Bahaya di Balik Kelezatan Kentang Goreng Konsumsi kentang goreng berlebih sangat berbahaya. (Foto: Pixabay/Pexels)

SIAPA yang tidak kenal kentang goreng, makanan cepat saji ini merupakan camilan yang pas untuk melengkapi aktivitas di kala bekerja atau pun bersantai. Di Indonesia sendiri, ada kentang tradisional atau biasa disebut kripik kentang yang dipotong seperti lidi. Sementara di luar negeri lebih dikenal dengan french fries.

Namun di balik kelezatan kentang goreng, banyak bahaya yang bersembunyi. Apa saja itu?

Baca Juga:

Awas! Ini 5 Bahaya Makanan Siap Saji Bagi Tubuh Kamu


Kegemukan

1. Kegemukan mengintai dibalik kentang goreng (Pixabay - jarmoluk)
Kegemukan mengintai di balik kentang goreng. (Foto: Pixabay/jarmoluk)

Kandungan karbohudrat yang tinggi pada kentang, apalagi ditambah dengan lemak yang terkandung pada kentang saat digoreng membuat makanan ini momok bagi seseorang untuk mengalami kegemukan atau obesitas. Kandungan lemak trans dan lemak tak jenuh pada kentang goreng adalah bahan utama yang menyebabkan kegemukan.

Dikutip dari Harvard.edu, lemak trans merupakan lemak yang tidak sehat yang terdapat dalam makanan.

Namun, jika kentang goreng dikonsumsi dengan kadar pas dan tidak berlebih, kandungan lemak pada kentang goreng akan memberikan efek baik, seperti cadangan energi dan mengontrol rasa lapar. Yang disayangkan adalah, kentang goreng yang lezat biasanya sulit untuk dibatasi konsumsinya, dan itulah yang menyebabkan kentang goreng rawan menjadi sumber kegemukan.

Baca Juga:

Makanan Cepat Saji Sebabkan Kemandulan?


Diabetes

2. Kelebihan karbohidrat menyebabkan diabetes (Pixabay - Tumisu)
Kelebihan karbohidrat menyebabkan diabetes. (Foto: Pixabay/Tumisu)

Selain kegemukan, jika mengkonsumsi kentang goreng secara berlebih, terutama karena kandungan karbohidratnya, dapat menyebabkan diabetes. Karbohidrat memang diperlukan tubuh dan merupakan salah satu sumber energi bagi tubuh.

Sama seperti masalah pada kasus kegemukan, karena rasa kentang goreng yang lezat dan cenderung sulit untuk mengatur dalam mengkonsumsinya, secara tidak sadar konsumsi karbohidrat juga akan berlebih. Dari situ akan terjadi lonjakan pada kadar gula dalam tubuh, yang dapat menyebabkan diabetes.

Tekanan darah tinggi

3. Garang pada kentang goreng merupakan faktor penyebab darah tinggi (Pixabay - andreas160578)
Garam pada kentang goreng merupakan faktor penyebab darah tinggi. (Foto: Pixabay/andreas160578)

Kasus yang satu ini menyangkut pada masalah kandungan garam pada tubuh. Kandungan garam yang dapat dikomsumsi dalam sehari berdasarkan Panduan Umum Gizi Seimbang 2003 adalah 6 gram atau sekitar 1 sendok teh.

Yang menjadi masalah adalah, godaan untuk tidak berhenti memakan kentang goreng itulah yang menyebabkan tekanan darah tinggi mengintai siapa saja yang mengkonsumsinya. (Jhn)

Baca Juga:

Tolak Ukur Untung Rugi Makan Makanan Cepat Saji!



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH