Bareskrim Kantongi Identitas Pelaku Penghina Ibu Negara Ibu Negara RI Iriana Jokowi dan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon-hee berfoto bersama anak-anak penari di sela-sela pertemuan keduanya di Bali, Senin (14/11). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

MerahPutih.com- Bareskrim Polri mulai mengusut kasus dugaan penghinaan terhadap ibu negara, Iriana Joko Widodo.

Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan pihaknya telah mendapatkan identitas pemilik akun Twitter yang diduga mengunggah postingan diduga menghina Iriana Jokowi.

Baca Juga:

Bareskrim Buru Penghina Iriana Jokowi

"Identitas terduga sudah kami dapatkan," kata Vivid dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Minggu (20/11).

Saat dikonfirmasi apakah identitas terduga penghina Ibu Negara itu adalah seorang komikus berinisial KJ yang berdomisili di Yogyakarta, Vivid yang juga mantan ajudan Presieden Joko Widodo enggan membeberkan informasi tersebut.

Namun, ia menjelaskan kasus ini telah masuk ranah penyelidikan Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Ia juga menjelaskan, informasi tentang kasus tersebut bermula dari hasil patroli siber yang dilakukan oleh jajaran Dittipidsiber Bareskdim Polri.

Menurut Vivid, patroli itu tidak hanya dilakukan oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri, tapi juga oleh jajaran direktorat krimsus (subdit siber) polda seluruh Indonesia.

Patroli tersebut, kata dia, dilakukan secara rutin dengan tujuan agar tidak ada ruang bagi masyarakat untukmenyebarkan hal-hal negatif serta bisa berimplikasi hukum terhadap pelanggaran.

Baca Juga:

Gibran soal Ibunya Dihina di Medsos: Kalau Pelaku Minta Maaf Saya Maafkan

Putra mantan Kapolri Dai Bachtiar ini mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar media sosial yang ada hendaknya digunakan untuk hal-hal yang positif.

"Jangan disalahgunakan untuk menyebarkan SARA, penghinaan, pornografi, kebencian serta hal negatif lainnya," ujarnya.

Vivid menegaskan bahwa Polri akan melakukan proses hukum kepada pengguna media sosial yang menyebarkan konten bermuatan negatif tersebut.

"Apabila tetap dilakukan, maka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya lagi.

Diketahui cuitan yang diunggah akun twitter @KoprofilJati trending di Twitter Indonesia dengan tanda pagar (hastag) Ibu Negara, sebanyak 23,8 ribu cuitan.

Akun @KoprofilJati itu memposting foto Ibu Negara Iriana Jokowi yang sedang berfoto berdua dengan Ibu Negara Korea Kim Keon-hee di acara KTT G20. (Knu)

Baca Juga:

Pasal Penghinaan Lembaga Negara dalam RKUHP Tidak Sesuai Prinsip HAM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Kembali Absen di Rapat Paripurna, DPRD: Tolong Jangan Pencitraan Diri Sendiri
Indonesia
Anies Kembali Absen di Rapat Paripurna, DPRD: Tolong Jangan Pencitraan Diri Sendiri

Ketidakhadiran Anies mendapatkan protes dari anggota DPRD DKI Basri Baco. Sebab, kata Baco, Anies kerap mangkir dari agenda rapat paripurna mengenai pembahasan anggaran.

KIB Sebut akan Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2024
Indonesia
KIB Sebut akan Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2024

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menegaskan, KIB bertekad untuk menjaga stabilitas politik di Indonesia menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

PAN Usulkan Syarat Bagi Menteri yang Ikut Kontestasi Pilpres
Indonesia
PAN Usulkan Syarat Bagi Menteri yang Ikut Kontestasi Pilpres

Sanksi diperlukan untuk menjaga etika pejabat publik dan menegakkan peraturan perundang-undangan.

Mobil Mewah di Atas 2.000 cc Dilarang Isi Pertalite
Indonesia
Mobil Mewah di Atas 2.000 cc Dilarang Isi Pertalite

"Pemilik kendaraan roda empat di atas 2.000 cc tidak bisa mendaftar," terang Saleh

Prajurit Kodam Jaya Gratis Naik TransJakarta
Indonesia
Prajurit Kodam Jaya Gratis Naik TransJakarta

Penyerahan kartu tersebut dimaksudkan agar prajurit Kodam Jaya dapat memanfaatkan transportasi publik dalam mendukung kegiatannya.

Kata Prabowo usai Bertemu Relawan Jokowi
Indonesia
Kata Prabowo usai Bertemu Relawan Jokowi

Seusai pertemuan, Prabowo mengatakan akan terus menjalin komunikasi dengan kelompok relawan Jokowi.

KPK Tahan General Manager PT Antam Terkait Kasus Korupsi
Indonesia
KPK Tahan General Manager PT Antam Terkait Kasus Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, Dodi Martimbang.

Stok Pangan Jelang Ramadan hingga Lebaran Aman
Indonesia
Stok Pangan Jelang Ramadan hingga Lebaran Aman

"Dapat disampaikan bahwa untuk stok pangan sampai dengan nanti hari raya Lebaran stok mencukupi," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Rabu (9/3).

[HOAKS atau FAKTA]: Sungai Berubah Warna Jadi Merah karena Darah Tentara Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sungai Berubah Warna Jadi Merah karena Darah Tentara Ukraina

Akun Facebook dengan nama pengguna “Mutiara Kasih” mengunggah sebuah video yang menunjukkan beberapa potongan kejadian perang.

Jasa Marga Prediksi Arus Mudik 2022 Melebihi Volume di 2019
Indonesia
Jasa Marga Prediksi Arus Mudik 2022 Melebihi Volume di 2019

Arus mudik tidak hanya naik dari 2021, tetapi akan melebihi volume pada tahun 2019.