Bolehkah Bayi Minum Susu Kambing?
Susu kambing pada umumnya dianggap sebagai alternatif susu sapi yang aman. (Pixabay/mifolkschool)
SUSU kambing atau susu formula berbahan dasar kambing mungkin merupakan pilihan yang sehat dan bergizi untuk bayi yang sensitif terhadap susu sapi atau memiliki masalah kesehatan lain tentang susu sapi. Namun, susu berbahan kambing juga tidak cocok untuk semua orang.
“Susu kambing pada umumnya dianggap sebagai alternatif susu sapi yang aman, tetapi hanya jika mengikuti garis waktu yang tepat untuk memperkenalkannya kepada bayi kamu,” tulis laman Healthline.
Baca Juga:
Berbagai Khasiat Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh, Sudah Tahu?
Formula berbahan susu kambing aman dikonsumsi sejak lahir. Sementara itu, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk tidak memberikan susu kambing segar atau susu murni lainnya yang tidak dianggap sebagai susu formula harus dihindari sepenuhnya dalam 12 bulan. Susu kambing saja tidak dapat memberikan nutrisi yang cukup untuk bayi. Kemudian dapat memengaruhi kesehatan dan perkembangannya jika dikonsumsi sebagai alternatif ASI.
Alergi susu sapi ternyata memengaruhi hingga tiga persen bayi di negara maju sehingga orang tua mempertimbangkan susu kambing sebagai pengganti yang aman. Susu kambing mengandung protein yang lebih tinggi dan memiliki khasiat lain yang membuatnya lebih mudah untuk dicerna. Meskipun begitu, mengganti susu formula sapi dengan produk susu kambing harus selalu didiskusikan dan diawasi oleh dokter spesialis anak apabila jika memiliki alergi.
Secara nutrisi, susu kambing cenderung memiliki lebih banyak protein dan lemak dibandingkan susu sapi. Susu kambing juga mengandung lebih banyak kalsium, potasium, dan vitamin A. Di sisi lain, susu sapi mengandung lebih banyak jumlah vitamin B12 dan folat. Jika dibandingkan, kedua susu ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup merata.
Baca Juga:
Perbedaan nutrisi utama lainnya adalah laktosa atau gula alami yang dapat ditemukan di semua susu hewani. Tanpa adanya alergi, banyak orang yang kesulitan untuk mencerna laktosa dan kemudian menyebabkan masalah perut. Susu kambing mengandung lebih sedikit laktosa dan ini yang menjadi alasan utama mereka yang sensitif terhadap susu sapi dapat mentolerir susu kambing dengan baik.
Susu kambing adalah produk hewani dan bisa menjadi penyebab alergi yang mirip dengan susu sapi. Jadi, sebenarnya sangat mungkin untuk terjadi jika bayi kamu benar-benar alergi terhadap susu sapi dan susu kambing. Oleh karena itu, pentingnya untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum kamu mencoba memberikan susu kambing. (vca)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya