Bahaya yang Mengintai di Balik Terapi Sauna Sauna memiliki banyak risiko kesehatan. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

SAUNA punya dua sisi yang berseberangan. Manfaat dan bahaya. Kamu mungkin sauna untuk mengendurkan otot-otot. Terutama ketika kamu sedang merasa stres. Kehangatan dan keluarnya keringat menjadi hal yang sangat menyenangkan dan bisa membuat kamu merasa tenang.

Ketika kamu duduk di sauna, detak jantung meningkat dan pembuluh darah melebar. Keadaan ini meningkatkan sirkulasi. Sama seperti kamu melakukan olahraga ringan. Denyut jantung dapat meningkat menjadi 100-150 detak per menit saat sauna sehingga bisa membawa beberapa manfaat kesehatan. Demikian seperti dikutip medicalnewstoday.com.

Baca Juga:

Tidak Banyak yang Tahu, ini 4 Manfaat Kesehatan dari Melakukan Sauna

Sedikit tentang sauna. Kata "sauna" berasal dari bahasa Finlandia kuno yang merujuk kepada pemandian tradisional negara Nordik ini. Teknik pemandian sauna telah digunakan di Finlandia lebih dari ribuan tahun. Sementara saat ini, fakta menyebutkan bahwa satu dari tiga orang finlandia masih menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya Finlandia, Harvard Health menyebutkan bahwa mandi keringat telah sejak lama digunakan sebagai terapi. Bukan hanya di Finlandia kuno. Bangsa Maya telah menggunakan sauna (rumah keringat) 3000 tahun yang lalu.

Sauna sudah menjadi tradisi beberapa bangsa. Jadi, penggunaannya telah dilakukan sebagai adat kebiasaan secara turun-temurun. Terkait bahayanya, mereka tentu telah mengetahui batas-batasnya. Lalu apa saja bahaya yang mesti kamu ketahui terkait sauna? Berikut beberapa risiko kesehatan ketika sauna seperti dilansir dari Go-Dok.

1. Menurunkan fertilitas pria

Sauna bisa menurunkan fertilitas pria. (Foto: Pixabay/Rita_Bernhardt)

Bagi pria yang sedang menunggu datangnya sang buah hati sebaiknya menghindari sauna. Praktik sauna dapat meningkatkan temperatur bagian skrotum yang bertugas dalam memproduksi sperma dan sperma membutuhkan temperatur yang lebih sejuk dibandingkan temperatur tubuh secara keseluruhan untuk berfungsi dengan baik.


2. Memengaruhi kondisi kardiovaskular

Risiko kesehatan sauna yang selanjutnya adalah memengaruhi kondisi kardivaskular alias jantung. Jika memiliki tekanan darah yang kelewat tinggi, kamu harus berhati-hati saat menjalani aktivitas sauna. Panas yang berasal dari sauna dapat menyebabkan denyut jantung meningkat drastis dan membuat pembuluh darah melebar. Hal inilah yang kemudian akan menyebabkan rasa nyeri pada dada serta sesak napas. Jika kamu memiliki masalah kesehatan pada jantung atau baru-baru ini mengalami serangan jantung, tidak disarankan untuk menjalani sauna.

Baca Juga:

Manfaat Gula Palem bagi Kesehatan


3. Risiko tekanan darah

Sauna Finlandia. (Foto: Pixabay/solskin)
Sauna Finlandia. (Foto: Pixabay/solskin)

Jika kamu langsung berendam di dalam air kolam dingin, segera setelah kamu keluar dari sauna, hal ini
bisa sangat berbahaya dan sangat tidak disarankan. Pasalnya, hal tersebut dapat meningkatkan tekanan darah kamu secara mendadak. Tak hanya itu, sauna juga bisa menjadi penyebab turunnya tekanan darah secara drastis. Karenanya, mereka yang memiliki tekanan darah rendah haruslah berkonsultasi lebih dulu pada dokter sebelum menjalani sauna.


4. Dehidrasi

Dehidrasi bisa menjadi salah satu risiko kesehatan dari sauna. Hal ini dapat terjadi saat kamu kehilangan
banyak cairan lewat pengeluaran keringat. Kamu yang menderita kondisi tertentu, seperti penyakit ginjal, bisa memiliki risiko tinggi dalam menderita dehidrasi saat menjalani sauna. Temperatur yang meningkat drastis di dalam sauna juga dapat menimbulkan rasa pusing dan mual pada beberapa orang.


5. Temperatur tubuh menjadi terlalu tinggi

Sauna infrared, salah satu jenis sauna. (Foto: Pixabay/solskin)
Sauna infrared, salah satu jenis sauna. (Foto: Pixabay/solskin)

Salah satu risiko kesehatan sauna yang jarang dihiraukan oleh sebagian besar orang adalah peningkatan temperatur tubuh secara drastis. Hal ini membuat kamu harus membatasi waktu di dalam sauna. Jika lebih dari 20 menit, temperatur tubuh bisa mencapai angka yang terlalu tinggi, sehingga membahayakan kesehatan kamu. (*)

Baca Juga:

Tips Jaga Kesehatan Paru-paru bagi Perokok Aktif


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH