Kejagung Segera Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Korupsi Asabri PT Asabri. Foto: Isitmewa

Merahputih.com - Kejaksaan Agung berusaha segera mungkin melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi PT Asabri. Karena, batas penahanan para tersangkanya tinggal 2 bulan lagi.

"Bahkan kami sekarang kerja keras," kata Direktur Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Jumat (19/3).

Baca Juga

Kejagung Sita 17 Kapal Milik Heru Hidayat dalam Kasus Korupsi Asabri

Febrie berharap banyak dari auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera menyelesaikan dan membantu penyidikan untuk berkonstrasi penyiatan aset para tersangka.

Selain menyiapkan berkas pekara, penyidik juga sedang fokus pada upaya pengembalian kerugian negara dengan menyita aset para tersangka Asabri.

Seperti yang diketahui bahwa kerugian negara yang ditimbulkan oleh kasus Asabri sebesar Rp23,73 triliun, atau lebih besar dari kasus Jiwasraya.

Penyidik telah menyita sejumlah aset milik beberapa tersangka Asabri, mulai dari kendaraan mewah, tanah, bangunan, kapal, tambang batu bara, hingga tambang nikel.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono menyingung soal nilai aset sitaan kasus Asabri yang telah terkumpul belum menutupi separuh kerugian negara yang tercatat saat ini (Rp23,73 triliun).

Febrie mengatakan bahwa penyidik kesulitan untuk mengumpulkan aset para tersangka karena dua dari sembilan tersangka merupakan tersangka di kasus Jiwasraya.

Asabri (Antaranews)

Selain itu, tersangka Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat menggunakan aset mereka dengan pinjam nama.

"Ini 'kan sebenarnya aset-asetnya rata-rata dari mereka berdua (Benny Tjokro dan Heru Hidayat, red.) itu tidak ada pakai nama mereka, itu sulitnya, nominee pakai nama perusahaan, pakai nama orang lain," kata Febrie.

Namun, Febrie menegaskan bahwa Kejagung berupaya keras untuk mengembalikan aset tersebut.

Sejauh ini Jampidsus Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode 2011—Maret 2016 Mayjen Purn. Adam Rachmat Damiri, Dirut PT Asabri periode Maret 2016—Juli 2020 Letjen Purn. Sonny Widjaja, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008—Juni 2014 Bachtiar Effendi, serta Direktur PT Asabri periode 2013—2014 dan 2015—2019 Hari Setiono.

Baca Juga

Kejaksaan Sita Rolls Royce Phantom Coupe Diduga Hasil Korupsi Duit Asabri

Berikutnya, Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012—Januari 2017 Ilham W. Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, Dirut PT Hanson International Tbk. Benny Tjokrosaputro, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

Selain itu, Kejaksaan Agung telah menyematkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap tiga tersangka, yakni Benny Tjockrosaputro, Heru Hidayat, dan Jimmy Sutopo.(Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
IDI Jatim Curigai Kasus COVID-19 di Bangkalan Dari Virus Varian Baru
Indonesia
IDI Jatim Curigai Kasus COVID-19 di Bangkalan Dari Virus Varian Baru

Kasus di Madura, bisa juga model varian baru COVID-19. Sebab, dari informasi yang ada adalah memang banyak pendatang dari tempat lain, yang itu dicurigai sebagai pembawa virus.

Tol Layang Ancol Timur–Pluit Segera Dibangun
Indonesia
Tol Layang Ancol Timur–Pluit Segera Dibangun

Jalan Tol Ancol Timur–Pluit (Elevated) atau Harbour Road II (HBR II) sepanjang 9,6 kilometer, merupakan penambahan lingkup ruas Tol Cawang- Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.

Sembilan Orang Jadi Korban Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar
Indonesia
Sembilan Orang Jadi Korban Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

"Dari masyarakat ada sembilan orang, lima petugas gereja dan empat anggota jemaah. Kejadian saat pelaksanaan Misa Mu Minggu Palma," kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Merdisyam

Berjam-jam Diperiksa Ketua PA 212 Belum Keluar Polda
Indonesia
Berjam-jam Diperiksa Ketua PA 212 Belum Keluar Polda

Tim Kuasa Hukum Slamet Ma'arif, Ichwan Tuankotta mengatakan, kliennya masih diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait video ajakan untuk ikut berdemo 1812.

Cap 51 Pegawai Merah, Firli Bahuri Disebut Pimpinan Terburuk Sepanjang Sejarah KPK
Indonesia
Cap 51 Pegawai Merah, Firli Bahuri Disebut Pimpinan Terburuk Sepanjang Sejarah KPK

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Firli Bahuri merupakan pimpinan KPK terburuk sepanjang sejarah berdirinya lembaga antirasuah.

Ini Harapan BPIP terhadap Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Ini Harapan BPIP terhadap Jenderal Andika Perkasa

Harapan akan perbaikan institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tangan Jenderal Andika Perkasa terus mengalir.

Shelter Penuh, Pemkot Yogyakarta Ubah Balai Diklat Jadi Ruang Isolasi
Indonesia
Shelter Penuh, Pemkot Yogyakarta Ubah Balai Diklat Jadi Ruang Isolasi

"Tujuh rumah sakit rujukan COVID-19 di Yogyakarta juga sudah diminta untuk menambah kapasitas kamar. Harapannya bisa dipenuhi," kata Heroe.

Pengakuan Bamsoet setelah Alami Kecelakaan saat Reli di Meikarta
Indonesia
Pengakuan Bamsoet setelah Alami Kecelakaan saat Reli di Meikarta

"Kemarin terjadi clash karena teknis kendaraan, bukan drivernya," kata Bamsoet di kompleks DPR, Minggu (28/11).

Pemprov DKI Klaim Tak Berwenang Kembalikan Lebih Bayar Alat Damkar
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Tak Berwenang Kembalikan Lebih Bayar Alat Damkar

Setidaknya ada empat paket pengadaan yang pembayarannya melebih nilai uang yang seharusnya disetorkan dalam laporan BPK

Kapal Pencari Ikan Tabrakan, 17 Orang Dinyatakan Hilang
Indonesia
Kapal Pencari Ikan Tabrakan, 17 Orang Dinyatakan Hilang

Dari jumlah 32 orang ABK KM Barokah Jaya, dilaporkan 15 orang berhasil dievakuasi ke Kapal TB Pioneer.