Kesehatan Mental
Anjing dapat Mendeteksi Stres dari Bau Napas Pemiliknya Stres akut mengubah senyawa yang ditemukan dalam keringat dan napas manusia. (freepik/wayhomestudio)

SUDAH lama dipercaya secara luas bahwa anjing dapat mendeteksi emosi ekstrem dengan penciuman. Kini, para ilmuwan di Queen's University Belfast di Inggris telah membuktikannya.

Menurut penelitian terdahulu, stres akut mengubah senyawa yang ditemukan dalam keringat dan napas manusia. Dalam percobaan baru, empat anjing disajikan dengan sampel keringat dan napas yang dikumpulkan dari sukarelawan manusia, sebelum dan sesudah orang-orang melakukan latihan matematika yang sulit.

BACA JUGA:

Don't Worry be Happy

Para peserta anjing dapat mendeteksi dengan akurasi lebih dari 90 persen sampel mana yang berasal dari sebelumnya dan mana yang berasal setelah 36 sukarelawan manusia menghabiskan tiga menit berusaha keras menghitung mundur dari 9.000 dalam satuan 17. Demikian dalam laporan studi yang diterbitkan di jurnal ilmiah PLOS One pada Rabu (28/9).

"Studi ini memberikan bukti lebih lanjut tentang kemampuan luar biasa dari 'sahabat manusia'," kata penulis utama studi tersebut, psikolog hewan Clara Wilson.

anjing
Keakuratan anjing-anjing tersebut dalam mendeteksi sampel stres mencapai 90-96,88 persen. (Foto: freepik/pvproductions)

“Meskipun ada kemungkinan bahwa dalam konteks kehidupan nyata, anjing menangkap stres kita dari berbagai isyarat konteks, kami telah menunjukkan menggunakan studi laboratorium bahwa ada komponen bau yang dikonfirmasi yang kemungkinan berkontribusi pada kemampuan anjing untuk merasakan kapan kita stres,” kata Wilson seperti diberitakan NBC News, Kamis (29/9).

Untuk penelitian mereka, Wilson dan rekan-rekannya pertama kali melatih 20 anjing peliharaan untuk menunjuk dengan hidung mereka pada sampel dari orang yang stres. Pada akhir periode pelatihan, 16 anjing telah ditarik dari uji coba karena berbagai alasan, termasuk masalah perhatian dan kebosanan.

Para peneliti menguji anjing-anjing terlatih dengan mesin yang menawarkan tiga pilihan: sepotong kain kasa yang tidak digunakan, sampel dari orang yang stres dan satu dari orang yang sama saat tidak stres.

Para peneliti juga mengumpulkan sebelum dan sesudah pengukuran detak jantung dan tekanan darah serta tanggapan terhadap kuesioner yang menanyakan tentang tingkat stres para sukarelawan sebelum dan sesudah tugas matematika.

Keakuratan anjing-anjing tersebut dalam mendeteksi sampel stres mencapai 90-96,88 persen. Hasil tersebut bahkan lebih baik daripada yang diantisipasi para peneliti.

BACA JUGA:

Overthinking dan Pencitraan di Media Sosial

Belum semua terungkap

anjing
Manusia punya 12 juta reseptor bau, sementara anjing punya 50 kali lipat dari jumlah itu. (Foto: freepik/freepic.diller)

Satu hal yang tidak diungkapkan oleh penelitian ini adalah apakah anjing merasakan empati ketika seseorang sedang stres.

“Karena anjing-anjing itu dilatih dengan penguatan positif untuk menemukan target mereka, mereka tampak bersemangat ketika menemukannya di barisan, daripada menunjukkan segala jenis stres sendiri,” kata Wilson.

Dia membandingkannya dengan anjing yang bisa mencium bau kanker dengan mengambil sampel napas dalam barisan. Studi di masa depan dapat menyelidiki apakah penciuman merupakan bagian penting dari persepsi anjing tentang emosi manusia, kata Wilson.

Menurut seorang profesor emeritus di Cummings School of Veterinary Medicine Dr. Nicholas Dodman di Tufts University, temuan itu sangat masuk akal.

"Anjing memiliki indera penciuman yang hebat," kata penulis buku 'Pets on the Couch: Neurotic Dogs, Compulsive Cats, Anxious Birds and the New Science of Animal Psychiatry' yang juga merupakan CEO dan presiden Center for Canine Behavior Studies itu.

"Sebagai gambaran dalam angka, kita memiliki 12 juta reseptor bau. Anjing memiliki setidaknya 50 kali lipat dari jumlah itu," ujarnya.(aru)

BACA JUGA:

Nonton Konser Jangan Sampai Saltum

Berkah Menjadi Seorang Introver
Fun
Kenali Anak dengan Gangguan Membaca
Fun
Berkah Menjadi Seorang Introver
Fun
Kenali Anak dengan Gangguan Membaca
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Camilan di Indonesia Masih Didominasi oleh Rasa Cokelat
Kuliner
Camilan di Indonesia Masih Didominasi oleh Rasa Cokelat

Cokelat rupanya masih menjadi rasa yang mendominasi berbagai produk makanan dan minuman di Indonesia.

MoEngage Ungkap Perilaku Utama Keterlibatan Konsumen Secara Global
Fun
MoEngage Ungkap Perilaku Utama Keterlibatan Konsumen Secara Global

MoEngage juga merilis laporan Customer Engagement Benchmark.

PUMA Luncurkan Series PUMA Activewear untuk Hijabers
Fashion
PUMA Luncurkan Series PUMA Activewear untuk Hijabers

Ini adalah activewear hijab pertama PUMA dengan desain buatan sendiri

Sastra Diharapkan Tetap Jadi Inspirasi di Industri 4.0
Fun
Sastra Diharapkan Tetap Jadi Inspirasi di Industri 4.0

Sasta diharapkan hadir sebagai sumber inspirasi pembangunan karakter.

Idola Kpop Ucapkan Hal Manis untuk Dirinya Sendiri
ShowBiz
Idola Kpop Ucapkan Hal Manis untuk Dirinya Sendiri

Idola Kpop tulis surat menyentuh untuk dirinya di masa lalu

Rayakan Ulang Tahun Kurt Cobain, Nirvana Jual Foto Langka dalam Bentuk NFT
Fun
Rayakan Ulang Tahun Kurt Cobain, Nirvana Jual Foto Langka dalam Bentuk NFT

Hasil penjualan foto akan disumbangkan ke organisasi nirlaba LGBTQ

Pameran Seni 'Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak' Diperpanjang Hingga Maret
Fun
Pameran Seni 'Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak' Diperpanjang Hingga Maret

Pameran Seni Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak masih terus berlangsung hingga Maret.

Antologi Star Wars: Visions dapat Adaptasi Manga
ShowBiz
Antologi Star Wars: Visions dapat Adaptasi Manga

Antologi Star Wars: Vision sebagai manga yang rencananya dirilis pada Mei 2022 ini.

Sinopsis Insidious 5, Teror Iblis di Kampus Dalton
ShowBiz
Sinopsis Insidious 5, Teror Iblis di Kampus Dalton

Dalton sudah jadi mahasiswa, namun tetap dihantui iblis.