Kemenag Siapkan Beberapa Skenario Jika Arab Saudi Beri Lampu Hijau Ibadah Haji Suasana ibadah haji. (Foto: Kemenag).

Merahputih.com - Kementerian Agama menyambut baik pengumuman Pemerintah Arab Saudi yang akan menyelenggarakan kembali ibadah haji dengan protokol kesehatan ketat.

Penjelasan Arab Saudi terkait rencana operasional haji 1442 H sangat penting. Sebab, hal itu akan menjelaskan bagaimana skema penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

"Namun, Saudi baru memastikan adanya penyelenggaraan haji, belum mengumumkan rencana operasionalnya," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi di Jakarta, Senin (10/5).

Baca Juga:

Di Solo, Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2047

Kemenag juga belum mendapat kepastian apakah ibadah haji tahun ini akan digelar seperti tahun lalu yakni hanya diikuti oleh warga Saudi atau ekspatrian yang ada di sana atau ada izin untuk pemberangkatan jemaah dari negara luar Saudi, termasuk Indonesia.

Yang pasti, Kemenag bakal terus mengikuti perkembangan informasi dari Pemerintah Arab Saudi. Apapun keputusan Arab Saudi, pemerintah siap menerima dan menindaklanjuti.

Masjidil Haram. (Foto: Haramain TV)
Masjidil Haram. (Foto: Haramain TV)

Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Haji yang dibentuk oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada akhir Desember 2020, sudah menyiapkan skema jika ada pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia.

"Skema itu disiapkan dalam beberapa skenario, mulai dari pembatasan kuota 50 persen, 30 persen, 25 persen, bahkan hingga 5 perse," ucapnya.

Baca Juga:

Arab Saudi Apresiasi Kebijakan Indonesia Batalkan Penyelenggaran Haji

Untuk Jemaah haji Indonesia sendiri juga sudah mulai mengikuti program vaksinasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan.

"Jadi, jika nanti memang ada pemberangkatan, mereka sudah memenuhi syarat vaksinasi yang diharuskan Saudi karena masih dalam kondisi pandemi," pungkasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa
Indonesia
Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa

Kasus tersebut berawal saat tersangka datang ke Hotel Mercure dalam kondisi setengah mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

Ganjar Ogah Tanggapi Polemik Dirinya dan Elit PDI Perjuangan
Indonesia
Ganjar Ogah Tanggapi Polemik Dirinya dan Elit PDI Perjuangan

Saat menjawab ada pernyataan bahwa dia mempunyai "pasukan" di media sosial, Pranowo hanya mengungkapkan sudah bermedia sosial sejak lama.

DKI Alami Kontraksi Ekonomi, Anies Minta Jajarannya Optimalkan Anggaran
Indonesia
DKI Alami Kontraksi Ekonomi, Anies Minta Jajarannya Optimalkan Anggaran

Masyarakat kini memiliki kesadaran bahwa tak mungkin semua hal dikerjakan saat ini juga

Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada
Indonesia
Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada

Fritz perintahkan seluruh jajaran pengawas untuk berpartisipasi dalam mengawasi konten media sosial (medsos).

Polri Siagakan 160.916 Personel Amankan Puncak Arus Balik Libur Panjang
Indonesia
Polri Siagakan 160.916 Personel Amankan Puncak Arus Balik Libur Panjang

Arus balik libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diprediksi akan terjadi pada Sabtu (31/10) dan Minggu (1/11)

Saksi Sebut Bantuan Heru Hidayat untuk Menjaga Likuiditas Jiwasraya
Indonesia
Saksi Sebut Bantuan Heru Hidayat untuk Menjaga Likuiditas Jiwasraya

Hal itu ditegaskan Harry, saat bersaksi dalam dalam lanjutan persidangan perkara Pidana No.: 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst., Kamis (3/9)

Imbas Libur Natal-Tahun Baru, 55 RW di Jakarta Masuk Zona Rawan COVID-19
Indonesia
Imbas Libur Natal-Tahun Baru, 55 RW di Jakarta Masuk Zona Rawan COVID-19

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut ada tren kenaikan kasus aktif COVID-19 imbas dari libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Robot Damkar Besutan UNEJ Menuju Final KRI 2020
Indonesia
Robot Damkar Besutan UNEJ Menuju Final KRI 2020

Tim robot CDAST akan tampil di final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 yang akan digelar November mendatang.

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai Diberlakukan Serentak Januari
Indonesia
Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai Diberlakukan Serentak Januari

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka serentak dilakukan pada semua jenjang sekolah pada 2 Januari 2021.