Bongkar Korupsi Asabri, Kejaksaan Agung Periksa 6 Saksi PT Asabri. Foto: Isitmewa

MerahPutih.com - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa enam orang saksi terkait perkaran dugaan korupsi di PT Asabri.

Enam orang saksi yang diperiksa pada Selasa (23/3) yaitu, RD selaku pelaksana Instruksi Trading PT Tricore Kapital Sarana dan PT Dana Lingkar Kapital, JT selaku Pegawai PT Mirae Sekuritas, serta AK selaku Corporate Finance PT Tricore Kapital Sarana dan PT Dana Lingkar Kapital.

Baca Juga

Kejagung Segera Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Kemudian, JJ selaku Direktur PT Primaasia Global Property, CCW selaku nominee tersangka Jimmy Sutopo, dan MM selaku karyawan swasta.

"Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (24/3).

Asabri (Antaranews)

Sampai saat ini, ada sembilan tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri. Kesembilan tersangka yaitu, yaitu Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation dan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur PT Hanson Internasional.

Tersangka lainnya, yaitu mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam R Damiri dan Sonny Widjaja.

Kemudian, BE selaku Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 dan HS selaku Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019.

Ada pula IWS selaku Kadiv Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017, Heru Hidayat selaku Direktur PT Trada Alam Minera dan Direktur PT Maxima Integra, dan LP sebagai Direktur Utama PT Prima Jaringan.

Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 23,73 triliun.

Saat ini penyidik Kejaksaan Agung sudah mulai melaksanakan proses klarifikasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (Knu)

Baca Juga

Kejagung Segel 18 Apartemen Milik Benny Tjokro Terkait Kasus Asabri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepala Daerah Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Kepala Daerah Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

"Kita harapkan adanya ketegasan dari para pihak yang memiliki kewenangan untuk mengatur itu semua," jelas dia.

Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK
Indonesia
Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK

Diketahui, Firli Bahuri resmi melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN di Gedung KPK, Selasa (1/6)

Indonesia Tidak Perlu Buru-buru Akui Pemerintahan Baru Afghanistan
Indonesia
Indonesia Tidak Perlu Buru-buru Akui Pemerintahan Baru Afghanistan

Dalam hukum internasional pergantian pemerintahan ada dua mekanisme. Pertama secara konstitusional dan inkonstitusional.

Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai
Indonesia
Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, jumlah kasus meninggal terus bertambah.

Temuan Korban Meninggal Longsor Nganjuk Bertambah
Indonesia
Temuan Korban Meninggal Longsor Nganjuk Bertambah

Jumlah warga korban tanah longsor Nganjuk yang ditemukan meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga totalnya ada tiga warga meninggal.

KPK DKI dan Inspektorat Dikritik, Kinerja Tak Optimal Cegah Tindakan Korupsi
Indonesia
KPK DKI dan Inspektorat Dikritik, Kinerja Tak Optimal Cegah Tindakan Korupsi

Seharusnya APIP bisa mengawasi agar tidak ada anggaran yang dikeluarkan SKPD DKI melebihi harga kontrak

Ini Aturan dan Cara Kebiri Pelaku Pedofil
Indonesia
Ini Aturan dan Cara Kebiri Pelaku Pedofil

Dalam PP Nomor 70/2020 itu diatur berbagai cara mengenai pelaksanaan tindakan kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, rehabilitas dan pengumuman identitas pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

Servernya Diisukan Dibobol Hacker Tiongkok, Ini Reaksi BIN
Indonesia
Servernya Diisukan Dibobol Hacker Tiongkok, Ini Reaksi BIN

BIN pun bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

336 Nakes Terpapar COVID-19, 8 Faskes di Bogor Ditutup
Indonesia
336 Nakes Terpapar COVID-19, 8 Faskes di Bogor Ditutup

Perlu diberlakukan kebijakan yang lebih ketat dan tegas dalam skala lebih makro, agar pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro (PPKM Mikro) di tingkat RW dan RT bisa tetap berjalan efektif.