hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-1
Facebook dan Instagram Berantas Hoaks Virus Corona Facebook dan Instagram berantas hoaks tentang virus corona (Foto: pixabay/simon)
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-2
hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-7

VIRUS Corona belakangan ini tengah menggemparkan dunia. Terkait virus berbahaya tersebut, Facebook rencananya akan menghapus klaim palsu dan teori konspirasi tentang virus corona, apabila berisiko menimbulkan kerugian untuk orang yang mempercayainya.

Kebijakan tersebut berlaku di seluruh Instagram dan Facebook. Dalam hal ini, mencakup juga tentang penyembuhan palsu, metode pencegahan palsu, serta klaim apapun yang bisa membingungkan orang tentang sumber daya kesehatan apa yang tersedia.

Informasi hoaks di facebook dan instagram akan dihapus (Foto: pixabay/usa-reiseblogger)

Baca Juga:

Bill Gates Sumbang Dana Jutaan Dollar untuk Perangi Virus Corona

Mengutip The Verge, tagar yang digunakan untuk menyebarkan informasi hoaks di Instagram akan diblokir atau dibatasi.

Perusahaan media sosial tersebut sepakat membatasi jangkauan informasi masyarakat yang keliru, seperti tentang teori konspirasi anti vax.

Perusahaan itu menuturkan, jika memiliki kebijakan untuk menghapus konten yang menciptakan risiko kerusakan fisik. Seperti contoh tahun lalu, facebook setuju menghapus rumor online tentang vaksin polio. Saat itu, rumor tersebut mengganggu kesehatan seorang pekerja di Pakistan.

Keputusan pembatasan tagar informasi hoaks itu diambil hbeberapa jam usai WHO mendeklarasikan darurat virus corona.

Facebook mengatakan akan bergantung pada organisasi kesehatan, untuk menandai teori konspirasi yang bisa berbahaya. Saat ini, hampir 10.000 kasus virus dikonfirmasi secara global, di sebanyak 19 negara, seperti yang dilansir dari BBC News.

Baca Juga:

Gara-Gara Virus Corona, Server PUBG Down

Facebook akan membatasi penyebaran informasi yang salah dengan pemeriksaan fakta (Foto: pixabay/propakistani)

Selain menghapus konten berbahaya yang terkait dengan virus corona. Facebook pun mengatakan akan membatasi penyebaran informasi yang salah, yang ditandai sebagai berita hoaks oleh pemeriksa fakta.

Hal ini akan memberitahu orang-orang bahwa informasi itu mungkin tak akurat, jika mereka telah berbagi atau tengah mencoba membagikan kiriman yang ditandai.

Facebook pun akan berusaha mengarahkan pengguna pada informasi yang akurat. Mereka menempatkan pesan di bagian atas News Feed Facebook, menyediakan pop-up pendidikan saat seseorang melakukan pencarian tertentu, serta mengetuk tagar tertentu di Instagram.

Keputusan untuk langsung menghapus informasi yang salah tampak berbeda dengan posisi Facebook tentang kepalsuan politik. Pada awal tahun ini misalnya, Facebook mengatakan akan terus membiarkan hoaks disebarkan lewat iklan politik, untuk memungkinkan klaim politik untuk diteliti di depan umum. (ryn)

Baca Juga:

Sederet Produsen Ponsel asal Tiongkok Gotong-Royong Lawan Virus Corona

Kredit : raden_yusuf

hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-3

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-4
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-5