KPK Pastikan Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Dua Petinggi Nasdem Logo KPK. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan politikus Nasdem Kisman Lakumakulita, terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan dua petinggi partai besutan Surya Paloh tersebut.

Kisman sebelumnya melaporkan Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali dan Ketua DPP Nasdem Rusdi Masse Mapesessu ke KPK atas dugaan korupsi impor produk holtikultura.

Baca Juga:

KPK Ungkap Sosok yang Bantu Nurhadi Selama Jadi Buronan

"KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaahan terhadap laporan tersebut, untuk mendalami lebih lanjut apakah masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonformasi, Rabu (18/11).

Jubur KPK
Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) Ali Fikri. Foto: ANTARA

Saat mendatangi gedung antirasuah kala itu, Kisman membawa barang bukti satu eksemplar Majalah Tempo edisi 2-8 November 2020 ketika melaporkan dugaan korupsi sesama rekan partainya ke KPK.

Dalam pengurusan impor produk holtikultura diduga ada pungutan sebesar Rp1.000 per kilogram. Menurut Kisman, Ahmad Ali dan Rusdiasse Mapesessu diduga menerima fee dari pengurusan izin impor tersebut.

"Sumber datanya bisa teman-teman cek di situ lah dan kali Rp1.000 per kilogram ya, berapa ton, berapa juta ton, impor hortikultura kita, kali saja ketemu angkanya berapa puluh triliun," kata Kisman di gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/11). (Pon)

Baca Juga:

KPK Yakin Kejagung dan Polri Bakal Kirim Berkas Skandal Djoko Tjandra

KPK Buru Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Ultimatum Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Buru Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Ultimatum Azis Syamsuddin
Indonesia
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menteri Agama Minta Umat Jangan Khawatir Divaksin COVID-19
Indonesia
Menteri Agama Minta Umat Jangan Khawatir Divaksin COVID-19

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyebut, vaksinasi ini bagian dari wujud sinergitas antarlembaga negara. Seperti Kemenag dan Kemenkes, bersama para tokoh agama dalam ikut mengatasi pandemi COVID-19.

Pemkot Bandung Terus Persiapkan Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Pemkot Bandung Terus Persiapkan Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka

"Proses vaksin untuk tenaga pendidik menjadi syarat mutlak untuk PTM," ungkap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi
Indonesia
Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi

Hasil di lapangan, bukti dokumen bebas COVID-19 belum terverifikasi secara sistem

Wagub DKI Sesalkan Jakmania Konvoi Kemenangan
Indonesia
Wagub DKI Sesalkan Jakmania Konvoi Kemenangan

Pemprov DKI Jakarta menyayangkan tindakan pendukung Persija Jakarta yang melakukan pesta kemenangan dengan aksi konvoi ke sejumlah titik ibu kota dengan mengabaikan protokol kesehatan.

[HOAKS atau FAKTA]: Rizieq Sakit Tidak Normal Akibat Diracun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rizieq Sakit Tidak Normal Akibat Diracun

Unggahan tersebut mendapatkan 305 balasan, 354 suka, dan 166 retweet

Terbang dari Aceh ke Jakarta, Pesawat Batik Air Tiba-tiba Mendarat Darurat di Kualanamu
Indonesia
Terbang dari Aceh ke Jakarta, Pesawat Batik Air Tiba-tiba Mendarat Darurat di Kualanamu

Pesawat Batik Air yang terbang dari Aceh menuju Jakarta mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner
Indonesia
Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner

Pemerintah Kota Yogyakarta memutuskan menutup sementara tiga warung pecel lele di Jalan Perwakilan

Masa Larangan Mudik, 1,5 Juta Warga Keluar dari Jabodetabek
Indonesia
Masa Larangan Mudik, 1,5 Juta Warga Keluar dari Jabodetabek

Kementerian Perhubungan memaparkan data dari posko monitoring sudah ada lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek.

[Hoaks atau Fakta]: Ruang Kerja Anies Digeledah KPK
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Ruang Kerja Anies Digeledah KPK

Foto Anies Baswedan dimuat di artikel berjudul “BNI Turut Meriahkan Hari Jadi Kepulauan Seribu yang ke-16” yang tayang di situs wartaekonomi.co.id pada 13 November 2017.

Surabaya Kekurangan Tabung Oksigen
Indonesia
Surabaya Kekurangan Tabung Oksigen

"Problemnya selama ini, banyak warga yang takut datang ke tempat layanan kesehatan untuk melakukan pengecekan. Sehingga, tidak sedikit kasus yang masuk ke RS sudah terlambat," kata Eri.