Berada di Persimpangan Eropa-Asia, Ini 5 Tempat Ziarah Islam di Azerbaijan Istana Sheki Khan. (Foto: instagram.com/heathcote_chris)

AZERBAIJAN salah satu negara wisata ziarah islami di Kaukasus. Wilayahnya terkenal sangat indah dengan perpaduan dua kebudayaan Eropa dan Asia.

Islam masuk ke Azebaijan sejak abad VII selama pemerintahan Khalifah Umar bin al-Khatab. Selama pemerintahan Khalifah Ali bin Abu Thalib, mayoritas penduduk Azerbaijan telah menerima Islam.

Dikutip Antara, berikut lima tempat ziarah Islam yang bisa dikunjungi di Azerbaijan. Di antaranya Gua Ashabul Kahfi, Kota Tua, Istana Shirvan, Istana Khan, dan Nizami Ganjavi.


1. Gua Ashabul Kahfi

 Gua Ashabul Kahfi berjarak 12 km dari kota Nakhchivan. (Foto: instagram.com/siuun)
Gua Ashabul Kahfi berjarak 12 km dari kota Nakhchivan. (Foto: instagram.com/siuun)

Di lokasi 12 km jauhnya dari kota Nakhchivan, pegunungan antara Ilandang dan Nahajir, gua alami tempat Ashabul Kahfi menyepi, yang dalam bahasa Arab berarti “Manusia Gua”. Terdapat informasi dalam pustaka agama kuno, dan juga dalam kita suci Alquran bahwa tempat dengan nama yang sama terdapat di wilayah Asia Kecil atau Palestina, Suriah dan Turki.

Pekerjaan renovasi dan restorasi dilaksanakan di kawasan itu dan keadaannya dirancang untuk kaum peziarah. Tersedia jalan yang nyaman sepanjang 13 km, masjid juga telah dibangun, dan prasasti didirikan.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: 7 Hotel Berkonsep Simpel nan Menginspirasi, Bikin Betah Tinggal Berlama-lama


2. Kota Tua

 Kota Tua Baku saat malam hari. (Foto: instagram.com/icherisheher_living_history)
Kota Tua Baku saat malam hari. (Foto: instagram.com/icherisheher_living_history)

Kota tua berada di tengah Baku. Di wilayah yang meliputi 22 ha ini terdapat lebih dari 50 monumen dan bangunan bersejarah dari berbagai zaman dari Kota Tua. Istana Shirvan, Menara Gadis, Menara Sinig yang dilestarikan hingga kini.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Azerbaijan, Negara Indah dengan Sejuta Destinasi Wisata Ziarah Islami


3. Istana Shirvan

Istana Shirvan dibangun awal abad ke-15. (Foto: instagram.com/obilmach)
Istana Shirvan dibangun awal abad ke-15. (Foto: instagram.com/obilmach)

Salah satu dari mutiara arsitektur Azerbaijan ialah Istana Shirvan yang dibangun pada awal abad XV, dan ternasuk komplek, halaman, ruang pengadilan, mausoleum (pusara raja-raja), masjid istana, tempat pemandian, pusara Seyed Yahya Bakuvi dan selanjutnya didirikan ruang "Timur”.

Bangunan pertama dari komplek terkait dibangun sekitar tahun 1441, dan “Timur” pada 1558 dibangun oleh arisitek Amirsyah. Dia adalah pendiri Sekolah Sufisme “Khalvati”. “Shifa-ul esrar” buku terkenal Seyed Yahya Bakuvi yang telah berusia 500 tahun.

Menara Gaidis adalah monumen yang dianggap oleh banyak sarjana dibangun pada abad VII-VI SM.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pulau-Pulau dengan Cerita Mistis Mendunia Ini Benar-Benar Ada, di Mana Saja?


4. Istana Khan

 Istana Khan dibangun oleh Hussein Khan. (Foto: instagram.com/marco_lvg)
Istana Khan dibangun oleh Hussein Khan. (Foto: instagram.com/marco_lvg)

Selain itu ada Istana Sheki Khan yang termasuk dalam daftar munumen dunia. Istana musim panas Sheki dibangun oleh Hussein Khan, cucu dari Haji Khalabi Khan, pendiri dari khanate merdeka yang pertama pada 1761-1762.

Hussein Khan, pada saat yang bersamaan sebagai penyair yang juga dikenal dengan nama samaran “Musthad”. Dalam beberapa sumber istana ini tercatat sebagai “Istana Musthag”. Istana Khan dikelilingi oleh tembok benteng dua tingkat, dan terdiri dari enam ruangan, empat lorong dan dua balkon cermin.


5. Nizami Ganjavi

Nizami Ganjavi terkenal dengan karya Leila dan Majenunnya. (Foto: instagram.com/sardorkhan)
Nizami Ganjavi terkenal dengan karya Leila dan Majenunnya. (Foto: instagram.com/sardorkhan)

Berikutnya ialah Nizami Ganjavi. “Ganja” adalah nama kota di Azerbaijan di mana Sheikh Nizami dilahirkan pada tahun 1141 dan mangkat pada tahun 1209. Puisi karyanya yang terkenal ialah “Leila dan Majenun”. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: 5 Tempat Berkemah Terbaik di Dunia untuk Keluarga Pecinta Alam


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH