Bertemu Jokowi, Menag Yaqut Bahas Kepastian soal Ibadah Haji Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu (2/6). Pertemuan ini guna membahas kepastian soal ibadah Haji tahun 2021.

Sampai saat ini, Pemerintah belum memutuskan apakah calon jemaah haji (calhaj) Indonesia bisa berangkat ke tanah suci atau tidak. Pasalnya, otoritas Arab Saudi tak kunjung memberikan informasi resmi soal haji.

Baca Juga

Kemenag Siapkan Beberapa Skenario Jika Arab Saudi Beri Lampu Hijau Ibadah Haji

"Saya akan berkomunikasi ke presiden dan kita akan membuat keputusan apakah kita menunggu terus atau kita putuskan sendiri," ujar Menag Yaqut dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/6).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku belum memahami kenapa Indonesia belum mendapat izin masuk. Menag belum tahu kriteria yang digunakan Saudi.

"Penanganan COVID-19 di Indonesia termasuk relatif bagus. Saya belum tahu kenapa warga Indonesia masih belum diizinkan masuk ke Saudi," ucapnya.

Ilustrasi ibadah Haji. Foto: Abdullah Shakoor/Pixabay

Menurut dia, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih lebih rendah dibanding sejumlah negara yang diizinkan masuk. Amerika Serikat bahkan menjadi negara dengan kasus tertinggi di dunia.

"Kalau diurutkan, USA tertinggi jumlah kasus COVID-19 di dunia. Prancis di urutan 8, Italia urutan 9, Jerman urutan 17, sementara Indonesia di urutan 19 jumlah kasus COVIDnya. Jadi saya belum tahu kriteria yang digunakan Saudi," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Marwan Dasopang meminta pemerintah tidak usah menunggu keputusan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Marwan pun mengatakan mengenai urusan persiapan haji oleh Kemenag di dalam negeri sudah maksimal.

“Seluruh kemungkinan yang akan terjadi sudah kita kaji dan sudah kita siapkan,” ungkapnya.

Bahkan, kata Marwan, persoalan vaksin COVID-19 khusus untuk jemaah haji pun telah diambil langkah.

Marwan mengatakan meskipun dari pemerintah Indonesia untuk haji telah dipersiapkan dengan matang, namun keputusan boleh atau tidak memberangkatkan jamaah haji ada di tangan Arab Saudi.

“Karena itu dalam kategori kewajiban kita dalam persiapan sebetulnya tidak ada yang salah," tutup dia. (Knu)

Baca Juga

Menag Belum Berani Beri Kepastian Soal Kuota Jemaah Haji

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Diminta Transparan Soal Lahan Makam COVID-19, CBA: Indikasi ke Arah Dugaan Mark Up
Indonesia
Anies Diminta Transparan Soal Lahan Makam COVID-19, CBA: Indikasi ke Arah Dugaan Mark Up

Gubernur DKI diam saja menganggap biasa-biasa saja untuk jaga citra sendiri

Ini Kata Mabes Polri Soal Terduga Teroris Disebut Kader Muhammadiyah
Indonesia
Ini Kata Mabes Polri Soal Terduga Teroris Disebut Kader Muhammadiyah

FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP Muhammadiyah.

Jokowi Tak Akan Lindungi Menteri Juliari
Indonesia
Jokowi Tak Akan Lindungi Menteri Juliari

Presiden okowi tak akan melindungi Mensos Juliari Peter Batubara yang diduga korupsi pengadaan bansos sembako penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek.

COVID-19 Tembus di Atas 1 Juta Kasus, Haruskah Jokowi Minta Maaf?
Indonesia
COVID-19 Tembus di Atas 1 Juta Kasus, Haruskah Jokowi Minta Maaf?

"Di Indonesia. Tak kenal budaya minta maaf dan mundur," ucap Ujang

Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman Diduga Petasan
Indonesia
Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman Diduga Petasan

"Sementara dugaan kuat adalah petasan," kata Kepala Polres Metro Jakbar, Kombes Ady Wibowo yang dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (8/11).

Dua Hari Beroperasi Terbatas, Candi Prambanan Diserbu 643 Wisatawan
Indonesia
Dua Hari Beroperasi Terbatas, Candi Prambanan Diserbu 643 Wisatawan

Dua hari pasca beroperasi secara terbatas, Candi Prambanan diserbu sekitar 643 wisatawan.

Asosiasi Bupati Meminta Nakes di Area Pegunungan Tengah Papua Harus Diungsikan
Indonesia
Asosiasi Bupati Meminta Nakes di Area Pegunungan Tengah Papua Harus Diungsikan

"Memang jalur darat dari Distrik Kiwirok belum terhubung ke daerah sekitarnya sehingga daerah seperti ini harus diperhatikan dengan serius," ujarnya.

Tak Hanya FPI, Rekening Milik Anak-Anak Rizieq Shihab Juga Diblokir
Indonesia
Tak Hanya FPI, Rekening Milik Anak-Anak Rizieq Shihab Juga Diblokir

Kubu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) mengklaim ada rekening bank milik anak-anak MRS yang diblokir atau dibekukan.

Pemprov DKI Tampik Tugu Sepatu Raksasa untuk Cari Keuntungan Iklan
Indonesia
Pemprov DKI Tampik Tugu Sepatu Raksasa untuk Cari Keuntungan Iklan

Pemprov DKI Jakarta menampik pemasangan instalasi sepatu raksasa di tiga untuk mendulang keuntungan sebagai pengiklan sepatu lokal merk Compass.

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Bantu Penanganan Banjir Bandang Batu
Indonesia