DPR Minta KPK Turun Tangan Selidiki Kasus Gagal Bayar Sektor Keuangan Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi III DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan menyelidiki maraknya kasus gagal bayar di sektor industri keuangan.

Lembaga yang dipimpin Firli Bahuri itu juga diminta untuk menelusuri adanya dugaan konspirasi antara lembaga pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan para tersangka korupsi di sektor tersebut.

Anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan mengatakan, maraknya kasus gagal bayar di industri keuangan harus dituntaskan. Untuk itu, politikus PDI Perjuangan ini meminta lembaga antirasuah turun tangan menangani kasus tersebut.

Baca Juga

KPK Pastikan Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Dua Petinggi Nasdem

"KPK sebagai supervisi sudah harus melakukan hal itu dan itu harusnya sudah automatis," kata Trimedya kepada Wartawan, Rabu (18/11).

Saat ini tercatat ada beberapa perusahaan yang bergerak di sektor keuangan mengalami gagar bayar. Misalnya di sektor koperasi, mulai dari Koperasi Indo Surya, Koperasi Hanson, LiMa Garuda, Koperasi Pracico, dan Koperasi Sejahtera Bersama. Kemudian, di sektor investasi dan pengelolaan aset, yaitu Minna Padi Asset Management, Victoria Manajemen Investasi, Mahkota Investama, Emco Asset Management, Narada Asset Management dan yang terbaru ialah Indosterling Optima Investama.

Sementara di sektor asuransi terdapat beberapa perusahaan yang bermasalah seperti PT Asuransi Bumiputera (AJB), PT Asuransi Jiwasraya, Wanaartha Life, dan Kresna Life.

"Kasus Jiwasraya sudah selesai, tinggal Wanaartha dan Asabari. Dan itu harus dituntaskan. Kalau Wanaartha agak rumit karena ada kaitannya sama Benny Tjokro (Salah satu tersangka kasus Jiwasraya)," ungkapnya.

Anggota DPR Trimedya Panjaitan
Anggota DPR Trimedya Panjaitan. (Foto: dpr.go.id)

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset milik pribadi Benny Tjokro di WanaArtha Life. Aset yang disita itu bukanlah aset milik nasabah WanaArtha Life.

Berkenaan dengan itu, Trimedya juga mendorong KPK untuk menelusuri lemahnya pengawasan OJK sehingga terjadi maraknya gagal bayar di sektor ini. Trimedya menduga ada pembiaran yang dilakukan oleh pejabat OJK, sehingga praktik korupsi disektor ini terus berjalan.

Oleh karena itu, politikus partai berlogo Banteng moncong putih itu meminta aparat penegak hukum untuk terus mengusut kasus gagal bayar atas lemahnya pengawasan tersebut.

"Saat ini yang kena dari OJK baru satu. Menurut kami yang kena harusnya lebih banyak. Karena keliatannya patut diduga ada konspirasi OJK dengan para tersangka sehingga mereka lama baru mengetahui," pungkasnya.

Baca Juga

KPK Yakin Kejagung dan Polri Bakal Kirim Berkas Skandal Djoko Tjandra

Diketahui, satu mantan pejabat OJK yakni Mantan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi ditetapkan menjadi tersangka pidana mega korupsi Jiwasraya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ICW Nilai KPK Tak Berani Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
ICW Nilai KPK Tak Berani Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra

ICW berpandangan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berani untuk mengambil alih seluruh penanganan perkara yang melibatkan Djoko S Tjandra.

Ini 12 Poin Protokol Kesehatan New Normal di Surabaya
Indonesia
Ini 12 Poin Protokol Kesehatan New Normal di Surabaya

Perwali tersebut diterbitkan usai usulan Risma menolak memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan disetujui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

2 Tenaga Kesehatan di Indramayu Terkonfirmasi Positif COVID-19
Indonesia
2 Tenaga Kesehatan di Indramayu Terkonfirmasi Positif COVID-19

Dengan penambahan 3 kasus baru ini, sampai dengan hari Sabtu (20/06/2020) jam 14.00 WIB, yang telah terkonfirmasi positif di Kabupaten Indramayu sebanyak 29 orang.

Update COVID-19 DKI: Total Pasien Sembuh Capai 369.929 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Pasien Sembuh Capai 369.929 Orang

Dengan positivity rate 10,5 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.337 jiwa.

Civitas UI Polisikan Politikus PKS Usai Dituding Ajarkan Seks Bebas ke 'Maba'
Indonesia
Civitas UI Polisikan Politikus PKS Usai Dituding Ajarkan Seks Bebas ke 'Maba'

Bukti itu berupa materi pembelajaran yang diberikan UI kepada para mahasiswa baru

Upaya Pengajuan Rehabilitasi Reza Artamevia Temui Jalan Berliku
Indonesia
Upaya Pengajuan Rehabilitasi Reza Artamevia Temui Jalan Berliku

Menurut Yusri, hingga kini belum ada penyampaian secara formil oleh pihak Reza.

Menteri Trenggono dan Sekjen PDIP Lulus Wisuda Bareng Profesi Insinyur
Indonesia
Menteri Trenggono dan Sekjen PDIP Lulus Wisuda Bareng Profesi Insinyur

GM memecahkan rekor dengan telah melantik 1367 lulusan berprofesi insinyur

RUU Minuman Beralkohol Dinilai Picu Kesewenangan
Indonesia
RUU Minuman Beralkohol Dinilai Picu Kesewenangan

Institute for Criminal Justice Reform ( ICJR) menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Minuman Beralkohol (Minol) tidak perlu dibahas DPR.

Pulihkan Ekonomi, BI Beli Surat Berharga Negara Rp147 Triliun
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, BI Beli Surat Berharga Negara Rp147 Triliun

Pembelian SBN secara langsung tersebut sebagai bagian pendanaan dan pembagian beban untuk pendanaan public goods dalam APBN oleh BI.

 Dewa United FC Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim
Indonesia
Dewa United FC Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim

Kegiatan sosial ini merupakan inisiatif seluruh elemen Dewa United FC, untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan yang penuh manfaat.