (awareness) tersebut, pembuat konten kecantikan Janet Abigail merasa sangat teredukasi dengan segala informasi mengenai pewarnaan rambut setelah ambil bagian dalam program khusus Loreal Profesionnel.

Pemilik akun Instagram @janetabigail tersebut jadi lebih paham tentang tahapan pewarnaan rambut, mulai dari konsultasi dengan profesional hairdressers mengenai kesinambungan antara warna kulit (tone color) dan warna rambut (tone color), lalu proses pewarnaan terutama menetralkan warna rambut sebelum dilakukan pewarnaan, dan terpenting komitmen perawatan rambut.

"Aku jadi tahu kalau pakai conditioner itu enggak boleh pas basah," kata Janet menyadari kekeliruannya saat menggunakan conditioner pada basah setelah keramas sehingga vitamin tidak menyerap sempurna.

Perawatan rambut berwarna, menurut Indra Tanudarma, tak bisa sembarangan karena pada dasarnya warna rambut akan undercoats, baik rambut warna alami atau setelah melewati proses pewarnaan maka cara terbaik dengan menghambat proses pemudaran tersebut nan lumrahnya menjadi kekuningan, kemerahan, atau keoranyean, dengan menggunakan produk perawatan rambut terbaik.

French Glossing
Simulasi perawatan rambut menggunakan Metal DX. (Foto: MP/Ronggo)

Demi mendapatkan hasil pewarnaan French Color Services, meliputi French Glossing dan French Balayage lebih tahan lama dan tidak rusak, lanjut Indra, disarankan menggunakan Metal DX sebagai terobosan terbesar dalam perawatan rambut di Loreal Professionnel dengan kandungan Glicoamine sebagai molekul inti dengan tugas menetralisasi kandungan metal sehingga pewarnaan rambut menjadi sesuai ekspektasi dan mencegah rambut mudah patah hingga 87 persen.

Selain itu, pewarnaan ulang (retouch) juga tak bisa sembarangan. Ketika ingin retouch, menurut Amanda Shafira, dirinya khawatir rambutnya akan jadi kaku, kusam, dan warnanya jadi enggak sesuai ekspektasi.

"Tapi, dengan pengalaman French Glossing bisa retouch lebih cepat kayak two time glossier," kata pemilik akun Instagram @mandce tersebut. (*)

Baca Juga:

Ladies, Kenali 4 Jenis Rambut Rontok

#Warna Rambut #Cat Rambut #Loreal #Fashion #Tren Fesyen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan