MerahPutih.com - Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai 20 Maret 2024. Namun, hasil hitung cepat lembaga survei pasangan Prabowo - Gibran menangi pertarungan Pilpres.
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan merespon capres Prabowo Subianto yang menyebut akan merangkul semua pihak usai pilpres. Tetapi, Anies menegaskan penghitungan suara belum selesai.
Baca Juga:
Real Count Terkini, Suara Prabowo-Gibran Dekati 57 Persen
"Penghitungan (suara) saja belum selesai. Tuntaskan dulu, satu-satu," ungkap Anies kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (16/2).
Dia menuturkan, pihaknya membuka komunikasi dengan sejumlah pihak yang merasa dikecewakan dengan hasil Pemilu. Pihaknya mengaku sudah ada komunikasi yang dibangun antara tim 01 dengan tim 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Tetapi, tidak menjelaskan secara rinci komunikasi dalam hal apa yang terbangun antara kedua kubu.
"Ada (komunikasi). Antar tim sih sudah bicara," ungkap Anies.
Dalam pidatonya di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2) malam, Prabowo menyebut ingin merangkul semua pihak. Pidato ini digelar usai pencoblosan di mana hasil quick count sejumlah lembaga survei menunjukkan kubu paslon 02 unggul dan berpeluang menang satu putaran.
Prabowo-Gibran dan Koalisi Indonesia Maju akan merangkul semua kekuatan. Bersama Gibran, akan menjadi presiden dan wakil presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)
Baca Juga:
TKN Prabowo-Gibran Yakin Tak Ada Gugatan ke MK dari Kubu 01 dan 03