Facebook Tengah Kembangkan Kacamata AR 'Aria' Facebook tengah kembangkan kacamata canggih dengan teknologi Augmented Reality (Foto: Facebook)

CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengonfirmasi rumor kemitraan antara Facebook dan konglomerat kacamata EssilorLuxottica (pemilik brand ReyBan dan Oakley) adalah benar. Hal itu ia nyatakan pada acara streaming live Oculus Connect, Rabu (16/9).

Seperti yang dilansir dari laman engadget, Zuckerberg dan EssilorLuxottica secara aktif mengembangkan kacamata dengan penyempurnaan AR. Kacamata ini siap dirilis tahun depan. Namun, kacamata itu tidak akan tersedia untuk dijual pada masyarakat umum. Diduga masih 'prototipe'.

Baca juga:

Melihat Lebih Jauh Tampilan dan Spesifikasi iPad Air 4 Terbaru

Mark Zuckerberg telah mengonfirmasi rumor kerjasama dengan bos kacamata ReyBan (Foto: fox business)

Dijuluki project Aria, kacamata pintar itu merupakan platform penelitian gadget wajah yang siap digunakan oleh masyarakat. Faktanya, perusahaan secara eksplisit menyatakan Aria bahkan tidak dianggap sebagai prototipe.

Namun fakta itu tak menghalangi Facebook untuk membayangkan masa depan. Nantinya kacamata AR berfungsi sebagai pengganti software untuk smartphone, sama seperti yang dilakukan Apple Watch untuk iPhone.

"Kami membayangkan ketika kami memiliki semua manfaat konektivitas, tanpa perlu menundukkan kepala dan mata untuk melihat device," jelas Facebook pada siaran persnya.

Kacamata ini memiliki banyak kelebihan. Misalnya saat menelepon seorang teman, dan mengobrol dengan avatar mereka yang seperti aslinya di seberang meja.

Kamu pun bisa bisa membayangkan seorang asisten digital yang cukup pintar untuk mendeteksi bahaya di jalan raya, memberikan statistik selama rapat bisnis, atau membantu kamu mendengar dengan lebih baik di lingkungan yang bising.

Sebagai platform penelitian, Aria akan bertindak sebagai tempat pengujian yang memungkinkan para insinyur Facebook untuk lebih mengembangkan ekosistem AR. Kacamata ini akan mampu mengambil foto dan video POV, serta melacak gerakan kepala dan mata pemakainya, dan data lokasi.

Baca juga:

Apple Music Tumbuh Lebih Cepat Ketimbang Spotify

"Proyek ini juga dibuat Untuk membantu kami mengembangkan perlindungan, kebijakan, bahkan norma sosial yang diperlukan untuk mengatur penggunaan kacamata AR," kata pihak Facebook.

Belum dikabarkan nantinya Kacamata 'Aria' akan dijual untuk umum atau tidak (Foto: pixabay/simon)

Seperti yang dicatat facebook, kacamata ini sebenarnya lebih canggih daripada apa yang kamu temukan di headset VR Standar. Karena kacamata itu memiliki kemampuan pelacakan kepala dan mata yang sama, namun digabungkan dalam fungsi ponsel cerdas. Seperti kamera menghadap ke depan, input audio multichannel, dan pelacakan GPS.

Sebagian besar dari platform pengujian akan berputar di sekitar manajemen daya. Tujuannya agar dapat menjalankan semua sensor ini secara bersamaan tetapi dengan cara yang hemat daya. Bila tidak, pengguna akan dibebani dengan kacamata pintar yang perlu diisi daya beberapa kali sehari.

Facebook juga telah memimpikan sejumlah skenario kasus penggunaan yang fantastis untuk Aria. Termasuk televisi virtual yang akan menggantikan perangkat fisik dengan umpan AR yang tetap berlabuh ke lokasi tempat mereka ditempatkan. Bahkan jika kamu berjalan ke ruangan lain.

Lebih praktisnya, Facebook sedang mengembangkan kemampuan navigasi Aria untuk membuat peta virtual tempat pengguna, dapat mengatur, meninggalkan objek dan avatar digital untuk keuntungan mereka sendiri serta pengguna Aria lainnya. Untuk melakukannya, Facebook memanfaatkan sistem Peta Langsung yang ada.

Batch pertama kacamata Aria akan dirilis untuk karyawan dan kontraktor Facebook terpilih akhir bulan ini. (ryn)

Baca juga:

App Store Terancam Dilarang di Tiongkok, Apple akan Kehilangan Pasar Besar?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH