Ban Mobil Tua Masih Layak Pakai?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 25 Oktober 2023
Ban Mobil Tua Masih Layak Pakai?

Amankah menggunakan ban yang sudah tua. (Foto: Unsplash/Jaye Haych H)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAN mobil kamu tidak pernah kempes dan bocor. Namun, usia ban tersebut sudah tua. Kamu sudah menggunakannya selama bertahun-tahun. Apakah ban mobil yang usianya sudah menahun ini masih 'sehat' untuk mengaspal di jalanan?

Ban menjadi salah satu bagian penting pada mobil. Ban selalu bersentuhan dengan jalanan, sehingga membuat bagian mobil ini menerima banyak beban. Setelah digunakan dalam jangka waktu lama, ban boleh jadi tidak rusak, tapi waktu pemakaian tetap menentukan.

Baca Juga:

Berapa Kecepatan Maksimum Mengemudi Mobil dengan Ban Serep?

Ban mobil sebenarnya tidak memiliki waktu kadaluwarsa. Meski begitu, kamu harus tetap melakukan pemeriksaan pada ban mobil yang tidak pernah rusak, apalagi jika sudah digunakan sejak lama.

Dilansir Slashgear, setiap ban memiliki nomor seri tercetak di permukaannya yang menunjukkan minggu dan tahun pembuatannya. Sebagai contoh, jika menemukan kode pada ban yang bertuliskan "3019", itu berarti ban tersebut diproduksi pada minggu ke-30 di tahun 2019.

Ban punya tanggal produksi yang bisa jadi acuan penggunaan. (Foto: Unsplash/Mason Jones)


The National Highway Traffic Safety Administration merekomendasikan agar semua ban diganti setelah sekitar lima atau enam tahun penggunaan. Namun, masing-masing produsen mungkin memiliki rekomendasi yang sedikit lebih longgar, yaitu sekitar 10 tahun.

Apa pun alasan dan kualitas nan dibeberkan oleh produsen ban, intinya adalah bukan ide yang baik untuk tetap menggunakan ban yang sama jika kamu telah menggunakannya selama lebih dari setengah dekade. Konsekuensi dari hal ini mungkin tidak langsung terlihat, tetapi jika tiba waktunya akan sangat mengganggu laju mobil.

Baca Juga:

Hindari Memakai Ban Mobil Berbeda Merek

Ketika berkendara berulang kali dengan ban yang sama selama beberapa tahun, karet yang membentuk ban secara bertahap mulai aus. Alhasil, ban dapat memiliki beberapa efek benturan yang berpotensi bahaya.

Ban tua tidak memiliki daya cengkraman bagus. (Foto: Unsplash/Chinmay Jade)

Pertama, ban yang sudah tua lebih buruk dalam menahan udara. Karena bentuknya melengkung, ban berusia tua dapat lebih mudah mengeluarkan udara dari pentilnya, yang menyebabkan berkurangnya pengendalian di jalan dan keausan lebih besar pada roda.

Kedua, ban yang sudah tua rentan dengan kebocoran. Ban yang lebih tebal dapat menahan tusukan paku. Seiring dengan keausan karet, benda tajam lebih mungkin untuk menusuk langsung ke pusat vital ban.

Terakhir, ban yang sudah tua akan lebih sulit dihentikan. Ban yang sudah usang dan kempes akan kehilangan daya cengkeram baik. Kondisi ini dapat menyebabkan mobil tergelincir lebih jauh saat berhenti, meskipun kamu tidak melaju terlalu cepat. (aqb)

Baca Juga:

Tips Merawat Ban Mobil Agar Aman Dipakai di Musim Hujan

#Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Lifestyle
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Meskipun tergolong baru, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap merek ini sangat tinggi, terbukti dari angka pesanan awal yang sangat signifikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Lifestyle
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Bagi LEPAS, ketangguhan bukan tentang menantang kondisi ekstrem, melainkan tentang menghadirkan rasa tenang
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Indonesia
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
Kejutan besar juga datang dari pendatang baru. Brand iCar dan Lepas dikabarkan bakal membawa model berstatus world premiere ke lantai pameran
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
Indonesia
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini
IIMS Infinite Show tahun ini menyajikan rangkaian program atraktif seperti Automotive Hero Day, Jumping Challenge, hingga Indonesia Iconic Racer
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini
Indonesia
IIMS 2026 Siap Genjot Ekonomi Nasional Lewat Inovasi Otomotif, Target Transaksi Capai Rp 8 Triliun
Antusiasme masyarakat terhadap inovasi teknologi menjadi bukti dinamika sektor ini yang terus tumbuh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
IIMS 2026 Siap Genjot Ekonomi Nasional Lewat Inovasi Otomotif, Target Transaksi Capai Rp 8 Triliun
Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Bagikan